
Kenzo bergegas keluar dari ruangannya. “Jack, apa Dio juga menelpon mu?” ujar Kenzo sambil berjalan dengan langkah cepat ke arah lift.
“iya tuan, Kapten Dio juga menelpon saya.” Jawab Jack, yang berusaha menyamai langkah kaki Kenzo.
“Tuan, apa nyonya Alesya sudah tahu tentang kabar ini?” tanya Jack pada Kenzo.
Pertanyaan Jack langsung menghentikan langkah kaki Kenzo. Bisa-bisa Kenzo lupa pada Alesya. Ini semua karena Kenzo terlalu terkejut mendengar kabar kematian Ronald, membuatnya hanya berfokus untuk segera pergi ke kantor polisi untuk mencek langsung apa yang terjadi sebenarnya.
Kenzo mengeluarkan ponselnya ingin menelpon Alesya. Tapi Kenzo terlihat ragu. Setelah berpikir sesaat, Kenzo memutuskan untuk tidak menelpon Alesya. Dia malah menelpon anak buahnya untuk menjaga Alesya dari jarak jauh.
"buka mata kalian lebar-lebar! dan perhatikan semua gerak gerik yang mencurigakan di sekitar istri ku." ujar Kenzo pada salah seorang bodyguard nya melalui telpon.
"kenapa tidak jadi menelpon nyonya Alesya tuan?"Tanya Jack pada Kenzo ketika Kenzo sudah mengakhiri panggilan telponnya dengan bodyguard nya.
“kemungkinan besar Alesya pasti sudah tahu. Kalau tidak dari kapten Dio, Alesya pasti mendapatkan informasi ini dari orang-orannya. Jadi aku rasa aku tidak perlu menelponnya lagi. ” Jelas Kenzo, lalu lanjut berjalan kearah pintu lift yang tinggal beberapa langkah di depannya.
"apa tidak sebaiknya nyonya Alesya di rumah saja tuan? akan sangat berbahaya jika ia ada di luar rumah. ” tanya Jack.
__ADS_1
“Tidak Jack! akan lebih baik jika Alesya berada di depan mata ku. Lagi pula ku sudah meminta orang-orang kita untuk berjaga di sekitar Alesya.” Tebak Kenzo.
“baiklah kalau begitu tuan.” Jawab Jack.
Pintu lift itu pun terbuka, Jack dan Kenzo lalu masuk ke dalam lift khusus direktur itu.
“apa kau sudah mendapatkan informasi rinci mengenai kematian Ronald?” Tanya Kenzo pada asistennya itu.
“belum tuan. Mungkin saat ini otopsi baru saja di mulai, kita akan mendengarkan semua hasil nya nanti.”Jelas Jack.
Kenzo melihat sekilas pada Jack lalu kembali melihat lurus ke arah depan.”Aku tidak percaya ada perkelahian biasa di dalam sel yang dapat membuat seseorang kehilangan nyawanya. Ini pasti ada sesuatu yang lebih dari itu.” Tukas Kenzo. Dia merasa kalau Jenny ada sangkut pautnya dengan hal ini.
“jangan-jangan tuan curiga kalau ini adalah perbuatan nyonya Jenny? Tapi apa mungkin dia tega untuk membunuh suami nya sendiri?” Berbeda dengan Kenzo, Jack malah sangsi kalau Jenny sanggup untuk membunuh laki-laki yang telah hidup bersamanya bertahun-tahun. Apalagi mereka juga mempunyai seorang anak. Apa yang akan Agnez pikirkan kalau dia mendengar bahwa ibu nya membunuh ayahnya sendiri.
“Jack! Dunia ini tidak seindah yang kau pikirkan. Diluar sana ada banyak kasus serupa yang terjadi. Istri membunuh suaminya atau suami yang membunuh istrinya. Bahkan ada kasus anak yang membunuh orang tuanya dan orang tua yang membunuh anaknya. Dunia ini sudah berada di luar jalur nya Jack. Jadi kalau memang benar hal ini didalangi oleh Jenny maka aku sama sekali tidak terkejut. Apalagi kita sama-sama tahu seperti apa kepribadian ibu nya Agnez itu.” Jelas Kenzo panjang kali lebar.
Jack hanya diam mendengar penjelasan dari Kenzo. Jack yang selalu ikut kemana pun Kenzo pergi selalu melihat banyak kejadian ini dan itu. Hanya saja pembunuhan anggota keluarga oleh anggota keluarga lainnya, ia tidak pernah menjumpai hal demikian.
__ADS_1
Pintu lift pun terbuka, kini Kenzo dan Jack sudah sampai di parkiran mobil.
“silahkan tuan.” Jack pun membukakan pintu dan mempersilahkan Kenzo untuk masuk ke dalam mobil. Alih-alih masuk ke pintu yang telah dibukan oleh Jack, Kenzo malah membuka pintunya sendiri dan duduk di depan,di sebelah Jack.
“tumben tuan Kenzo duduk di depan.” Seru Jack dalam hati.
“Jack!! apakah kau masih akan lama berdiri disana”tegur Kenzo sebab Jack malah masih berdiri di samping pintu yang dibukanya.
“maaf tuan!!” Jack segera menutup pintu itu dan langsung masuk ke dalam mobil.
Jack mengemudikan mobil mewah berwarna hitam itu ke luar area perusahaan. Jack sudah tahu kalau jam-jam segini arus lalu lintas akan sangat padat. Itulah mengapa ia sengaja membawa Kenzo ke jalur-jalur yang tidak biasanya mereka lalui.
Kenzo tentu saja sudah tahu maksud Jack membawa mobil mereka ke jalur-jalur seperti itu. Selama tidak melanggar peraturan lalu lintas, Kenzo tidak keberatan dengan hal yang dilakukan oleh Jack.
Saat sedang asik memandang ke arah luar jendela mobil, tiba-tiba..
**bersambung...
__ADS_1