
***
Marcus mengendarai mobilnya sambil mencoba untuk menghubungi Kenzo. Jujur saja, meskipun terlihat sangat tenang ketika berhadapan dengan ibunya Dyana tadi tapi di dalam pikirannya terus saaja memikirkan bagaimana caranya untuk menyelesaikan masalah ini dengan sang calon ibu mertua.
Satu masalah dengan Frans sudah teratasi kini, dan kini muncul satu lagi masalah yang sebenarnya sudah Marcus prediksikan akan turut mewarnai perjuangannya menuju gerbang pernikahan bersama Dyana.
Marcus menarik nafas dalam, dan men-dial nomor telpon Kenzo sekali lagi.
“Dia pasti sedang bermesraan dengan istrinya sehingga lupa dengan semua nya.” Gumam Marcus yang mempercepat laju mobilnya semakin tidak sabar untuk segera sampai di rumah Kenzo.
"Apa aku harus menelpon Alesya?" Marcus sedang mempertimbangkan untuk menelpon istri dari keponakan nya itu.
Sama hal nya dengan Marcus, Dyana pun saat ini sedang mencoba menelpon Kenzo tapi Dyana pun bernasib sama dengan Marcus, telponnya tak kunjung jua diangkat oleh sang keponakan.
“Kemana diri mu Kenz!!!!!” Seru Dyana, frustasi.
__ADS_1
“Hah!! Iya sebaiknya aku telpon saja Alesya. Biasanya dimana ada Alesya, disitu ada Kenzo.” Ujarnya dan langsung mencari nomor Alesya di kontak ponselnya.
"Kemana mereka berdua!!" Seru Dyana sambil melihat ke arah telepon yang dengan bersemangat mengatakan.. " nomor yang anda hubungi tidak menjawab panggilan anda, silahkan hubungi beberapa saat lagi."
Dyana dan Marcus benar-benar penasaran dimana Kenzo dan Alesya disaat penting seperti ini.
"Dimana dua sejoli ini sedang berada sekarang!!" Gumam Dyana dan Marcus bersamaan tapi dari tempat yang berbeda.
****
“Benarkan di dalam perut mommy saat ini ada calon adik bayi ku??” Seru Skala girang dan langsung berhenti memainkan ipadnya ketika Kenzo dan Alesya mengabarkan berita gembira itu padanya.
“Apakah itu artinya aku juga akan memiliki saudara seperti Daffa? Apakah saudara ku itu juga akan kembar seperti yang dimiliki Daffa?” Tanya Skala bertubi-tubi membuat Kenzo dan Alesya saling pandang. Dalam pikiran mereka putra pertama mereka ini memang sudah sangat menginginkan kehadiran seorang adik di sisi nya. Apalagi sejak sahabat Skala yang bernama Daffa baru saja memiliki dua adik kembar membuat Skala merasa juga ingin memiliki saudara kembarnya sendiri.
“Kenz.. apa kau ada memiliki keluarga yang kembar?” Bisik Alesya pada Kenzo sambil melirik dari ujung matanya.
__ADS_1
“Sepertinya tidak. Bagaimana dengan diri mu sayang?” tanya Kenzo balik bertanya.
Alesya menggeleng, menandakan dia pun tidak punya anak kembar di keluarga nya. Kemudian mereka berdua hanya bisa menghela nafas bersamaan.
“Kalian kenapa?” Tanya Skala yang melihat raut wajah kedua orang tua nya sedikit berbeda dari pertama mereka datang.
“Ska..” Kenzo mendekat pada putranya itu. “ Anak itu adalah rezeki yang diberikan tuhan pada setiap pasangan yang saling mencintai di dunia ini. Tapi tidak ada satu orang pun yang mengetahui dengan pasti tuhan akan menghadiahi mereka apa. Apakah anak perempuan? Ataukah anak laki-laki yang tampan dan pintar seperti diri mu, atau pun anak kembar seperti saudari kembarnya Daffa. Tidak ada yang tahu dengan pasti hal itu. Hanya saja, daddy bisa mengatakan pada mu dengan pasti, bahwa di dalam perut mommy mu kini ada seorang calon adik yang sudah sangat tidak sabar untuk bertemu dengan kakak nya yang tampan dan pintar ini, yang sudah tidak sabar untuk menyibukkan sang kakak dengan segala tingkahnya nanti. Jadi apapun yang nanti tuhan hadiahi pada mu untuk jadi saudara mu kelak Ska, mau dia seorang adik perempuan, adik laki-laki ataupun adik kembar, kau harus menjaga nya dan menyayanginya. Ingat, kau jauh lebih beruntung dari pada aku dan mommy mu. Kami ini anak tunggal, tidak memiliki saudara. Kami tidak pernah tahu bagaimana rasanya memiliki seorang saudara, bagaimana rasa nya berbagi kasih sayang dengan saudara dan bagaimana rasa nya melindungi seorang saudara, tapi kau diberikan oleh tuhan untuk merasakan semua itu. Jadi sayangi adik mu kelak boy.” Jelas Kenzo sambil mengelus rambut hitam putranya.
“Daddy tidak perlu khawatir. Aku pasti akan menjadi kakak terbaik nantinya. Aku akan sangat menyayangi adik kecil ini nanti.” Ujar Skala sambil memegang gemas perut Alesya.
“Jadi kapan dia akan keluar?” Tanya Skala yang langsung memancing tawa Kenzo dan Alesya bersamaan.
***Bersambung
#####
__ADS_1
Ya ampun Skala adik mu itu bukan anak Hamster yang dalam empat minggu akan keluar, baru aja ketahuan hamil eeeeh si aden ganteng udah gak sabar nungguin adik nya keluar.. Sabar Ska.. Sabar.... iya kan manteman?