Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 50# menuju pernikahan#36


__ADS_3

“Stephan Volkov! Please!” teriak Stephanie.


“Stephanie Volkova!! Jangan membantah. Kau adalah satu-satu nya keluarga yang aku miliki. Dan aku juga adalah satu-satu nya keluarga yang kau miliki. Jadi kau harus mendengarkan ku!” Paksa Stephan.


" I hate you...You are dad!!" Teriak Stephanie.


"But I love you!!" balas Stephan dengan wajah yang sungguh menyebalkan.


“I still have my mom!” ketus Stephanie.


“Ibu kita sudah mati! Kau tidak perlu menyebut-nyebut nama wanita itu lagi.” Tukas Stephan.


“Ibu masih hidup! Dan dia ada di negera ini! Aku akan mencarinya dan tinggal bersama nya! Aku tidak mau tinggal bersama mu lagi Stephan. Kau memonopoli kehidupan ku!” Ucap Stephanie, kesal.


“Aku sudah menduga semuanya! Kau sengaja datang ke kota ini, berpura-pura ingin melaksanakan wedding party mu disini lalu kau berencana kabur sambil mencari wanita itu. Tidak! Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Tegas Stephan.


“Satu hal yang pasti, lusa kau akan menikah dengan Frans. Aku akan memastikan hal itu terjadi.” Stephan pun meninggalkan Stephanie kini sangat kesal dengan Stephan.


“kau itu kenapa di Stephan Volkov!!!” teriak Stephanie sambil melemparkan bantal ke arah pintu yang sudah tertutup itu.


Stephanie menekuk kan wajahnya sembari berpikir.


“apa sebaiknya aku menikah saja dengan pria yang bernama Frans itu? Kalau dilihat-lihat, dia rumayan oke juga!”


“Aaah!! Tidak!! Tidak!! Aku kan tidak mengenalnya!”

__ADS_1


"Lagian pria itu pasti membenci ku." Ujar Stephanie pada dirinya sendiri.


Stephanie benar-benar frustasi karena saudara nya yang gila itu.


Stephanie lalu mengambil sesuatu dari dalam tas selempang kecil kain miliknya. Dirogohnya ke dalam tas kain itu dan perlahan Stephanie mengeluarkan sebuah liontin hati emas. Dibukanya liotin itu.


“Ibu, aku pasti akan menemukan mu!” Seru Stephanie sambil mengusap wajah seorang wanita berparas wanita yang sangat cantik. Disudut bawah foto itu tertulis my love_ Nania.


+++++++++++++++++++++++++++++++++


“Frans?” Sapa Alesya yang tidak percaya dengan apa yang sedang dilihatnya saat ini.


“Kau dari mana? Mengapa baju mu-?” Alesya tidak sampai tidak bisa berkata-apa melihat penampilan Frans yang amburadul.


“Cerita nya panjang.” Jawab Frans sambil melihat Kenzo, Marcus dan Alesya bergantian.


“Tentu saja. Mari aku antar.” Ujar Alesya, dan sudah akan berdiri.


“Tidak!! Biar aku saja yang mengantarnya!” Cegah Kenzo sambil menarik tangan Alesya agar duduk kembali. “Aku lebih tahu seluk beluk rumah ini di banding diri mu!” Kilah Kenzo yang padahal tidak suka Alesya dekat-dekat dengan Frans, walaupun itu hanya sekedar berjalan berdua.


“Sungguh suami yang protektif!” Sindir Marcus, sambil geleng-geleng.


“Kau pasti akan menjadi seperti diri ku segera paman!” Kenzo menimpali sindiran Marcus. “Dan aku akan mengatakan hal yang sama tepat di depan muka mu nanti.”


“Ayo Frans, ikuti aku.” Ajak Kenzo pada Frans yang hanya bisa garuk-garuk kepala melihat kelakuan Kenzo yang sedang cemburuan ini.

__ADS_1


************************************************


“Kau perlu pakaian ganti? Aku akan minta pelayan ku menyiapkannya untuk mu.” Ujar Kenzo sambil berjalan ke arah kamar tamu bersama Frans.


“Tidak!! Aditya sudah dalam perjalanan kemari dan mengantarkan pakaian ku.” Jawab Frans sambil melangkah bersama Kenzo.


Tiba-tiba Kenzo berhenti.


“Frans, thanks! Aku sungguh tidak menyangka kalau kau akan mengambil sikap seperti ini. Aku rasa aku telah salah mengenali mu selama ini. Andaikan aku memiliki seorang adik perempuan, maka aku pasti akan mengenalkannya pada mu. Meski pun aku tidak begitu yakin dia akan jatuh cinta pada mu hahaa..” Kelakar Kenzo.


Kenzo pun melanjutkan langkah menuju kamar tamu.


Frans pun kembali mengikuti langkah kaki Kenzo sambil berkata,-


“Sungguh lawakan yang receh tuan Dayson!” cicit Frans.


frans tidak menyangka hubugan dingin yang dimilikinya dengan Kenzo selama ini bisa menghangat seperti saat ini.


“But I am serious Frans, andaikan aku benar-benar memiliki nya satu, maka aku pasti akan memaksanya menikah dengan mu. Tapi syukurnya tidak...haha!” Kenzo kembali terkekeh melihat wajah jutek Frans.


“Apa kau salah makan Kenzo? Sikap mu sungguh berbeda!” Tanya Frans dengan wajah jengkelnya.


“Tidak! I am fine (aku baik-baik saja!) “ Ujar Kenzo yang merasa sangat senang melihat ekspresi Frans.


“Well, kau bisa menggunakan kamar ini Frans. Nanti akan akan ku minta pelayan ku untuk mengantarkan Aditya ke kamar ini bila dia sudah sampai.”

__ADS_1


“Yaah.. thanks!” Sebut Frans lalu masuk ke dalam kamar itu.


**bersambung


__ADS_2