
Sementara Kenzo sedang pusing memikirkan kedatangan Mai, Jenny sedang sibuk dengan rencananya. Saat ini di berada disalah satu rumah temannya yang tergabung dalam sindikat pembunuh bayaran yang dulu pernah mencoba membunuh Skala.
"aku tidak akan melepaskan Alesya!! Aku yakin dia pasti terlibat bersama Ronald untuk membuat ku jadi gembel seperti sekarang ini.
" apa kau yakin jika Alesya benar-benar terlibat? bagaimana jika itu memang adalah ulah Ronald sendiri tanpa campur tangan orang lain." Teman Jenny yang bermana Reni pun menasehati Jenny agar tidak selalu berprasangka buruk pada Alesya.
"Tidak mungkin Ronald sendirian. Aku sangat yakin Alesya pasti terlibat dalam hal ini." Lagi dan lagi Jenny tetap menuding Alesya bersekongkol dengan Ronald.
"lalu apa yang kau rencana nya saat ini." Tanya Rini pada Jenny.
"aku akan menghabisi Ronald dan Alesya." jawab Jenny, dengan mata penuh kebencian.
Penghinaan yang ia dapat waktu itu yang dilakukan oleh Ronald pada diri nya membuat semua sifat jahat Jenny keluar.
"Bagiku yang satu adalah duri dalam hidup ku. Dan yang satu lagi adalah makhluk tidak tahu terima kasih. " tekas Jenny.
__ADS_1
"tapi bagaimana kau bisa membunuh mereka. Ronald saja saat ini sedang berasa dalam tahanan polisi. Sedangkan Alesya kemana-mana selalu di dampingi oleh bodyguard nya." tanya Reni.
"kau jangan khawatir. Rencana ku sudah aku siapkan dengan matang." jawab Jenny sambil tersenyum.
"memangnya apa yang kau rencanakan Jenny?"
Jenny mengeluarkan sebuah kartu nama dari dalam tas nya dan memberikan kartu nama itu pada Reni.
"ini??" Reni kaget begitu nama yang ada di kartu nama. Tapi Jenny malah tersenyum penuh arti melihat pada Reni.
"apa kau berniat merubah wajah mu dengan operasi plastik?" hanya itu yang terlintas di pikiran Reni saat ini setelah melihat nama seorang dokter bedah plastik ternama dari kota K.
"kau benar. Aku akan merubah wajah ku. Setelah aku memiliki wajah baru maka aku akan masuk ke dalam rumah Alesya sebagai pembantu atau apalah. Lalu aku akan mencari cara untuk melenyapkan nya." jelas Jenny pada Reni.
"kau yakin ingin merubahnya wajah mu ini Jenny? Dan hanya untuk itu?"Reni benar-benar tidka percaya kalau Jenny akan senekat itu.
__ADS_1
"aku tidak ada pilihan lain. Saat ini semua polisi di kota A sedang mencari ku. Dan hanya menghitung hari saja hingga mereka tahu kalau aku bersembunyi disini. Jadi dengan merubah wajah ku, aku bisa menghindari polisi sekaligus membunuh musuh-musuh ku." Jenny tersenyum smirk membayangkan rencananya.
"lalu kapan kau akan melakukan operasi itu? apa kau sudah menelpon dokter itu? bagaimana kalau dia melapor pada polisi tentang diri mu? aku lihat jumlah yang ditawarkan untuk segala informasi tentang diri mu sangat besar Jenny." Seru Reni.
"kau tenang saja. Aku sudah mengatur semua hal itu termasuk uang untuk membayar operasi itu nantinya." jawab Jenny yakin.
"Kau memang tidak pernah berubah dari dulu Jenny! selalu licin dan licik." tukas Reni.
Reni memang sudah lama mengenal Jenny. Wanita ini sangat berbahaya, dia sangat licik.
***bersambung..
waduh... apakah Jenny berhasil merubah wajahnya? heeeem... tulis pendapat mu dikolom komentar...
jangan lupa like, komen dan vote
__ADS_1