
Marcus melihat ada kegusaran di wajah tuan Puji dapat menebak bahwa tuan Puji pasti menyembunyikan sesuatu. Dan Marcus yakin hal itu pasti berkaitan dengan alasan dibalik pingsannya salah satu istri tuan Puji.
“Suami ku...!” Mona terus mendesak suaminya yang terlihat masih bimbang antara harus memanggil dokter dengan resiko yang sangat besar atau nanti malah berujung berurusan dengan polisi seandainya terjadi hal yang buruk pada Agnez misalnya Agnez meninggal.
“Suami ku!!!!” Mona mendesak kembali tuan Puji dan membuat laki-laki malah menjadi marah sebab ia sendiri dalam keadaan yang kalut.
“Bisakah kau membiarkan ku berpikir sejenak!!” Bentak tuan Puji pada Mona, istrinya.
“Maaf tuan Puji, kalau keadaanya sangat mendesak dan tidak mungkin untuk mendatangkan dokter dalam waktu sekejap maka mungkin kau bisa mengizinkan aku untuk memeriksa keadaan istri mu.” Tawar Marcus.
Hal ini bukan sembarangan Marcus katakan. Sebab dahulu dia memang pernah menjadi mahasiswa kedokteran hanya saja setelah ia menyelesaikan kuliah nya dia malah mengikuti jejak ayah dan kakak laki-lakinya menjadi pebisnis.
__ADS_1
Tuan Puji melihat bingung pada Marcus. Dari pancaran matanya terlihat sekali dia ingin bertanya pada Marcus apakah Marcus memiliki background medis hingga berani menawarkan diri seperti itu.
“hahaha.. kau tenang saja tuan Puji. Aku dulu berkuliah di kedokteran dan bisnis manajemen di waktu yang bersamaan. Menjadi dokter adalah cita-cita yang ditumpangkan oleh mendiang kakak laki-laki ku sedangkan menjadi pebisnis adalah keinginan ku sebab aku suka dunia kerja ayah dan kakak laki-laki ku.” Terang Marcus.
Setelah mendapat penjelasan dari Marcus maka wajah tuan Puji baru terlihat tidak begitu tegang seperti tadi tapi tuan Puji tidak langsung menyetujui penawaran Marcus. Walaupun tadi mereka merasa sangat cocok ketika berbicara tentang planning bisnis mereka tapi bagaimana pun tuan Puji dan Marcus baru saja terkenal hari ini dan itu pun belum penuh dua puluh empat jam. Dapatkan tuan Marcus mempercayakan rahasia besar keluarga nya pada laki-laki yang baru saja ia kenal ini? Bagaimana kalau laki-laki ini mengambil manfaat dari seluruh hal yang ia temukan setelah masuk lebih dalam ke dalam urusan internal rumah tangga tuan Puji.
“Kau tidak perlu khawatir tuan Puji. Aku akan menutup rapat mulu ku. Dan aku bisa yakinkan pada mu bahwa hingga saat ini aku selalu menjaga semua janji ku.” Ujar Marcus yang akhirnya menenangkan hati dan pikiran cemas tuan Puji.
Diantara semua istri tuan Puji, hanya Mona sendirilah yang tidak memiliki motif atau niat untuk menyingkirkan istri -istri tuan Puji lainnya. Bahkan selama meniikah dengan tuan Puji, hidup Mona bebas dari intrik sikut menyikut yang dilakukan oleh para istri tuan Puji terutama Jasmin.
Berbicara tentang Jasmin.. kira-kira dimana wanita itu berada?
__ADS_1
“heeeemm.. kalau begitu aku mohon bantuan mu tuan Marcus untuk memeriksa kondisi istri muda ku itu. Tapi aku sungguh berharap kau tidak membuat hubungan kita runtuh dengan menyebar luaskan hal ini ke publik.”
“percaya lah pada saya tuan Puji.” Jawab Marcus mencoba meyakinkan tuan Puji. Toh tidak ada keuntungannya bagi Marcus untuk menyerahkan info rumah tangga tuan Puji ke situs lambeh turah.
“baiklah kalau begitu tuan Marcus. Mari ikut dengan saya ke lantai atas.” Ajak tuan Puji sambil berjalan lebih dulu guna memberikan arah pada Marcus.
Mereka bertiga pun naik ke atas dan menuju kamar Agnez yang berada di ujung lorong koridor yang ada di lantai atas.
### masih ada satu up lagi guy... dan untuk kamu-kamuh
tetap semangat untuk vote ya dikarya otor 🤣
__ADS_1