
Jenny berusaha untuk tenang, Dia melangkah sambil menatap suami nya yang saat ini juga sedang menatap dingin pada nya.
“ada apa kau mencari ku sayang?” ujar jenny seakan-akan tidak tahu apa-apa.
“Apa kau masih akan berpura-pura pada ku Jenny!!!” Ronald langsung berteriak dengan keras begitu mendengar perkataan Jenny.
Jenny kontan terkejut. Seumur hidup ini baru pertama kali nya ia mendengar Ronald berteriak begitu keras pada nya,
Bram yang tadi nya ada di dalam ruangan itu pun langsung memutuskan untuk keluar ruangan itu sebab ia tidak mau menyaksikan topan badai itu secara live.
“Ak-aaku tidak mengerti apa yang kau bicara kan sayang!!” jenny mencoba mendekat kearah Ronald namun sayang Ronald malah memintanya untuk menjauh.
__ADS_1
“Berhenti!! Berhenti disana!!” Pinta Ronald dengan suara dinginnya. “tetap berada di tempa mu!!!” Perintah Ronald yang secara ajaib membuat langkah kaki Jenny berhenti.
Ronald menarik nafas dalam dan mengambil kertas-kertas yang berserakan di atas mejanya. Lalu dibawa nya kertas itu ke Jenny dan langsung memberikan ke tangan Jenny. “ aku ingin kau menjelaskan semua hal ini pada ku!!!” Ujar Ronald dengan mata yang sudah memerah karena menahan amarah.
Tangan Jenny langsung gemetar begitu semua kertas itu ada ditangannya. Saat ini dia bukan hanya takut tapi dia juga sedih sebab suaminya tidak percaya pada nya.
“Jelaskan pada ku Jenny!!!!” Ronald berteriak dengan sangat jelas.
Andaikan ruangan tidak kedap suara, pasti semua orang yang berada di lantai yang sama dapat mendengar teriakanya yang memekakkan telinga itu.
“Aku bersumpah pada mu sayang!! Aku sendiri juga tidak tahu mengapa semuanya seperti ini!!” Ujar Jenny sambil menangis. “Aku rela bersumpah demi apapun sayang!! Ini bukan perbuatan ku!! Pasti ada seseorang yang sengaja menjebak ku!!” Ujar Jenny.
__ADS_1
“Apa?? Menjebak mu!!” kau katakan ada seseorang yang denan sengaja ingin menjebak mu. Kalau benar kau merasa begitu maka katakan pada ku siapa di perusahaan ini yang memiliki keberanian untuk menjebak mu Jenny!!!!” ucap Ronald kasar.
“aku tidak tahu!! Yang aku tahu aku tidak melakukan hal itu dan aku bisa membuktikannya.” Ujar Jenny.
“Membuktikan?? Memangnya apa lagi yang bisa kau buktikan! Sudah jelas-jelas nama mu tertera jelas di laporan itu.!!” Ronald semakin marah pada Jenny sebab terus berkilah dan tidak mau mengakui kesalahannya.
“kau bisa memeriksa rekening bank itu sayang!! Kalau memang yang berada dibalik semua ini adalah diri ku maka pasti akan ada bukti-bukti catatan transaksi uang itu masuk ke rekening ku!” jelas Jenny dengan sangat mantap. Dia yakin Ronald tidak akan pernah bisa menemukan catatan-catatan bukti transaksi itu sebab dia memang tidak pernah melakukannya. Jenny bahkan sempat berpikir bahwa orang yang menjebaknya ini sangat bodoh!!
“ini maksud mu!!” Seru Ronald sambil melemparkan bukti transaksi uang masuk dan keluar dari akun bank Jenny tepat ke muka Jenny.
“Baca dengan teliti!! Dan jelaskan mengapa ada uang yang masuk ke akun mu pada hari yang sama dengan hari uang keluar dari kas perusahaan dalam jumlah besar!!! Jangan katakan kau tidak tahu kalau uang-uang itu masuk ke akun bank mu Jenny!!! Aku mohon!! Aku mohon berhentilah berbohong!! Sebab tidak ada yang lebih mengenal kebusukan mu selain diri ku!!” Ucap Ronald penuh amarah.
__ADS_1
**bersambung..
ayoo.. mana komen nya...