Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 46#Kala tabir tersingkap #5


__ADS_3

"padahal aku sangat berharap kau akan ada bersama dengan kami Ska..." Kenzo memegang pundak putranya itu dengan kedua tangannya, "tapi aku tahu kau pasti punya pertimbangan sendiri. Hanya saja ingat!! jangan terlalu lama.. kami juga membutuhkan mu disini." Seru Kenzo pada putranya.


"Daddy, apa yang sebenarnya terjadi pada Grand ma dan juga uncle Jack, mengapa mereka bisa mengalami kecelakaan seperti ini?" Tanya Skala yang memang belum tahu kronologi kecelakaan Dyana dan Frans.


Kenzo tentu tidak akan menceritakan tentang Mai pada Skala, Skala mash terlalu kecil untuk mengetahui hal itu.


"Grand ma mu dan uncle Jack dalam perjalanan untuk menemui adik dari Grand ma Dyana yang bernama Mai. Grand ma Mai ini akan pulang ke Australia sebab dia sedang sakit keras. Sayangnya dalam perjalanan menuju tempat itu, Grand ma Dyana dan uncle Jack mengalami kecelakaan. Dan seperti yang kau lihat seperti itu lah keadaan mereka." jelas Kenzo, berusaha sebisa mungkin menjelaskan peristiwa itu ada sisi yang paling aman.


"Jadi aku masih memiliki Grand ma lainnya selainnya grand ma Dyana?" tanya Skala yang sama dengan Alesya masih belum sepenuhnya mengenal semua keluarga Kenzo, sebab hubungan mereka yang terjadi tidak wajar seperti pasangan lainnya.


"Ya.. hanya saja.." Kenzo menatap Skala dengan tatapan sendu,"Dia sudah tidak ada bersama kita Ska. Grand ma Mai sudah tiada. Dia menderita penyakit kanker yang sudah sangat lama dan sayangnya dia sudah tidak bisa bertahan. Minggu lalu dia dimakamkan di Australia." terang Kenzo.


"Aku turut berduka untuk grand ma Mai dad. Walaupun aku tidak sempat mengenalnya, aku tetap berharap dia mendapatkan tempat terbaik di sisi tuhan." Ujar Skala.


"Sudah sana, kembali ke kamar mu sudah malam." perintah Kenzo pada putranya. Kenzo pun ingin beristirahat lebih awal sebab besok pagi dia harus ikut ke suatu tempat bersama Alesya dan mendata ulang semua pelayan dan bodyguardnya setelah urusannya dengan Alesya selesai. Untuk urusan perusahaan, Kenzo sudah menyerahkan semua pekerjaan pada wakil nya di perusahaan.


***


"sayang, kau sedang apa?" tanya Kenzo dari belakang Alesya yang baru saja menyimpan kotak kayu yang ia ambil dari kamarnya Dyana ke dalam lemari perhiasannya.


Alesya menoleh ke belakang dan berusaha setenang mungkin menjawab pertanyaan suaminya yang entah sejak kapan berada di belakangnya. "Kenz... kau sungguh mengejutkan ku sayang." Seru Alesya sambil mendorong pintu lemarinya perhiasannya dengan kaki kanan nya.


"aku mengejutkan mu?" Tanya Kenzo sambil menyipitkan mata nya dan nada penuh selidik. "memangnya apa yang kau lakukan nyonya Dayson hingga kau merasa terkejut dengan kehadiran ku?" Tanya Kenzo yang membuat Alesya semakin dag dig dug.


"Aku? Tidak ada! Aku tidak sedang melakukan apapun. Aku hanya menyimpan perhiasan yang aku belum sempat aku rapikan. Kau tahu sendiri kan sayang, sudah seminggu lebih kita sibuk dengan hal ini dan itu. Aku sampai tidak sempat merapikan semua barang-barang ku." Kilah Alesya berbohong.


"apa itu sebabnya kau tidak jadi ke kamar Skala?"


"Astaga!! aku benar-benar lupa! setelah menyapa bibi sebentar aku segera naik ke kamar kita untuk merapikan barang-barang pribadi ku. Aku sampai terlupa untuk ke kamar putra kita. Aku akan ke kamarnya sekarang."


"Tidak perlu! Aku sudah menyuruh Skala untuk tidur." Cegat Kenzo cepat, menahan Alesya yang akan pergi ke kamar Skala.

__ADS_1


"Kau dari kamar Skala?" tanya Alesya pada Kenzo.


"Tidak.. dia yang datang ke taman tadi dan kami sempat ngobrol sebentar." Kenzo pun menarik pinggang Alesya agar lebih dekat dengannya.


"Baju mu kenapa sayang?" Tanya Kenzo yang merasakan lengan baju dan tepian baju Alesya sebelah kiri dan kanan sedikit basah.


"aaa.. ini.."Alesya menatap Kenzo sambil memasang sebuah senyuman untuk menyembunyikan diri nya  yang tengah berpikir itu. "heem.. aku tadi masuk ke kamar mandi. Dan tanpa sengaja aku menghidupkan shower dan akhirnya aku basah seperti ini." jawab Alesya asal.


"Kau sungguh pembohong yang sangat buruk ALesya!!" rutuk Alesya dalam hati. "apa tidak ada alasan yang lebih logis dari itu!!" Alesya menyesal mengatakan hal itu sebagai alasan kepada Kenzo.


"Kau masuk ke kamar mandi dan menghidupkan shower? Bukankah kau sudah mandi sayang? lalu untuk apa kau menghidupkan shower lagi?" Tanya Kenzo yang benar-benar tidak mengerti dengan hal yang Alesya katakan.


"heeem... itu semua karena aku-aku..."  Mata Alesya semakin membesar, sebesar kebingungannya mencari alasan yang tepat untuk semua hal itu. "berpikirlah dengan cepat Alesya!!" Seru Alesya pada dirinya sendiri.


"ya.. kau kenapa sayang?" tanya Kenzo pada Alesya yang masih sibuk mencari-cari alasan yang tepat.


"Aku rasa kita sudah lama tidak mandi bersama!" Seru Alesya, blank. "jawaban apa yang kau katakan itu Alesya!!"


ALesya tetap berusaha mempertahankan wajah nya yang sambil tersenyum itu di depan Kenzo. Walaupun hati-hati sudah dug dig dug duaar.. setelah mengatakan hal itu pada Kenzo.


"Mandi bersama?" Ulang Kenzo yang dengan wajah heran plus senang plus bingung. "memangnya kapan kami pernah mandi bersama?" Pikir Kenzo dalam hati.


"Apa kau baru saja mengajak ku untuk mandi bersama?" Ulang Kenzo sekali lagi.


Alesya yang mendengar pertanyaan Kenzo hanya bisa berseru dalam hati,"mampus kau Alesya!!


"heeem.. kalau kau merasa ini sudah terlalu malam.. tidak apa- apa Kenz!! kita bisa melakukannya dilain waktu." Jawab Alesya cepat dan menarik tangan Kenzo agar tidak memegangi pinggangnya lagi.


"Apa aku ada mengatakan kalau aku tidak setuju dengan ide mu itu?"Tanya Kenzo menatap lekat mata istrinya itu.


Tumben -tumben nya ALesya yang memulai semua ini, pikir Kenzo dalam hati menganggap hal ini adalah sebuah kemajuan dalam hubungan mereka. Selama ini selalu saja Kenzo yang memulai.

__ADS_1


"Tidak ada." sahut Alesya pelan. "habislah kau." Seru Alesya kecil yang masih setiap memegang palu besar di tangannya.


Kenzo pun menggendong Alesya masuk ke kamar mandi.


Alesya hanya bisa pasrah, toh semua ini adalah hasil dari kebegokan dirinya sendiri. Yang membuatnya harus mandi malam-malam begini. Dan mending kalau itu hanya sebatas mandi... bagaimana kalau itu ternyata lebih dari itu..."bagaimana kalau aku harus mandi setelah mandi! berapa banyak aku harus mandi hari ini!!" Jerit Alesya dalam hati


"Aku hanya sedikit heran..." Ujar Kenzo penuh selidik sambil meletakkan Alesya di dalam bak mandi yang besar itu.


"heran? Heran kenapa Kenz?" tanya Alesya sambil menenangkan bunyi genderang yang ditabuh oleh si Alesya kecil. Andaikan dia bisa kabur, dia pasti sudah kabur saat ini.


"Memangnya kita sudah pernah mandi bersama?" tanya Kenzo penuh selidik, dan menanggalkan satu persatu kancing kemejanya.


"Tidak pernah!" jawab Alesya cepat. Matanya terbelalak melihat Kenzo yang sudah menanggalkan kemejanya.


Kenzo tersenyum mendengar jawab Alesya yang sangat cepat itu. Kenzo tahu adrenalin Alesya pasti sedang naik turun saat ini.


"Lalu mengapa kau mengatakan kita sudah lama tidak mandi bersama?  Apa selama ini kau selalu membayangkan kita mandi bersama Alesya? Mengapa kau tidak mengatakan nya pada ku?" Ujar Kenzo kembali tanpa filter membuat tubuh Alesya bagaikan kehilangan otot-otot penyanggah ke setiap tulang di tubuh nya, hingga rasanya tubuh Alesya bisa lunglai ke lantai begitu saja.


Kini kemeja yang tadi terpasang di tubuh Kenzo sudah mendarat sempurna di lantai kamar mandi itu.


"Ti-tidak! aku tidak pernah berpikir seperti itu." Jawab Alesya tergagap- gagap. Saat melihat Kenzo akan melepaskan celana yang Kenzo kenakan.


"apa kau akan mandi dengan semua itu nyonya Dayson?" tanya Kenzo pada Alesya yang masih memakai pakaiannya lengkap sedangkan Kenzo sudah benar-benar dalam keadaan polos.


***Bersambung...


"eeeeeeit mohon jaga pikirannya masing-masing!! dan jangan berharap otor akan menarasikan apa yang terjadi selanjutnya. Pikiran otor terlalu murni, tidak bisa menerka adegan-adegan selanjutnya.. selamat berfantasi ria di pagi minggu ini...


🌹🌹🌹


*ingat untuk tinggal kan komen mu ya zeyeng... *biar kalau karya ini tamat bisa jadi bahan refleksi bagi otor. Terima kasih * dan jangan lupa untuk like dan Vote nya.

__ADS_1


__ADS_2