Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
Bab 53 #Tertangkap 4


__ADS_3

"Tuan, tuan muda Skala mengirimkan sebuah pesan." Jack memberikan ponselnya pada Kenzo.


"Jack.. balas pesan Skala. Minta dia mengaktifkan GPS nya." Perintah Kenzo pada Jack.


Kenzo ingin menampilkan isi rumah itu se nyata mungkin, tidak hanya seperti tadi hanya bayangan hitam saja yang tertangkap di layar laptop nya.


"Aku sudah mengirim kan pesan ke pada tuan muda sesuai dengan perintah mu tuan Kenz." Lapor Jack.


"Baik..." Kenzo pun segera melacak GPS ponsel Skala.


Saat GPS Skala terlacak oleh nya GPS ponsel Daffa pun terlacak.


"Jack.. katakan pada Skala, serahkan ponsel nya pada Rama dan minta Rama untuk berjalan ke sekeliling ruangan rumah nya. Kita harus mendapatkan denah rumah itu dengan seksama. Lalu minta anak itu pergi ke ruangan dimana Jenny dan pengawal nya berada." Ujar kenzo.


"Kalau kita sudah mendapatkan semua data itu maka akan lebih mudah bagi kita untuk menerobos tempat itu dengan menggunakan perlawanan yang minimum."Tegas Kenzo.


"Baik tuan Kenz!"


Jack pun kembali mengirimkan sebuah pesan pada Skala yang berisi instruksi yang diberikan oleh Kenzo.


Di tempat yang berbeda, Skala membaca pesan yang asisten ayahnya berikan.

__ADS_1


"Rama, untuk meminimalisir serangan yang akan di lakukan oleh ayah ku, dia membutuhkan bantuan mu Rama " Ujar Skala.


"Apa yang bisa aku bantu Ska?" Ujar Rama.


"Tolong kau bawa ponsel ku ini bersama mu lalu kau keliling setiap ruangan yang ada di rumah ini. Sebab ayah ku ingin menangkap denah rumah ini menggunakan bantuan satelit dan GPS ponsel ini." Terang Skala.


"Apa kau bisa melakukan itu Rama?" Tanya Skala ulang pada sahabatnya.


Rama awalnya terlihat ragu, sebab Rama ingat kalau ayah nya tadi memerintahkan nya untuk tetap berada di kamar.


Tapi kalau memang itu adalah hal yang penting yang dapat ia lakukan untuk menolong Sahabat nya maka Rama akhirnya bersedia melakukan itu.


Ketiga bocah itu pun mulai berpikir.


"Bagaimana kalau menggunakan ini?!" Seru Daffa sambil mengeluarkan kelereng yg dari dalam tas yang di bawa nya.


"Apa yang harus aku lakukan dengan kelereng itu?" ujar Rama.


"Kita serakkan kelereng ini dari tangga atas lalu kelereng ini kan akan jatuh menuruni anak tangga. Sehingga Rama akan punya alasan untuk keluar masuk ruangan di rumah ini." Jelas Daffa.


" Ide bagus Daffa.. Bagaimana menurut mu Rama?" tanya Skala.

__ADS_1


"baiklah. Akan kau coba." jawab Rama.


Kini ketiga bocah itu berdiri sambil melihat ke arah bawah, untuk memastikan situasi aman agar mereka tidak tertangkap.


" Kalian berdua masuklah. Sebaiknya kalian menunggu ku sambil bersembunyi di dalam kamar itu. Jika ada yang mengetuk-ngetuk pintu maka jangan kalian buka kan. Kalian paham?" ujar Rama.


"Kami paham." jawab Skala dan Daffa serentak.


Setelah Skala dan Daffa masuk, Rama pun menjalankan aksinya.


Rama sengaja menjatuhkan kelereng nya itu sehingga bunyi kelereng jatuh terdengar sampai ke seluruh ruangan yang ada di rumah nya.


Dan seperti apa yang telah Daffa dan Skala prediksi, kedua penjahat itu langsung meneriaki


"Rama!! suara apa itu!!!"


Terdengar suara ayah Rama yang meneriaki Rama dari di ruang tengah.


"maaf ayah...tapi kelereng ku terjatuh! " jawab Rama sambil memunguti kelereng yang dapat terlihat oleh mata nya.


Rama pun mulai memunguti kelereng itu. Beberapa bahkan ada beberapa Kelereng yang sengaja Rama, tendang agar Rama bisa adalah alasan nya pergi ke ruangan

__ADS_1


__ADS_2