Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 41#Dasar Wanita Ular #5


__ADS_3

“menurut saya itu bukan nyonya Jenny tuan!! Lihatlah rambut wanita itu berwarna blonde sedangkan rambut nyonya Jenny berwarna hitam. Saya pikir Mereka bukan orang yang sama tuan Kenzo!” Ujar Jack. Dia yakin wanita itu bukanlah Jenny yang sedang mereka cari-cari.


“Jack, kau jangan berfokus pada rambutnya. Dia bisa saja memakai wig kan?”jawab Kenzo masih dengan berbisik pada Jack. Hari ini Kenzo benar-benar merasa kalau IQ Jack mendadak turun di bawah rata-rata.


“Coba kau perhatikan cara berdirinya. Wanita itu berdiri dengan tidak tegak seakan-akan kakinya cedera. Dan aku ingat Jenny waktu itu didorong dengan keras oleh Ronald sehingga kaki nya pasti sedang cedera saat ini.” terang Kenzo.


“Siapa pun bisa saja berdiri seperti itu tuan.” Timpal Jack malas. "kau tidak bisa mengatakan dia adalah nyonya Jenny hanya karena cara berdirinya yang seperti itu tuan."lanjut Jack.


“Apa kau pikir hanya karena hal itu aku yakin dia adalah Jenny? kau benar-benar memandang rendah diri ku Jack." Ujar Kenzo.


"sekarang coba kau perhatikan tas tangan wanita itu Jack. Aku ingat itu adalah tas tangan yang dipakai oleh Jenny kemaren.”


“tuan! Siapa pun-“ Jack ingin mengatakan kalau siapapun bisa saja memiliki tas tangan seperti itu. Jadi kemungkinan kalau itu adalah Jenny sangat kecil. Namun dengan cepat Kenzo memotong perkataan Jack yang akan menyakitkan telinganya itu.


“kau pasti akan berkata siapapun bisa saja memiliki tas tangan seperti itu. Kau benar-benar tidak teliti Jack." Ejek Kenzo.


"sekarang coba kau lihat aksesoris di tas itu. Itu adalah aksesoris yang aku buatkan khusus sebagai oleh-oleh untuk keluarga diningrat. Dan itu tidak ada benda kedua nya di dunia ini. Apa kau sudah punya pacar sekarang Jack? aku sungguh merasa kau bukan seperti asisten ku yang bisanya Jack.” dengus Kenzo, melihat ketidaktelitian Jack.


“aku tidak tahu, mana yang lebih tajam,penglihatan mu atau kata-kata mu tuan! !!” Gumam Jack pelan.

__ADS_1


"aku bisa mendengar itu Jack!!!" seru Kenzo sambil melihat Jack dari ujung matanya.


"hehehe.. hanya bercanda tuan Kenz!!" sahut Jack cepat.


Kenzo dan Jack terus berjalan kearah wanita itu dengan hati-hati. Sebisa mungkin tidak menarik perhatian wanita itu ataupun teman bicaranya.


"tapi bagaimana mata mu bisa sejeli itu tuan?" tanya Jack pada Kenzo.


“kerja ku bukan makan tidur..makan tidur seperti mu Jack!” Seru Kenzo sombong..


"menyesal aku bertanya pada mu tuan Kenzo!!" Gumam Jack dalam hati.


Kenzo dan Jack pun kita sampai di tengah-tengah jalan. Mereka saat ini hanya tinggal menyebrang untuk sampai ke tempat wanita itu. Namun ketika Kenzo akan menyebrang, tiba-tiba ...


“Sepertinya dia sudah tahu kalau kita mengawasinya.” Ujar Kenzo, sambil mencoba menyeberangi jalan yang dipadati oleh mobil-mobil yang berlalu lalang siang itu.


"shitt...! kenapa ada banyak sekali mobil!!" gerutu Kenzo yang tetap tidak bisa menyebrang jalan itu karena mobil yang tak putus-putus nya lewat di depan mereka.


"kita akan kehilangan jejak meraka kalau begini tuan!!" ujar Jack pada Kenzo yang terlihat juga kesulitan menyebrangi jalan.

__ADS_1


"mau bagaimana lagi Jack!! Mobil ini ada lagi.. lagi dan lagi..."Kenzo terlihat sudah mulai kehilangan kesabaran nya.


Setelah cukup lama, Kenzo dan Jack pun akhirnya berhasil menyebrangi jalan. Dengan berlari mereka mengikuti jejak terakhir dari wanita itu yang bisa dia lihat.


“Sial!!!” Seru Kenzo, marah. Dia baru saja kehilangan Jenny yang ada di depan matanya. Kenzo membuka topinya dan melemparkannya ke jalanan.


“Tuan ini!!” Jack menyerahkan sebuah wig berwarna blonde pada Kenzo.


Kenzo meraih wig itu dengan kasar dari tangan Jack. “See!! see!!. dia pasti Jenny. Dan dia pasti tahu kita sedang mengawasinya. Ini semua karena kau terlalu tulalit hari ini Jack. Kita jadi kehilangan wanita berbahaya itu.” Tukas Kenzo, karena tidak tahu harus marah pada siapa akhirnya Kenzo melampiaskan kemarahannya pada Jack.


Jack tidak berani menjawab apapun. Dia hanya diam mendengar gerutuan Kenzo.


"coba kau cari lagi kesana! dan aku akan mencari ke arah sana."


Kenzo dan Jack masih mencoba mencari Jenny di sekitar area itu.


“kemana dia kabur!!!” Seru Kenzo sambil memperhatikan semua bangunan pertokoan yang ada disekitar tempat ia berdiri. “tidak mungkin dia dapat lari secepat ini. Dia pasti bersembunyi disalah satu gedung pertokoan ini.” Batin Kenzo.


“Jack segera minta Dio mengirimkan anak buahnya untuk memeriksa wilayah ini. Aku yakin wanita tadi pasti Jenny dan dia pasti masih ada di sekitar sini. Hanya polisi yang dapat menggeledah semua toko ini.” Terang Kenzo pada asistennya.

__ADS_1


“baik tuan!” jack pun mengirimkan pesan pada kapten Dio sesuai dengan perintah Kenzo.


***bersambung...


__ADS_2