Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 45#Perjodohan#3


__ADS_3

“Apa.. ? kau sudah menemukan pendonor untuk mata Dyana?” Seru Marcus senang. “Baiklah. Aku akan segera ke rumah sakit.” Ucap Marcus. “terima kasih Arya.” Lalu Marcus pun menutup telpon itu.


“Ada apa grand pa? Apa sudah ada pendonor untuk mata grand ma?” tebak Skala dari pembicaraan satu arah yang baru saja di dengarnya tadi.


“Benar Ska.. Sebaiknya aku harus mengecek langsung kebenaran kabar ini ke rumah sakit. Ayo kita sampaikan kabar ini pada daddy mu. Dia pasti akan sangat senang.” Marcus pun langsung menarik tangan Skala agar mereka dapat segera pergi ke kamar Kenzo.


***


“Daddy!!!” Seru Skala begitu masuk kamar.


“wah! Ada apa ini?” Ujar Kenzo yang heran melihat paman nya dan putra nya seperti baru saja habis berlari.


“Biar aku saja yang menyampaikannya Ska...” sebut Marcus.


“Tidak.. biar aku saja yang menyampaikan kabar ini pada dadyy.” Tolak Skala. Dia ingin dia lah orang yang menyampaikan kabar ini pada kedua orang tuanya.


“Sebaiknya yang tua mengalah.” Ucap Alesya ikut campur.


“hahaha.. baiklah. Kalau memang faktor usia itu menjadi salah satu syarat mutlak dalam azas demokratis saat ini.” Timpal Marcus asal bicara.

__ADS_1


“nah.. coba tenang lah dulu Ska. Setelah itu kau baru dapat mengatakan pada ku apa yang ingin katakan pada ku.” Seru Kenzo pada putranya.


“Daddy.. tadi pihak rumah sakit menelpon grand pa dan mengatakan bahwa mereka sudah memiliki pendonor yang tepat untuk grand ma.” Ucap Skala dengan mata berbinar binar.


“benar kah Ska?” tanya Kenzo pada Skala. “benar kah paman?” Ulangnya kembali bertanya pada Marcus untuk memastikan perkataan Skala barusan.


“ benar Kenz! Barusan pihak rumah sakit menelpon ku.” Jawab Marcus dengan raut muka bahagia yang tidak dapat disembunyikan.


“Kalau begitu ayo kita ke rumah sakit sekarang.” Ajak Kenzo yang sudah tidak sabaran itu. Dia ingin buru-buru sampai ke rumah sakit saat ini.


“Kau, Alesya dan Skala tinggal saja. Biar aku sendiri yang pergi. Lagi pula kondisi kalian tidak terlalu baik jika harus wara wiri mengurusi ini. Biar diri ku sendiri yang mengurusi hal ini.” Tegas Marcus.


“aku pun merasa sangat sehat paman. Bahkan aku tidak pernah merasa sesehat hari ini sebelumnya.” Ujar Alesya.


“Dan aku sudah pasti sangat sehat Uncle!” ungkap Skala tidak mau tertinggal untuk eksis.


Marcus menatap mereka semua. “baiklah kalau itu memang keinginan kalian. Maka kita akan pergi bersama ke rumah sakit.” Marcus terpaksa mengizinkan mereka semua untuk ikut. Padahal kalau Marcus bisa pergi sendirian maka dia bisa singgah sebentar untuk menjenguk Agnes di rumah sakit itu.


“Apa tidak sebaiknya setelah dari rumah sakit kita langsung pulang? bibi pasti akan sangat senang jika mengetahui kabar ini.” Saran Alesya.

__ADS_1


“Bagaimana paman?” tanya Kenzo pada Marcus.


“kenapa kau malah bertanya pada ku Kenzo? Bukankah diri mu lah yang membuat kami berada disini. Kalau kau kembali ke rumah mu, maka kami semua pasti akan ikut dengan mu.” Sindir Marcus.


“Astaga mengapa kau menjelaskannya serinci itu paman?” Ujar Kenzo pada Marcus.


“Hahaha.. ya sudah kita pulang saja setelah dari rumah sakit nanti. Aku sungguh tidak sabar menyampaikan kabar ini pada Dyana.”Ucap Kenzo.


“kau masih saja belum berubah Kenzo.. masih saja memanggil Dyana itu dengan nama saja. Sudah jelas-jelas dia itu adalah bibi mu, mau sampai kapan kau akan memanggilnya dengan sebutan nama seperti itu.hah?” Marcus memang tidak habis pikir mengapa keponakan nya ini susah sekali untuk diajari, jangan memanggil bibinya dengan sebutan nama saja.


“Sampai kau menikahi nya dan menjadikannya sebagai istrimu. Maka aku tidak akan pernah berani memanggilnya hanya dengan nama nya saja.


Marcus sampai salah tingkah mendengar perkataan keponakannya itu. Hingga dia keluar begitu saja dari kamar Kenzo tanpa berkata satu patah pun.


****bersambung


😎😎😎


*jangan lupa untuk selalu komen untuk meninggalkan jejak.. *biar kalau karya ini tamat bisa jadi bahan refleksi bagi otor. Terima kasih * dan jangan lupa untuk like dan Vote nya.

__ADS_1


__ADS_2