Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 51# Pernikahan tom jer#5


__ADS_3

Kenzo mengotak-ngatik laptop Jody, membuat Jody tercengang melihat kelihaian tangan Kenzo yang menari-nari di atas keyboard itu.


“Kak Alesya, apa suami mu pintar komputer juga?” Bisik Jody pada Alesya.


“Entah lah.. “Jawab Alesya yang terkesima dengan kemampuan Kenzo.


“Apa masih ada bagian diri mu yang tidak aku ketahui Kenz?” Seru Alesya dalam hati.


Disaat semua orang kagum dengan kemampuan Kenzo, hanya Marcus dan Jack lah yang hanya tersenyum tipis menikmati ekspresi terkejut dari setiap orang di ruangan itu.


“Bagaimana dengan ini? Apa cukup jelas?” Tanya Kenzo sambil membalikan layar laptop Jody ke arah semua orang. “Kenzo mem-freeze kan layar laptop itu tepat digambar yang memperlihatkan wajah wanita yang tertangkap CCTV di sekitar kamar Agnes.


“Tunggu dulu! Aku rasa aku kenal dengan wanita itu.” Seru Arya. Arya yakin, wanita yang ada di layar itu adalah salah satu pasien temannya. “Dia pasien teman ku.. pasien yang mengoperasi wajah nya karena tindak kejahatan.” Tukas Arya.

__ADS_1


“heemm nama nya.. Aduh kenapa aku bisa tidak ingat nama nya! Pada hal sudah di ujung lidah!!” ujar Arya gregetan.


“Munaf!! Ya nama nya Munaf!” Seru Arya yang akhir nya ingat nama wanita itu.


“Munaf?? Kau yakin Ar?”Tanya Marcus.


“Iya, aku yakin. Atau begini saja. Aku akan minta teman ku untuk mengirimkan data nya ke email ku sekarang juga.” Usul Arya.


“Ide yang bagus.” Timpal Kenzo.


“Arya, tolong informasi mengenai wanita yang kau sebutkan tadi kau serahkan pada Jack! Jack yang akan mengatur orang-orang ku untuk mengawasi pergerakan wanita itu.” Ujar Kenzo.


“Aku harap ini semua cepat berakhir!” Sebut Kenzo sambil memeluk Aleysa. “Aku tidak ingin wanita gila itu menyakiti istri dan anak ku! Kalau benar dia sudah membunuh Agnes, anak nya sendiri maka tidak akan sulit bagi nya untuk membunuh orang lain. Terutama Alesya.” Tukas Kenzo.

__ADS_1


“Selama ada diri mu Kenz, aku selalu merasa aman.”Ujar Alesya, menenangkan.


“kau akan selalu menjadi prioritas ku sayang.” Ucap Kenzo menimpali.


“Ehemm.. ehemm...” Satu persatu orang-orang yang ada di ruangan itu mulai terkena virus batuk dadakan.


“Aku rasa sangat beruntung telah menikah! Dan kau Jack, jangan tunggu lama-lama lagi! Segera lamar Monica!” Seru Marcus.


“Dan untuk kalian berdua, Arya dan Jody, jangan terlalu sering main ke kediaman Kenzo ini jika iman kalian tidak kuat! Karena godaan untuk para jomlo-an akan sangat terasa di dalam rumah ini.” Jelas Marcus sangat terperinci, maklum ini bagian dari pengalaman pribadi.


“Makanya kalian itu segera menikah!” Seru Kenzo lalu mengajak istrinya untuk kembali ke kamar.


Sejak Alesya hamil, Kenzo sangat sering meminta Alesya untuk beristirahat di kamar. Kenzo tidak ingin istrinya itu kelelahan atau terlalu pikiran. Kenzo takut kening anak nya nanti jadi jenong kalau Alesya terlalu banyak berpikir.

__ADS_1


“Ayoo sayang, sudah waktunya kembali ke kamar.” Ujar Kenzo pada sang istri.


Alesya menarik nafas dan menghela nya pelan. Bukannya dia tidak paham maksud sang suami mengajak nya ke kamar. Itu semua karena Kenzo yang sebenar nya ingin tidur. Tadi tidur nya harus sambil memeluk Alesya. Entah mengapa, yang seharusnya terkena sindrom ngantuk di trisemester pertama itu adalah bumil nya, tapi dalam kasus kehamilan Alesya, yang terkena sindrom ngantuk malah pamil nya. Sungguh kehamilan yang ajaib.


__ADS_2