Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 46#Syal permintaan maaf#2


__ADS_3

“Berhenti mempermainkan ku Arya! Ini tidak lucu!!” Teriak Marcus sambil mengepalkan tangannya. Tapi sahabat nya itu tetap diam dan memandang lekat ke arahnya.


Perlahan Marcus berjalan ke arah ranjang yang tertutup oleh tirai itu.


Ditariknya nafas sedalam-dalamnya sambil berharap bahwa ini tidak lebih dari prank yang diberikan oleh Arya pada nya. Temannya ini memang memiliki sifat usil yang luar biasa. Tapi jika melihat wajah Arya yang sangat totalitas itu, rasanya sangatlah berbeda dari biasanya. Itulah yang membuat Marcus ragu kalau ini hanya sebuah prank keisengan Arya.


Marcus menggapai tirai itu dan membukan nya perlahan dan tubuh memantung, begitu melihat tubuh Agnes yang sudah tidak bergerak lagi dan wajahnya yang sedikit lebih pucat dari terakhir kalinya dia lihat ketika di rumah.


“Kalian sedang bekerja sama kan Arya!” tanya Marcus yang masih berharap bahwa apa yang ada di hadapannya hanya sandiwara.


“Skala.. kau tunggu disini. Jangan kemana-mana.” Kenzo melarang anak nya untuk masuk ke dalam. “Alesya, kau juag disini bersama Skala.” Ujar Kenzo pada istrinya.

__ADS_1


Alesya dan Skala pun mengiya kan perintah Kenzo.


Kenzo pun masuk ke dalam ruangan itu. Dan terlihat pamannya itu sedang menangis di samping seorang wanita yang kalau Kenzo perhatikan sepertinya dia mengenal wanita itu.


“Agnes?” Gumam Kenzo pelan. Semakin dia mendekat, semakin jelas Kenzo dapat mengenali sosok wanita sebagai adik tiri nya Alesya.


“Benar! Itu Agnes! Tapi mengapa paman menangisi Agnes?” Pikir Kenzo yang tidak tahu ada hubungan apa antara pamannya dan adik tiri Alesya yang telah menghilang beberapa lama itu.


“Marcus.. ini sebuah kotak titipan Agnes untuk mu. Katanya kau tahu harus diapakan kotak ini.” Ujar Arya, menyerahkan sebuah kotak yang sedari tadi di letakkannya di bawah kursinya.


“Sepertinya dia juga meninggalkan surat untuk mu dan saudarinya. Aku baru tahu kalau dia juga memiliki seorang saudari. Selama ini setiap kali aku bertanya pada nya tentang keluarga nya dia hanya menjawab kau lah satu-satunya keluarga yang dia punya saat ini.” Ujar Arya menyerahkan dua lembar surat yang masih tersegel.

__ADS_1


“paman.. ada apa ini? Dan wanita ini, bukankah dia Agnes?” Tanya Kenzo dari belakang Marcus sambil memegang pundak Marcus.


“benar.. Wanita ini adalah Agnes. Dan –“ Ucapan Marcus terhenti. Dia perlu oksigen lebih untuk bernafas.


“Dan dia lah yang mendonorkan matanya untuk Dyana.” Sebut Marcus dan memejamkan matanya sebab air mata itu kini terasa bagaikan jatuh ke dalam hatinya.


“Tapi ada hubungan apa kau dengan Agnes paman?” Kenzo masih belum bisa memahami situasi yang terjadi saat ini.


“Ceritanya panjang Kenz, tapi sebaiknya saat ini kau panggilkan istri mu. Agnes pasti sangat ingin Alesya datang untuk menjenguknya untuk terakhir kalinya.


“Apakah Alesya istrinya Kenzo itu adalah saudarinya Agnes?” Pikir Arya dalam hati. “tapi wajah mereka-“ Arya tidak melihat kemiripan antara wajah Agnes dan Alesya.

__ADS_1


😎😎😎


*Tuliskan pendapat mu tentang karya otor yang ini ya.. *biar kalau karya ini tamat bisa jadi bahan refleksi bagi otor. Terima kasih * dan jangan lupa untuk like dan Vote nya.


__ADS_2