
" Jalan buntu Ska!" Seru Daffa.
"Kau benar Daffa." jawab Skala pelan.
"Sebaiknya kita mencari tempat bersembunyi saja."saran Skala selanjutnya.
Saat Skala dan Daffa sedang fokus mencari tempat bersembunyi tiba-tiba sebuah tangan menarik mereka berdua masuk ke dalam rumah itu.
Kedua bocah itu kaget ketika ada orang asing tiba-tiba menarik tangan mereka. Hampir saja mereka berteriak secara berjamaah tapi untungnya orang yang menarik tangan mereka langsung memanggil Skala dengan sebutan tuan muda.
"Tuan muda Ska...kami orang - orang nya tuan Kenzo." ujar salah seorang dari mereka.
"Tenanglah tuan muda. Kau dan teman mu aman sekarang." Kata nya.
Skala dan Daffa saling melihat kemudian mereka pun sama-sama mengangguk tanpa mereka percaya apa yang baru saja dikatakan oleh orang itu.
"Bagaimana kalian bisa ada disini?" tanya Skala heran.
Tuan bisa tanya kan itu nanti ke tuan Kenzo. Yang penting saat ini, kita bersembunyi saja di rumah ini terlebih dahulu. Tuan Jack ada di salah satu rumah di ujung sana. Dan kita akan ke sana lewat pintu belakang setelah para penjahat itu pergi tuan muda." jelas pria itu.
"Baiklah, aku paham paman." ujar Skala, dan langsung menarik tangan Daffa menuju salah satu jendela rumah itu.
__ADS_1
"apa kau berpikiran sama dengan ku Daffa?" ujar Ska sambil menyingkap sedikit gorden di dekatnya.
"Apa kau sedang memikirkan keselamatan Rama juga?!" tanya Daffa dengan suara pelan.
"Berarti kita memang memikirkan hal yang sama Daffa." Jawab Skala.
"Aku rasa tidak aman bagi Rama berada di rumah itu bersama pria yang dikatakan nya sebagai ayahnya itu." Ujar Daffa.
"Aku malah ragu kalau itu adalah ayahnya Rama, jangan-jangan itu bukan ayah nya. Sebab mana ada ayah sekasar itu."Ungkap Skala
"Kau benar." Daffa mengiyakan perkataan Skala.
"Ska, kita harus bisa mengeluarkan Rama dari rumah itu. Aku takut Rama kenapa-kenapa di sana." Lanjut Daffa, terdengar khawatir.
Kedua bocah itu pun terus mengintai situasi di sekitaran rumah Rama. Mereka ingin menyelamatkan sahabat mereka hanya saja mereka belum tahu apa yang bisa mereka lakukan.
☘️☘️☘️
"Jack...! Dimana Skala dan Daffa?" tanya Kenzo yang datang bersama Reza, ayah nya Daffa
Sebelum Kenzo sampai ke TKP, Kenzo sempat menelpon Reza dan menceritakan apa yang sedang terjadi.
__ADS_1
Reza yang mendengar hal itu pun langsung datang bersama Dimas, paman nya Skala serta beberapa bodyguard keluarga Kusuma dan Rajasa.
"Mereka sudah bersama dengan orang -orang kita tuan Kenzo di rumah yang berjarak kurang lebih 500 meter dari sini." Jawab Jack.
"Mereka sudah aman sekarang." Ujar Kenzo pada Reza dan Dimas.
"Syukurlah kalau begitu. Lalu apa rencana mu selanjutnya Kenzo Dayson?" Tanya Reza.
"Kalau mereka tidak menyerang maka aku lah yang akan menyerang mereka terlebih dahulu." Ujar Kenzo.
"Aku setuju dengan mu tuan Dayson, tidak ada guna nya menunggu terlalu lama saat kita saudah tahu dimana posisi musuh berada." dukung Dimas.
"Benar." Jawab Kenzo.
"Jack, segera kirim anak buah kita untuk menyusup ke rumah itu." perintah Kenzo.
"Tidak semudah itu tuan Kenz, pertama disini terlalu banyak rumah warga. Melakukan baku tembak di sini akan menyebabkan warga terluka. Dan yang kedua, orang-orang nyonya Jenny saat ini tersebar di hampir seluruh kompleks ini. Aku bahkan tidak tahu di mana saja posisi mereka." Jelas Jack.
"Jack benar Kenzo,kalau kau menyerang mereka secara terbuka maka akan sangat berbahaya bagi warga yang tinggal disini. Kecuali kau bisa melumpuhkan satu persatu orang-orang wanita itu. Tapi seperti yang dikatakan oleh Jack, sulit untuk menentukan posisi mereka bersembunyi saat ini." Ujar Reza.
"Aku rasa aku ada cara untuk mengatasi hal ini."Seru Kenzo.
__ADS_1
***bersambung ☺️