Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 51# Pernikahan tom jer#7


__ADS_3

Munaf alias Jenny terus menerus mengintip dari balik tirai jendela nya. "Apa kau yakin ada yang datang ke rumah mu untuk bertanya tentang nyonya Munaf?" Tanya Jenny pada salah seorang anak buah nya yang disuruh nya menyamar sebagai salah satu tetangga nya.


"Yakin sekali nyonya." Jawab orang kepercayaan Jenny itu.


"Kalau begitu tolong kau setting sebuah acara pesta atau apapun itu hingga suasana di lingkungan ini menjadi ramai. AKU AKAN MENCOBA MELOLOSKAN DIRI DARI ORANG-ORANG YANG MENGINTAI KU SAAT ITU."perintah Jenny pada anak buah nya.


"Baiklah Nyonya." jawab si anak buah.


"Heem... seperti nya Kenzo sudah berhasil mengendus keberadaan ku! Sungguh sangat tidak aku sangka-sangka bahkan setelah aku mengubah wajah ku, mereka masih dapat menemukan ku." tukas Jenny menutup habis tirai itu.


"Aku harus bisa meloloskan diri. Atau hidup ku dalam bahaya." Lanjut nya dan menelpon sahabat nya untuk mengatur sebuah pelarian diri.


☘️☘️☘️


di kediaman Aksena

__ADS_1


"Kak... kenapa kau bisa-bisa tidak kembali ke kota ini dan dengan seenaknya memerintahkan sebuah pernikahan untuk ku dan Frans!!!!" jerit Stephanie pada kakak nya.


Sejak kepergian Stephan waktu itu, Stephan sama sekali belum kembali dari Rusia. Itu semua karena keadaan ayah sang jendral sedang sakit parah.


Tapi dalam keadaan sakit nya itu, sang ayah menceritakan segala kebenaran nya pada Stephan. Membuat Stephan akhirnya mengetahui semua yang telah didoktrin ke pikiran nya selama ini adalah salah, dan wujud kepedihan hati sang ayah.


Namun untuk sementara Stephan tidak dapat langsung berlari ke pangkuan sang ibu untuk meminta maaf dan memeluk sang ibu karena kondisi sang ayah yang mendadak drop saat tahu sang mantan istri masih hidup.


Apalagi setelah mendengar cerita dari Stephan bahwa kehidupan sang ibu menderita setelah diusir dari kediaman sang mantan jendral. Semua penderitaan yang dilalui oleh Nania seakan membalik ke diri mantan suaminya itu.


"Dassar kembaran gila!!" Maki Stephanie sambil mematikan ponsel nya dan melemparnya ke lantai.


"Mau berapa banyak lagi ponsel yang akan kau hancurkan setelah menelpon kakak mu Stephanie?" Tanya Frans dengan tatapan mengejek pada Stephan.


"Kau!! kau pun sebenarnya bisa kan menolak permintaan kakak dan ibu! Tapi mengapa kau malah menerima nya!!"teriak Stephanie pada Frans.

__ADS_1


"Aku tidak pernah bisa menolak permintaan dari orang yang sangat berjasa dalam hidup ku." jawab nya datar.


"Jadi kalau ibu menyuruh mu untuk loncat ke dalam jurang maka kau pun akan loncat?" Ujar Stephanie, sinis sambil melipat tangannya.


"Sure!" jawab Frans dengan sangat yakin.


Frans berjalan mendekat pada Stephanie lalu berkata, "Tapi ibu ku bukan lah wanita gila seperti mu. Permintaan seperti itu tidak akan pernah keluar dari mulut nya." ucap Frans dengan menatap Stephanie dengan tatapan mengejek.


"Sudah, cepat katakan apa maksud mu datang ke kamar ku! jangan katakan kau sudah tidak sabar untuk melihat calon istri mu ini!" cicit Stephanie sangat kesal.


"Hohohoo ... aku sungguh tidak sabar melihat mu! Saat kau tahu kalau kakak mu telah meminta pengamanan khusus dari militer negara ini untuk menjaga kita berdua agar tidak ada yang bisa kabur dari pernikahan ini. Pergilah keluar dan buka mata mu lebar-lebar, lihat dan hitung ada berapa banyak Tank yang parkir di depan mansion ku saat ini!!" Tukas Frans geram.


"Tank? Kakak ku meminta sahabatnya mengirim tank? what a bloody stupid brother!!! erang Stephanie kesal.


Jadi ini lah pengamanan super duper combo yang dikatakan oleh kakak nya tadi.

__ADS_1


__ADS_2