Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 43#satu Frekuensi#3


__ADS_3

“Maaf kan saya tuan Kenzo. Tapi semua yang dikatakan oleh nona ini benar adanya.” Jawab Jack pasrah. “Nyonya Jenny berhasil lolos karena ulah heroik say yang tidak pada tempatnya.” Jack sengaja menggunakan sindiran yang diberikan oleh Monica padanya. Biar wanita itu puas sekalian, pikir Jack.


“hahahhaah.. Alesya apakah kau tidak merasa lucu melihat kedua orang ini?” Tiba-tiba Kenzo tertawa. Bukankah seharusnya dia memarahi Jack atau setidaknya mengomeli Jack karena telah begitu lalai hari ini. Tapi kenapa Kenzo malah tertawa.


“kau benar sekali sayang! Lihatlah wajah mereka berdua!! Entah mengapa aku melihat sebuah kecocokan pada diri mereka berdua!” tambah Alesya yang seakan-akan satu frekwensi dengan suaminya.


Jack dan Monica yang duduk bersebelahan pun akhirnya saling pandang. Mereka heran atas respon yang Aleysa dan Kenzo berikan. Bisa-bisa nya Alesya dan Kenzo malah menertawai mereka.


“Tidak semua hal yang kita rencanakan itu akan berjalan sesuai rencana kita, benarkan sayang?” Kenzo menarik pinggang Alesya sehingga Alesya menjadi sangat dekat duduknya pada Kanzo.


“Kenz!!” Seru Alesya sebab ia malu pada Monica yang sedang duduk di kursi depan. Kalau pada Jack, Alesya sudah tidak merasa sungkan lagi, karena hampir setiap saat Jack pasti melihat perlakuan mesra Kenzo pada nya.


“tapi perkataan ku benar kan sayang?” Ujar Knezo pada Alesya yang saat ini sedang menatap Kenzo sambil menyipitkan matanya.


“Perkataan mu memang benar tuan Dayson,” ucap Alesya pada Kenzo,”tapi tangan mu yang usil tidak tahu tempat ini yang tidak benar.” Lanjut Alesya sambil berbisik.


Alih-alih menjarak dari Alesya, Kenzo malah mempererat pegangan tangannya di pinggang Alesya. Dia benar-benar tidak peduli dengan keberadaan orang lain disana.


Alesya pun hanya bisa menghela nafas pelan sambil masih menyipitkan mata pada suaminya itu. Alesya sadar semakin dia melarang Kenzo untuk melakukannya maka Kenzo bisa semakin nekat. Bisa-bisa Kenzo malah akan menaikan Alesya ke pangkuan Kenzo.


“Jadi aku tidak marah pada mu Jack. Kau tenang saja.” Ujar Kenzo kemudian.

__ADS_1


“Selama kau bekerja pada ku kau selalu memberikan yang terbaik untuk ku. Jadi kalau kali ini kau belum sempurna dalam menjalankan tugas mu, aku akan mengganggap hal itu sebagai pertanda kau benar adalah manusia biasa. Hahaha..” ungkap Kenzo sambil tertawa.


“tuan! saya sungguh minta maaf atas semua kejadian hari ini. saya berjanji saya akan menangkap nyonya Jenny dengan tangan saya sendiri.” Ujar Jack, sambil menyetir.


“aku percaya kau akan melakukan itu Jack. Tapi ada satu yang menjadi pikiran ku sedari tadi. Apakah kau sedang ada masalah hari ini Jack? sedari pagi aku melihat kau tidak fokus.” Tanya Kenzo pada Jack. Dia memang merasa ada yang berbeda pada diri asistennya hari ini.


“Tidak tuan Kenz! Semuanya baik-baik saja.” Jawab Jack, yakin. Dia memang benar-benar tidak ada masalah apapun. Mungkin hanya sedikit capek saja yang membuat nya tidak fokus hari ini.


“heem.. aku rasa aku tahu apa permasalahan Jack sayang?” sebuah senyum jahil muncul di wajah cantik itu.


“benarkah? Kalau begitu menurut mu apa yang menjadi masalah dari asisten ku hari ini?”


“aku benar kan sayang? Aku tidak pernah melihat asisten mu ini pergi berkencan dengan wanita mana pun? Apa jangan-jangan kau sebagai bos yang membuat nya terus bekerja sehingga ia lupa untuk pergi berkencan?? Come on Kenz!! Jack pasti punya keinginan untuk berkencan dengan seseorang.” Ungkap Alesya, membuat Jack semakin malu.


“Siap tidak nyonya Alesya!! Saya tidak pernah berpikir tentang hal-hal seperti itu.” Jawab Jack cepat, membuat Alesaya dan Kenzo saling pandang.


“Kau sungguh bos yang buruk tuan Dayson!!” Alesya menyipitkan matanya memandang suaminya itu.”lihat lah karena mu Jack membuang jauh-jauh keinginannya untuk berkencan.”sambung Alesya.


“Jack aku perintahkan kau untuk cuti besok pagi. Dan pergunakan cuti mu itu untuk berkencan! Semua hal itu harus kau laporkan pada ku lusa!” perintah Kenzo.


“Tapi tuan! Saya –“

__ADS_1


“Tidak ada saya-sayaan Jack! itu perintah.” Ujar Kenzo sambil mengedipkan mata pada Alesya. Memanglah kelakukan suami istri ini.


“Tapi saya kan tidak punya pacar!” Ujar Jack, dengan nada lemah dan pasrah.


“kenapa kau tidak mengajak Monica saja?” Seru Alesya tiba-tiba. Entah dari mana dia mendapatkan ide gila itu.


Monica yang mendengar nama nya disebut kontan menjadi menolak dengan memberikan isyarat tangan.”kenapa harus aku?”ujarnya kemudian.


“benar!! Ajak Monica Jack! anggap saja sebagai permintaan maaf mu karena membuatnya punya pengalaman di borgol dan di giring ke kantor polisi!” Kenzo kembali menatap mata istrinya, entah mengapa saat ini dia merasa apa yang ada dipikirannya sama dengan apa yang ada di dalam pikiran Alesya.


Jack dan Monica saling tatap. Mereka tidak mengomentari apapun lagi. Karena percuma saja mereka menolak perintah Kenzo dan Alesya, Kenzo dan Alesya akan tetap memaksa mereka untuk pergi kencan esok hari.


“sepertinya mereka sudah setuju sayang.” Ujar Alesya pada Kenzo.


“syukurlah kalau begitu. Jadi kita berdua tidak perlu untuk memaksa mereka untuk pergi berkencan! Mereka pergi atas kehendak mereka sendiri!” Ungkap Kenzo seenaknya.


Jack dan Monica yang mendengar ucapan Kenzo, otomatis melihat ke arah Kenzo dari kaca spion depan dengan tatapan tidak percaya!


“bisa-bisanya tuan Kenzo mengatakan hal itu tidak ada paksaan dari nya!” Gumam Jack dan Monica bersamaan dalam hati mereka masing-masing.


**bersambung..

__ADS_1


__ADS_2