
“terima kasih ayah!” Ujar Marcus yang sungguh terharu.
“Kau jangan terharu dulu Marcus sebab ini tidak lah gratis!” Ujar Albert membuat Marcus kehilangan rasa harunya.
“Sudah ku duga!” celetuk Marcus.
“Lekas katakan apa syaratnya ayah.” Lanjut Marcus.
“Kau harus bersedia mengambil alih beberapa perusahaan yang memang sudah sejak lama atas nama mu!" Jawab Albert.
"Aku ini sudah tua Marcus. Dan kau tentu sangat tahu keponakan mu itu kan, selain mengurusi perusahan keluarga kita di kota A, dia juga membantu istrinya menjalankan perusahaan keluarga Diningrat." ujar Albert.
"itu masih belum ditambah dengan perusahaan keluarga Rodio yang akan di warisi oleh Alesya.” Ungkap Albert, yang terdengar kewalahan. "Kenzo tidak akan bisa dimintai mengawasi perusahaan yang atas nama mu ini."
“Marcus, aku ini sudah tua, aku tidak bisa terus menerus mengawasi perusahan yang atas nama mu ini! Jadi kalau kau ingin aku berpihak pada mu maka kau harus berjanji mengambil alih perusahaan yang atas nama mu dan membiarkan pria tua nan tampan ini pensiun di hari tua nya dengan damai.” Pinta Albert pada putra kedua nya itu.
“Syarat yang kedua, pulang lah dan tinggal lah di sini bersama Dyana. Bukankan dahulu kalian juga sudah menghabiskan banyak waktu bersama di rumah ini. Jadi tidak ada salahnya kalian menetap bersama pria tua ini untuk sementara waktu.” Lanjut Albert yang seakan tidak memberikan Marcus kesempatan untuk menjawabnya.
__ADS_1
“Kau tidak perlu mengkhawatirkan Kenzo lagi kan? Dia pasti akan sangat senang jika kau tinggal di mansion utama. Sebab dengan begitu maka tanggung jawabnya untuk tinggal di mansion ini tidak perlu dia penuhi. Aku sangat tahu isi kepala bocah licik itu.” Sebut Albert.
“Boleh kah aku mempertimbangkannya terlebih dahulu ayah! Ini terlalu mendadak. Dan aku sendiri sedang merintis usaha hotel ku di kota ini.” Tolak Marcus halus.
Sesungguhnya Marcus cukup tahu diri. Dia tidak ingin menyentuh harta milik keluarga Dayson meskipun itu diberikan percuma oleh Albert Dayson pada nya.
Bagi Marcus kasih sayang dan perlindungan yang dia peroleh dari keluarga Dayson selama ini sudah lebih dari cukup.
Bahkan pengetahuan yang dia dapat karena ajaran dan didikan langsung dari sang ayah dan sang kakak sudah dapat menjadi bekalnya untuk membangun perusahaannya sendiri.
Dan uang gaji yang ia dapatkan dari perusahaan juga sudah berhasil digunakannya sebagai modal perusahan dan hotel nya. Marcus sungguh tidak membutuhkan semua itu.
“Ayah! Kau memang seorang negosiator ulung!” teriak Marcus dalam hari.
“Kau tidak akan menikah besok pagi kan Marcus?” Gurau sang ayah.
“Heeem.. sayangnya aku memang akan menikah besok sesuai arahan dari cucu mu yang luar biasa cerdas itu.” Sarkas Marcus.
__ADS_1
“Hahahaa. Waah.. Cucu ku itu memang luar biasa dalam mengatur semua ini. Hahahaa.." Seru Albert lalu tertawa.
" Tidak kah kau berpikir kenapa hal ini bisa sangat kebetulan seperti ini begini!” Tukas Albert masih sambil tertawa.
“Aku yakin ini hanya kebetulan saja ayah! Tidak mungkin kan Kenzo bisa melacak isi pikiran ayah sehingga dia tahu kalau ayah pasti akan mengajukan persyaratan ini.” Ujar Marcus yang sebetulnya juga sedikit banyak merasa kalau dia telah jatuh dalam jerat Kenzo.
“Benarkah? Kalau begitu jangan katakan pada ku jika Kenzo lah yang meminta mu untuk melepon ku saat ini juga!” Ujar Albert.
“Dan jangan katakan pada ku, kalau kau juga diminta oleh Kenzo untuk menceritakan semua kronologi cerita pada ku?” Albert kembali menyungging bibinya walaupun tidak terlihat oleh Marcus.
“Jika jawabannya ia maka selamat Marcus kau sudah masuk ke dalam jerat keponakan mu sendiri. hahahha"
"Kenzo memang sudah memperhitungkan kalau aku akan mengajukan semua persyarat ini pada mu ketika kau meminta ku untuk mendukung pernikahan mu. Ini semua dia lakukan untuk menyelamatkan diri nya dari kejaran sekretaris ku yang meminta nya pulang membantu perusahaan di sini.” Terang Albert pada Marcus.
Marcus hanya bisa menghela nafas mengingat kelicikan keponakan nya itu. Jika Marcus menolak maka pernikahan nya dengan Dyana yang akan terancam. Marcus sangat membutuhkan kehadiran Albert untuk mendukung nya. Sedangkan jika Marcus menerima semua persyaratan Albert artinya Marcus harus mau mengolah semua perusahaan yang diletakkan di pundaknya sekaligus tinggal di kota B menggantikan Kenzo.
Kenzo memang benar-benar licik dan sangat visioner.
__ADS_1
Siapa yang menyangka dia kalau dalam pertolongan yang dia berikan pada Marcus ternyata dibalik semua itu, Kenzo sebenarnya malah sedang menolong diri nya sendiri. Benar-benar keturunan keluarga Dayson!
Bersambung..