Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 4 #Rival baru dan Pernikahan #3


__ADS_3

"Ska.. cepat habiskan sarapan mu" Perintah Alesya, pada Skala yang dari tadi memakan sarapannya sambil membaca berita di iphonenya.


Alesya melihat ke arah putranya yang tidak menghiraukan perkataannya. "Ska!!" Alesya melotot ke arah Skala.


"Ya, mom!"


"Cepat, Ska. Udah hampir jam 6.30!"


"Kenapa buru-buru sekali, mom! Aku sedang membaca berita ekonomi." Ska dengan meletakan enggan meletakan ponselnya. Lalu meminum susunya.


"Ska kau itu masih anak-anak, seharusnya yang lihat itu Spongebob, dora, boboboy... bukannya berita ekonomi!" Cemooh Alesya. Dia sungguh-sungguh heran dengan kelakuan putranya


Ska memalingkan wajahnya dengan malas, " Aku ini pewaris keluarga Rodio, mom! Aku harus bisa mengenal ekonomi lebih baik dari pada mengenal bayangan ku sendiri." Ska turun dari kursinya.


"I am done, mom! Come on!"


Alesya melihat Ska yang sudah turun dari kursinya dengan sepotong roti di tangannya. Alesya juga melihat susu di atas meja sudah habis diminum anak itu. "Ok.Kita berangkat sekarang."


Alesya dan Skala pun berangkat. Alesya mengantar Skala ke sekolahnya. Setelah memastikan anak itu masuk ke kelasnya, Alesya melanjutkan perjalanannya ke perusahaan Dayson.


"Selamat Siang, nona!" Sapa Alesya pada salah satu staff HRD.


"Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?"


"Perkenalkan, saya Alesya Diningrat! Saya menerima ini tadi malam. Dan diminta untuk melapor ke bagian HDR pagi ini." Ucap Alesya, dan memperlihatkan email yang ia terima tadi malam.


"Silahkan melapor ke bagian tenaga kerja di pintu sebelah kiri." Tunjuk wanita itu pada sebuah ruangan di sebelah kirinya.


"Terima kasih nona." Alesya beranjak dari tempat itu menuju ruangan yang telah di tunjukan oleh sk wanita tadi.


Setelah 30 menit berada di ruangan tersebut, akhirnya Alesya diantarkan ke lantai 15,untuk bertemu dengan sekretaris pribadi direktur untuk membicarakan job description nya.


"Silahkan masuk nona, tuan Jack sudah menunggu anda di dalam." Ucap pria yang mengantar nya ke lantai 15.


"Permisi.. "Ucap Alesya, sambil membuka pintu ruangan.


" Masuk dan duduklah" Ucap Jack. Lalu duduk di kursinya.


"Nona Alesya Diningrat?" Tanyanya, sambil tersenyum.


"Ya tuan." Jawab Alesya dengan tenang, duduk di hadapan Jack.

__ADS_1


"Hemm, apa kamu mengingat ku?"Tanya Jack, menatap wanita cantik di depannya.


Alesya tampak mengerutkan kening nya. Ia mencoba mengingat-ingat laki-laki di hadapannya.


" Maaf tuan. Tapi saya tidak ingat." Ucap Alesya, sungkan.


"Aku sungguh kecewa, kau tidak mengingatku." Jack memasang wajah kecewa. "Bagaimana kalau ku berikan petunjuk, Stasiun kereta api? Sembilan tahun yang lalu?" Jack menatap intens wajah Alesya, berharap wanita itu mengingat kejadian tersebut.


"Aaaaa!!!" Alesya menutup mulut nya, matanya membesar melihat ke arah Jack." Tuan, kau...?" Alesya sungguh tidak percaya, ia berjumpa kembali dengan salah satu pria yang telah menolong nya kabut sembilan tahun yang lalu.


" Maafkan aku, tuan. Aku benar-benar tidak mengenali mu!" timpal Alesya cepat.


"Hahaha... tidak apa-apa! Aku hanya senang dapat bertemu lagi dengan mu. Bagaimana kabar mu sekarang? Kenapa kau kembali ke kota ini? Bukankah sembilan tahun lalu kau bersusah payah untuk lari dari kota ini?" Jack menopangkan dagunya pada kedua tangannya yang berada di atas meja. Dia menunggu jawaban dari wanita yang sembilan tahun lalu memohon padanya dan tuan Kenzo untuk mengantarkannya ke stasiun kereta api.


"Hemm.. kabar ku baik." Alesya terlihat berpikir, "Aku rindu saja dengan kota ini sehingga aku memutuskan untuk kembali." Jawabnya, bohong.


"Apakah kau sudah menemui keluarga mu? Mungkin kau tidak memperhatikan ku kemaren tapi aku ada di ruangan ketika kau wawancara. Aku sungguh terkejut ketika aku menyadari telah menolong putri tertua tuan Ronald untuk melarikan diri." Ungkap Jack, masih melihat intens pada Alesya.


"Heem..,Aku belum kembali kesana. Aku perlu memantapkan mental ku terlebih dahulu sebelum menemui kedua orang tua.. Tapi aku yakin, nona Agnes yang kau tahu adalah adik ku pasti sudah mengabari seluruh keluarga tentang kepulangan ku." Alesya terlihat tenang menjelaskan semuanya kepada Jack.


"Aku tidak berhak mencampuri urusan mu, nona Alesya. Baiklah, mari ku antarkan ke meja mu sekaligus akan ku perkenalkan kau dengan direktur perusahaan ini." Jack berdiri, dan mengajak Alesya keluar. "Ayo!".


" Baik tuan.".


"Ini meja mu, nona Alesya." Tunjuk Jack, pada sebuah meja tidak jauh dari pintu ruangan tuan Kenzo. "Dan itu adalah ruang direktur. Mari kita ke dalam. Akan ku perkenalkan kau pada pak bos.Kau pasti akan terkejut melihat bagaimana tuhan mengatur takdir pertemuan kita." Jack terlihat tersenyum mendengar ucapan nya sendiri.


"Tok.. tok.. tok.. " Jack. mengetuk pintu ruangan tuan Kenzo.


"Masuk." Terdengar suara tuan Kenzo dari dalam ruangan.


Jack dan Alesya pun masuk ke ruangan tersebut.


Alesya menatap pria dan wanita yang sedang duduk di sofa di ruang tersebut. "Dia lagi!" Guman Alesya dalam hati ketika melihat Agnes. " Apakah pria itu adalah direktur perusahaan ini?" pikir Alesya. "T****unggu dulu... bukan kah dia???" Alesya terkejut setelah memperhatikan wajah pria itu. "Bodohnya aku! Kalau si Jack adalah pria ku yang menolong delapan tahun lalu, tentu saja tuan Kenzo adalah bosnya!" Alesya merutuki kebodohannya tidak mengenali sosok Kenzo.


Padahal dia sering mendengar informan nya bercerita tentang pria yang dikejar-kejar oleh Agnes. Tapi karena terlalu berfokus pada dendamnya pada Agnes, Alesya tidak tertarik melihat wajah pria itu. Dan taraaa.....!!! ternyata orang yang ingin dia usik ialah orang yang pernah menolongnya. Alesya menjadi bingung harus bertindak apa. Rencana nya jadi kacau balau kalau begini.


" Kakak!!" Agnes terkejut melihat ternyata sekretaris baru Kenzo adalah Alesya. Tadi Kenzo memang bercerita kalau dia sudah memutuskan siapa yang menjadi sekretaris nya. Karena penasaran, Agnes sengaja mencari alasan berlama-lama di ruangan Kenzo agar ia tahu seperti apa sekretaris yang Kenzo pilih.


"Hi.. Agnes!?" Sapa Alesya, pelan. Seperti rencana awalnya, Alesya akan memerankan tokoh wanita berhati baik dan tidak menaruh dendam apapun pada Agnes dan keluarga nya. Dengan begitu dia bisa menghancurkan mereka dari dalam.


"Tuan, ini nona Alesya. Dia akan menjadi sekretaris mu mulai hari ini." Ucap Jack.

__ADS_1


"Hemm.. "Jawab Kenzo, melihat ke arah Agnes, lalu ke arah Alesya.


" Agnes sepertinya tidak menyukai wanita ini. Namun kenapa wanita ini terlihat biasa saja. Bukankah seharusnya dia menatap benci kepada Agnes!" Pikir Kenzo.


"Kenzo! apa kau yang meminta kakakku sebagai sekretaris mu!" Protes Agnes, menatap Kenzo kesal.


Kenzo hanya melirik Agnes. "Apa haknya mempertanyakan keputusan ku." Gumam Kenzo, dalam hati.


"Kau tahu dia adalah wanita yang membuat keributan di mansion kami ketika hari kedatangan mu! Dia masih harus mempertanggungjawabkan kelakuannya sembilan tahun lalu kepada keluarga kami. Aku tidak menjamin ayah ku akan membiarkan nya bekerja. Heh.. mungkin saja dia akan dipasung oleh ayah ku!" Agnes melihat Alesya dengan penuh kebencian.


Alesya hanya diam. Tidak memberikan respon apapun atas semua yang dikatakan oleh Agnes.


"Kenapa wanita ini hanya diam! Apa yang dia rencana kan?" Pikir Kenzo.


"Kenzo!!" Seru Agnes.


"Kalian semua keluar!" Perintah Kenzo. "Alesya, kau tetap disini."Menatap ke arah Alesya.


"Kenzo!!!" Agnes tidak terima Kenzo memintanya keluar.


"Nona Agnes, mari!" Jack meminta Agnes untuk keluar bersamanya.


"Alesya! kami menunggu mu di rumah!" Agnes berkata dengan kesal. Dan keluar dari ruangan itu.


Kini hanya tinggal Alesya dan Kenzo.


Alesya masih diam, tidak berkata apapun. Ia berpikir apa yang akan dilakukan Kenzo pada nya? Akankah Kenzo memecatnya sesuai dengan permintaan Agnes? Atau Kenzo akan membiarkannya bekerja sebagai sekretaris nya.


Alesya benar-benar ingin tahu apa yang akan Kenzo putuskan.


***bersambung...


...(***..... ***)...


...Maafkan otor yang telat update ya.....


...sebagai gantinya.. malam ini otor akan up dua......


...ᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤ...


...Jangan lupa untuk support otor selalu ya......

__ADS_1


...dengan cara like, komen dan vote......


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2