Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 8#Rencana jahat Jenny dan Agnes#3


__ADS_3

#Setibanya di kantor.


"Apa kau akan pergi?" Tanya Kenzo sebelum masuk ke ruangannya.


"Tentu saja. Itu adalah pesta yang mereka siapkan untuk kita." Alesya meletakkan tas nya di atas meja.


"Baiklah jika itu keinginan mu." Kenzo pun masuk ke ruang kerjanya.


Kenzo meletakan tasnya lalu berdiri di tepi jendela kaca tepat di belakang meja nya.


Dikeluarkan nya ponselnya dari saku lalu dia pun menekan angka 1. Angka satu adalah panggilan khusus dan cepat untuk sang asisten setia.


"Jack, segera ke ruangan ku."


Lalu kenzo mengakhiri panggilan itu.


Jack yang di telpon oleh sang bos pun bergegas ke ruangan Kenzo.


Ia hanya tersenyum melihat Alesya yang sedang sibuk dengan beberapa berkas yang harus ditandatangani oleh Kenzo.


"Selamat pagi tuan." Sapa Jack.


"Duduklah." Ujar Kenzo singkat.


Jack pun duduk sementara Kenzo masih berdiri mengamati hiruk pikuk kota A dari jendela kaca besar itu.


"Apa kau yakin dengan informasi yang kau email kan pada ku waktu itu." Ucap Kenzo tanpa mengalihkan pandangannya.


"Yakin tuan karena detektif yang kita sewa sudah melakukan penyelidikan mendalam tentang hal itu tuan." Jawab Jack.


"Jadi setelah berhasil melarikan diri sewaktu itu dia pergi ke kota J." Kenzo terlihat berpikir serius.


"Tapi bagaimana bisa dia menjadi putri tuan Aldion Rodio?Setau ku pria tua yang menyebalkan itu bahkan tidak memiliki keluarga."


"Kalau saya boleh memberi mu saran tuan, sebaiknya mulai saat ini kau harus belajar menyukai tuan Aldion Rodio karena bagaimana pun menurut informan dan detektif kita, tuan Aldion Rodio lah ayah kandung nyonya Alesya." Jack mengingatkan tuannya supaya tidak selalu bersitegang dalam urusan bisnis dengan tuan Aldion Rodion.


"Hah!! Aku selalu kesal kalau mengingat pria tua nan keras kepala itu!" Dengus Kenzo, kesal.

__ADS_1


"Kau akan kesulitan untuk mendapatkan restu darinya jika nanti kau benar-benar jatuh cinta pada nyonya Alesya." Gumam Jack pelan.


"Bagaimana mungkin dia bisa memiliki dua ayah diwaktu yang bersamaan?" Kenzo memejamkan matanya, mencoba mencari kemungkinan jawaban.


"Kau bisa tanyakan langsung hal ini pada nyonya Alesya tuan." Jawab Jack asal.


"Kalau begitu kau pun bisa aku langsung pecat karena tidak ada guna nya bagi ku." Jawab Kenzo jengkel mendengar saran dari Jack.


"Dasar tuan Kenzo, sedikit.. sedikit main pecat!!" Batin Jack.


"Tuan, boleh kan aku sedikit bertanya?" ucap Jack, sedikit ragu.


"Heem.. katakan."


"Untuk apa kau repot-repot mencari tahu latar belakang nyonya Alesya dan segala urusannya di kota A. Bukankah kalian hanya akan menikah selama satu tahun ini?"


"Kau tidak akan mengerti Jack."Kenzo membuka kancing jas nya dan duduk di depan Jack.


" Aku curiga dengan Alesya. Entah mengapa aku merasa tidak asing dengannya. Dan-" Kenzo berhenti bicara dan terlihat sangat serius.


"Apa kau yakin tuan?"


Kenzo menggeleng."entah lah. Hati ku mengatakan itu adalah dia. Tapi aku tidak ada bukti sama sekali."


"Bukankah kalian tinggal sekamar. Apa kau tidak pernah-" Ucapan Jack langsung di potong oleh Kenzo.


"Tidak.Apapun yang ada dipikiran mu, aku tidak pernah melakukannya."tukas Kenzo cepat


"Memangnya apa yang ada dipikiran ku." Gumam Jack dalam hati.


"Jack, apakah dia mungkin putri angkat tuan Aldion Rodio?" Kenzo mencoba menebak.


"Tidak tuan. Dia benar-benar putri kandungnya." Jawab Jack yakin.


"Lalu apa sebenarnya hubungan Alesya dan tuan Ronald?"


"Tuan, barusan detektif sewaan kita mengirimi ku email. Akan ku teruskan pada mu." Ujar Jack.

__ADS_1


Kenzo mengambil ponselnya dan membuka email yang dikirimkan oleh Jack.


Ketika Kenzo ingin lanjut berbicara dengan Jack, terdengar suara ketukan pintu dari luar.


"Masuklah." Perintah Kenzo.


Alesya dengan beberapa tumpukan kertas di tangan nya masuk dengan hati-hati.


"Tuan Kenzo ini beberapa dokumen yang perlu kau tanda tangani."Alesya meletakkan semua dokumen itu di atas meja kerja Kenzo.


" Alesya." Panggil Kenzo.


"Ya tuan."Alesya yang tadi ya sudah akan bersiap-siap keluar dari ruangan itu pun berhenti.


" Kau pulang lah dulu dan jemput juga Skala. Untuk urusan izin Skala dua hari ini aku langsung yang akan menelpon kepala sekolah nya. Persiapkan semua nya untuk tiga hari karena setelah pesta dengan keluarga mu kita akan langsung mengunjungi kakek ku. Kau masih ingat dia berpesan melalui Skala bahwa kita harus datang ke rumahnya di weekend ini?"


"Baiklah tuan eh baik Kenzo."Alesya segera meralat panggilannya.


Alesya tidak lagi memanggil Kenzo dengan sebutan tuan karena perintah yang diberikan oleh Kenzo barusan bukan lagi berurusan dengan pekerjaan.


"Aku akan meminta supir untuk mengantarkan mu" Lanjut Kenzo.


"Baik lah. " Jawab Alesya singkat dan keluar dari ruangan Kenzo.


Setelah memastikan Alesya benar-benar pergi, Kenzo baru mulai bicara.


"aku, Alesya dan Skala akan pergi ke sebuah resort tepi pantai di daerah B central. Tolong kau letakan beberapa orang-orang kita untuk mengawasi gerak gerik keluarga Diningrat. Aku tidak percaya mereka benar-benar berniat mengadakan pesta untuk Alesya."


"Baik tuan."


"Berbaurlah dengan para undang. Jangan mencolok." Perintah Kenzo.


"Baiklah tuan."


####


Jangan lupa untuk like dan komen ya zeyeng... πŸ˜‡πŸ˜‡

__ADS_1


__ADS_2