Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 8#Rencana jahat Jenny dan Agnes#2


__ADS_3

Kenzo dan Skala tiba di rumah.


"Apa nyonya sudah pulang?" Tanya Kenzo pada salah seorang pelayannya.


"Sudah tuan. Tadi nyonya pulang bersama seorang wanita." jawab si pelayan.


Skala memandang Kenzo seakan bertanya siapa yang pulang bersama mommy nya.


"Masuk lah. Nanti kau akan tahu." Ujar Kenzo.


Setelah masuk ke dalam Kenzo tidak melihat Alesya. "Apa dia di kamar."gumam Kenzo dalam hati.


" Bersihkan diri mu, sebentar lagi waktu makan malam." ujar Kenzo pada Skala yang entah mengapa di turuti begitu saja oleh Skala.


Kenzo juga naik ke kamar nya dan Alesya.


"Kau sudah pulang?" Sapa Alesya.


Terlihat Alesya sedang membaca buku di sambil menyandar di tempat tidur.


"ya."Jawab Kenzo sambil membuka jasnya dan membuka kancing kemejanya satu persatu.


"Bagaimana tadi di kediaman Diningrat? Apa mereka mempersulit mu?" Tanya Kenzo seakan-akan tidak peduli dia dan Alesya adalah dua orang asing yang berada dalam satu kamar.


Alesya langsung mengangkat buku nya hingga seluruh wajah nya tertutup.


" Shi*t!! Kenapa dia mesti membuka pakaiannya di depan ku?" rutuk Alesya melihat Kenzo yang selalu bertindak sesuka hati.


"Heeem..apa maksud mu dengan mempersulit ku? Mana mungkin keluarga ku sendiri mempersulit ku tuan Dayson?" Kilah Alesya padahal kalau tidak menggunakan statusnya sebagai istri Kenzo Dayson maka Alesya tidak akan bisa menekan Jenny dan Agnes tadi. Dan tidak akan bisa dengan mudah membawa Abibah keluar dari rumah itu.


"Benarkah?"


Kenzo tidak percaya dengan yang katakan Alesya. Karena Kenzo tahu betul keluarga itu sangat membenci Alesya terutama Jenny dan Agnes. Karena bagaimanapun Kenzo dan asisten nya pernah cukup lama tinggal di kediaman Diningrat. Dan Kenzo tidak lah buta dan tuli sehingga tidak melihat dan mendengar gosip yang beredar di rumah itu.


"Teruslah menyembunyikan nya Alesya! Aku akan menunggu kau sendiri yang mengatakannya pada ku." Gumam Kenzo dalam hati.


"Lalu apakah mereka mengizinkan mu membawa Abibah untuk tinggal bersama kita?" Tanya Kenzo.

__ADS_1


"Ya.. Ya tentu saja. Mereka tahu Abibah adalah pengasuh ku. Sehingga mereka dengan senang hati membiarkan Abibah pergi dengan ku." Alesya kembali berbohong dan hanya ditanggapi Kenzo dengan senyuman.


"Aku mandi dulu. Sebentar lagi kita akan malam. Minta Abibah untuk ikut makan malam dengan kita." Ujar Kenzo dan meninggalkan Alesya.


"Huft!! Dia sudah seperti suami sungguhan mengajukan banyak pertanyaan seperti itu." gumam Alesya pelan.


Ketika Kenzo dan keluarganya makan malam dengan tenang dan damai, di kediaman Diningrat Agnes tengah merengek kepada ibunya agar memikirkan cara untuk mencelakai Alesya.


"Aku tidak akan pernah rela dia bersama dengan Kenzo bu!!!" Rengek Agnes.


"Aku akan memisahkan mereka. Kalau perlu aku akan mencelakai mereka." Tukas Agnes.


"Mencelakai mereka? maksud mu kau berencana mencelakai Alesya dan Kenzo?" Jenny kaget dengan ide gila anaknya.


"Tentu saja bukan Kenzo, bu?! tapi Alesya dan putra nya." Agnes tersenyum licik.


"Kalau Kenzo kehilangan putranya maka tidak ada lagi pengikat antara Kenzo dan Alesya." Sambung Agnes.


"Kau kira mudah mendekati mereka??" Gumam Jenny.


"Itulah mengapa aku datang pada mu ibu!!" Agnes kembali merengek.


"Aku sudah meminta orang mengikuti nya tadi. Dan dia selalu di antar oleh Kenzo dan di jemput oleh supir. Bagaimana cara membuat dia tidak berada di bawah pengawasan Kenzo??" Agnes berpikir keras.


"Sulit Agnez!! Kenzo pasti sangat menjaga keselamatan putra nya." Ujar Jenny mematahkan pemikiran gila Agnez.


"Kalau begitu kita jangan mulai dari putra nya. Kita mulai saja dari Alesya. Kita buat hubungan Alesya dan Kenzo hancur." Sebut Jenny.


"Bagaimana cara nya?" Agnes mendekat pada ibunya.


Jenny pun membisikan sesuatu ke telinga Agnez.


"Benar juga. Kalau dulu berhasil maka kali ini pasti tidak akan gagal" Gumam Agnez.


Mereka pun mulai merencanakan segala sesuatu nya untuk mencelakai Alesya.


###

__ADS_1


Keesokan paginya Agnes muncul di kediaman Kenzo dan Alesya.


"Tuan, nona Agnes ingin bertemu." Lapor salah seorang pelayan Kenzo.


"Suruh dia tunggu. Katakan aku dan istri ku sedang sarapan." Jawab Kenzo seakan tidak peduli.


Sebenarnya Kenzo ingin melihat reaksi Alesya terhadap perlakuan nya pada Agnez.


Tapi sayang Alesya yang memang tidak mood berjumpa Agnez pagi itu hanya diam saja.


Sebuah senyuman terbit di sudut bibir


"Ada apa ini Alesya? apa kau lelah bermain peran?" gumam Kenzo dalam hati.


Alesya tetap makan dengan tenang.


Agnes yang sudah tidak sabar menunggu akhirnya menerobos masuk ke ruang makan.


"Kakak ipar ku sayang mengapa kau tega membiarkan ku menunggu begitu lama?" Agnez menghampiri Kenzo dan bergayut manja di sana.


"Lepaskan tangan mu." Ujar Kenzo dengan wajah dinginnya.


"Bukankah aku meminta mu untuk menunggu. Kenapa kau malah masuk kesini?" Kenzo terlihat kesal karena Agnes berani melanggar perintah nya.


" Aku kesini hanya untuk memberitahu mu dan Alesya bahwa ayah dan ibu mengadakan pesta untuk kalian. " Ujar Agnes.


"Bagaimana pun Alesya adalah putri keluarga Diningrat. Dan dia sudah menikah dengan mu jadi kami sebagai keluarganya juga merasa perlu mengadakan pesta untuk pernikahan kalian. Datang lah ke hotel ini. Kami sudah menyiapkan sebuah kamar untuk kalian. Pesta ini akan diadakan dua hari jadi kita akan menginap disana."Sambung Agnez.


"Dan kau bocah kecil, kau juga boleh ikut. Walaupun aku tidak yakin kau adalah putra Kenzo." Seru Agnez pada Skala yang tetap cuek mendengar perkataan Agnez.


"Jaga mulut mu Agnez!!!" Terdengar Kenzo sangat marah ketika Agnez merendahkan Skala. "Dia putra ku. Darah daging ku.Kau jangan asal bicara." Kenzo menatap Agnez dengan tatapan membunuhnya.


"Baiklah.Terserah dia benar putra mu atau bukan, aku hanya ingin menyampaikan pesan ayah dan ibu.. Ingat kau menikahi putri keluarga Diningrat. Jadi jangan sampai kau berpikir untuk tidak datang tuan Dayson. Pesta ini tidak akan seru tanpa kehadiran kalian berdua sebagai bintangnya." Ujar Agnes penuh penekanan lalu pergi dari kediaman Kenzo.


"Apa yang mereka rencanakan kali ini dengan mengadakan pesta untuk ku dan Kenzo?" Pikir Alesya dalam.


###

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya cintooo...


__ADS_2