Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 30#Aksi Kenzo#5


__ADS_3

“apa tuan tidak merasa janggal!! Kalau memang semua dana itu dikirim ke satu nomor yang sama, apakah itu artinya ada orang lain selain nyonya jenny dan nona Agnez yang terlibat hal ini??”ungkap Bram.


“kau benar Bram!! Itu artinya ada orang lain yang terlibat!!!”


“apakah kau sudah berhasil mendapat nama pemilik dari akun yang menerima dana dari jenny dan Agnez itu Bram?”


“Saya sudah memintanya ke pihak bank tuan. Tapi karena ini berkaitan dengan akun pribadi milik orang lain, tidak mudah untuk mendapatkan hal itu. Terlebih lagi kita tidak boleh membuat mana pun curiga agar isu raibnya dana-dana perusahan yang mengalir diakun nyonya Jenny dan nona Agnez tidak diketahui oleh pihak pemegang saham dan para investor.”


“kau benar Bram. Tetap lakukan in seara diam-diam hingga semua dana itu kembali.” Perintah Ronald.


“kau tenang saja tuan! Aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan.”jawab Bram.


“Baiklah Bram, kau sudah boleh pergi sekarang. Aku akan menunggu laporan mu untuk hal yang tadi. Ingat, suruh pihak yang tahu tentang ini untuk tutup mulut!!!wanti-wanti mereka semua untuk menjaga omongan mereka!” ujar Ronald.


“baik tuan. Kalau begitu saya pergi dulu.” Bram pun keluar dari ruangannya untuk melanjutkan mengerjakan semua hal yang sudah diperintahkan oleh Ronald.


Sementara Ronald sedang pusing tujuh keliling sebab dana perusaan yang raib puluhan Triliyun itu, Jenny yang sudah kembali ke ruangannya kini sedang kalut.

__ADS_1


“Siapa di balik semua ini!!!!” Ujar Jenny marah dan mengibaskan semua barang-barang yang ada di atas meja kerja ke lantai.


“apa ini perbuatan Alesya? Tapi bagaimana cara nya ia melakukan semua hal yang tidak masuk akal ini?” Jenny menjambak rambutnya sendiri frustasinya akan keadaan dirinya saat ini.


“Cepat kau cari tahu dimana Alesya saat ini dan apa saja yang dia lakukan beberapa hari ini.” Perintah Jenny pada anak buah nya.


“kalau bukan Alesya, siapa lagi yang memiliki dendam pada ku seperti ini!!” Jenny jadi terduduk lemas sebab kalau harus di kumpulkan dan diurutkan maka akan sangat banyak sekali nama orang yang muncul yang berpotensi untuk membalas dendam pada nya.


“Dimana kau kini Agens!! Apa kau adalah dalang semua ini!” saking putus asanya Jenny juga sempat mencurigai Agnez sebagai dalang dari semua ini.


“tapi mana mungkin anak itu bisa setega itu menjatuhkan perusahaannya sendiri.” Jenny langsung menepis rasa curiganya seketika itu juga.


Kepala Jenny jadi benar-benar sakit.


“Dimana kau Agnez!!” gumam Jenny lirih.


“maag nyonya, ini ada kirimkan dari tuan Bram.Tadi tuan Bram menghampiri saya.” Ujar sang sekretaris pada Jenny.

__ADS_1


“apa ini?” tanya jenny sambil mengambil kertas yang diberikan oleh sekretarisnya.


“Saya tidak tahu nyonya.”


“baiklah kau boleh pergi.”jenny pun memerintahkan sang sekretaris untuk keluar.


Jenny melihat kertas-kertas itu seksama. “apa???!” jenny langsung terkejut melihat isi kertas itu.


Jenny langsung mengambil telpon yang ada disamping dan menghubungi Bram.


Begitu panggilan itu tersambung...


“apa kau gila Bram!! Puluhan Triliyun?? Dari mana aku bisa mendapatkan uang sebanyak itu dalam 24 jam Bram!!” teriak Jenny pada orang kepercayaan suaminya itu. Dituduh oleh Ronald saja sudah membuat Jenny frustasi, sekarang mencari puluhan Triliyun dalam semalam, Jenny akan benar-benar gila karena nya.


"saya mohon maaf nyonya, saya hanya bisa menyarankan anda segera mengembalikan semua uang itu. sebab bukan nyonya yang saya khawatir tapi nasib semua karyawan kita jika perusahaan kita gulung tikar nyonya!" Jelas Bram..


Jenny kesal mendengarkan perkataan Bram dan menutup telpon itu begitu saja.

__ADS_1


***bersambung


jangan lupa, like, komen ya cinto..


__ADS_2