Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 44#Ujian cinta#11


__ADS_3

“andai waktu bisa di ulang Marcus...” Agnes menghentikan perkataannya dan menarik nafas dalam kemudian dengan tangannya yang gemetar menghapus air matanya. “andaikan waktu bisa kembali di ulang, maka aku -aku pasti akan menghargai ketulusan yang Alesya berikan pada ku sebagai seorang saudari.” Agnes menutup mukanya dengan kedua tangannya, air mata yang telah dihapusnya tadi kini malah meluncur lebih banyak dari sebelumnya. Semua perbuatan jahatnya pada Alesya otomatis mengflash back dalam ingatannya, membuat hatinya sungguh penuh dengan penyesalan.


“Aku tidak tahu apa yang telah kau lakukan pada Alesya di masa lalu Agnes. Dan aku juga tidak akan meminta mu untuk menceritakan hal itu. Karena setiap orang pasti punya masa lalu nya masing-masing." Marcus menghela nafasnya pelan.


"Tapi yang pasti, waktu tidak akan pernah bisa di ulang kembali. Bahkan sekeras apapun kau berusaha untuk mewujudkan hal itu.” Jelas Marcus pada Agnes. Sungguh sebuah penjelasan yang terdengar sangat dewasa walaupun sebenarnya Marcus sendiri berharap bahwa tuhan mau memberikan sebuah kesempatan pada nya untuk pergi ke masa lalu agar dia bisa mencegah kecelakaan yang telah merubah hidupnya dan Kenzo.


Agnes masih menangis, bahkan kini tangisnya semakin dalam. Bukan karena dia menangisi ayahnya yang telah meninggal ataupun ibunya yang telah resmi menjadi buronan, melainkan menangisi semua perbuatan jahat yang pernah dia lakukan pada Alesya.

__ADS_1


“tapi yang pasti saat ini kau masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan mu di masa lalu itu. Temui lah Alesya dan katakan pada nya bahwa kau sangat menyesal dengan semua perbuatan mu di masa lalu dan kau ingin meminta maaf pada nya untuk semua kesalahan mu dimasa lalu itu. Aku yakin Alesya pasti akan memaafkan mu jika kau melakukannya dengan setulus hati mu.”


Agnes terlihat menggeleng walaupun masih menutupi wajahnya.


“dosa ku terlalu besar pada nya Marcus. Bahkan jika aku menceritakan semua kejahatan ku pada Alesya ke diri mu, aku yakin kau pun akan membenci ku.” Ungkap Agnes sambil mencoba menahan tangisnya.


“Tidak ada manusia yang tidak berdosa di dunia ini Agnes. Bahkan sebaik apa pun diri seorang manusia, dia tidak akan terlepas dari namanya dosa. Hanya saja bukan itu yang menjadi permasalahan nya. Melainkan keinginan untuk merubah segala hal yang salah dan menjadikan nya sesuatu yang lebih baik ke depannya itu lah yang menjadi bentuk pertobatan untuk semua kesalahan yang telah dilakukan.” Terang Marcus. Dia tahu Agnes saat ini dalam rasa penyesalan yang teramat dalam. Marcus takut rasa penyesalan nya ini malah akan menghambat proses kesembuhan nya.

__ADS_1


“kau orang yang sangat baik Marcus. Aku akan selalu berdoa untuk kebaikan mu walaupun aku tidak terlalu yakin kalau doa-doa ku akan di dengar oleh tuhan.” Ucap Agnes sambil tersenyum. "tapi aku tetap dengan tulus akan berdoa untuk mu."


“Dan jangan lupa berdoa untuk diri mu sendiri.” Ujar Marcus, tulus.


"tentu saja.. tentu saja aku akan berdoa untuk diri ku." jawab Agnes.


"aku akan berdoa agar tuhan mau mengampuni dosa yang telah aku lakukan pada Alesya. Dan aki juga akan berdoa Alesya bersedia memaafkan semua kesalahan ku." gumam Agnes dalam hati.

__ADS_1


**bersambung...


"lanjut atau sambung besok aja?


__ADS_2