Perjuangan Cinta Mr. Arrogant

Perjuangan Cinta Mr. Arrogant
BAB 30#Aksi Kenzo#4


__ADS_3

“Baca dengan teliti!! Dan jelaskan mengapa ada uang yang masuk ke akun mu pada hari yang sama dengan hari uang keluar dari kas perusahaan dalam jumlah besar!!! Jangan katakan kau tidak tahu kalau uang-uang itu masuk ke akun bank mu Jenny!!! Aku mohon!! Aku mohon berhentilah berbohong!! Sebab tidak ada yang lebih mengenal kebusukan mu selain diri ku!!” Ucap Ronald penuh amarah.


Jenny memungut kertas-kertas yang bertebaran di lantai. Matanya langsung terbelalak melihat catatan transaksi yang ada di kertas itu. “Ba-bagaimana mungkin?” ucap Jenny, terkejut hingga terduduk di lantai dengan lemas.


“ba-bagaimana mungkin transaksi-transaksi ini ada di akun ku!!” Tangan Jenny bergetar memeriksa kertas itu satu persatu.


“Sa-saya-ng...!!A-aku sungguh ti-dak melakukannya!!” Ujar Jenny terbata-bata. Dirinya benar-benar merasa shock.


“kalau kau tidak pernah melakukannya, maka bagaimana caranya catatan transaksi itu tertulis disana!!” Seru Ronald, marah.


Ronald merampas kertas-kertas yang dipegang oleh Jenny secara kasar.”Lihat!!! lihat!!!!!” Ronald menunjukan salah satu bukti transaksi di akun Bank milik Jenny itu. “kau lihat tanggal ini!!!! Ini transaksi sebulan lalu!!” Ujar Ronald, dengan suara yang sudah tidak dapat Jenny kenali lagi.


“apa menurut mu transaksi ini bisa muncul secara ajaib malam tadi di akun mu Jenny!!!! Heei!! Kau lihat ini Jenny,lihat!!!” Ronald mencengkram kasar dagu Jenny dan menariknya kearah kertas yang ia pegang. “katakan pada ku siapa yang harus aku percayai, kau atau data real dari bank ini!!!” Ronald melepaskan tangannya secara kasar hingga Jenny terhempas ke belakang.


Jenny hanya terdiam. Bukan karena dia bersalah tapi karena dia terkejut bagaimana data-data itu secara ajaib bisa ada di akunnya.


“Apa kau tahu apa yang sudah kau lakukan ini Jenny!! Kau sudah membuat perusahaan rugi besar!!! Kita bahkan terancam pailit karena kerakusan mu!!!!” Ronald berdiri dan melemparkan kertas-kertas itu kembali ke wajah Jenny.


“Lihat ini Jenny! Kau kemana kan semua uang ini!!”Ronald kembali berjongkok dan mengambil selembar kertas yang baru saja ia buang. “Siapa orang ini Jenny!! Katakan pada ku kemana kau kirim semua uang itu!!!!!” ujar Ronald sambil menunjuk nomor rekening anonim, yang tertera sebagai penerima aliran dana dari rekening Jenny.


“Sumpah aku tidak tahu Ronald!!” Ujar Jenny sambil menangis. “kalau kau memang tidak percaya pada ku, kau cek saja siapa penerima itu!!”


“kau tidak perlu mengajari ku!! Aku sudah melakukan hal itu. Dan kita akan segera tahu, kepada siapa kau mengirim kan semua uang itu!!” Ronald menarik nafasnya kasar. Kemarahan sungguh sudah sampai di ubun-ubunnya. Bagaimana bisa wanita yang sudah mengabiskan puluhan tahun hidup bersama nya menusuknya dari belakang seperti ini. Ronald sungguh tidak tahu harus melakukan apa pada Jenny. Andaikan ia turutkan amarahnya pasti dia akan membunuh Jenny saat ini juga.


“Tapi aku sungguh tidak melakukan nya!! Aku berani bersumpah atas nama anak ku Agnez!! Aku tidak melakukan semua itu Ronald! Seseorang pasti sedang menjebak ku!!” Ujar Jenny sambil merangkak dan menyentuh kaki Ronald yang berdiri tidak jauh dari nya.

__ADS_1


“anak mu?? Cih!! Kau dan anak mu sama saja!! Kalian berdua sudah berkomplot untuk mencuri dana perusahaan! Sekarang katakan di mana anak mu Agnez? Kau pasti sudah memerintahkan dia untuk kabur bersama semua uang itu bukan??? Lalu kau berpura-pura dia menghilang. Aku tidak bodoh jenny!! Aku sangat mengenal diri mu luar dalam!!” Seru Ronald sambil menjambak rambut Jenny. Kini dia benar-benar merasa jijik pada Jenny.


“Aku dan Agnez tidak terlibat dalam hal ini Ronald. Dan Agnez, dia benar-benar sudah menghilang!!!” jawab Jenny sambil menatap Ronald dengan tatapan yang penuh dengan air mata.


“heh!! Kau kira aku akan percaya dengan semua perkataan mu itu!! Ku beri kau waktu 24 jam untuk mengembalikan dana itu ke rekening perusahaan. Lakukan itu sebelum para pemegang saham dan para investor mendengar semua kekacauan ini!! Ingat waktu mu hanya 24 jam Jenny!! Kalau tidak, bersiap-siaplah menerima akibatnya.” Ronald menepis tangan Jenny yang memegang kaki nya dan berjalan menuju meja kerjanya.


Ronald mengambil ponselnya dan menelpon sang assisten yang sedang menunggu di luar ruang Ronald. “bawa wanita sampah ini keluar dari ruangan ku!!!” perintah Ronald pada asistennya.


Ronald pun menutup panggilan itu dan membalikan kursinya membelakangi Jenny lalu berkata, “jangan kau tunjukkan muka mu pada ku lagi sebelum kau membawa kembali semua uang-uang itu.”


Bram pun masuk dan memegang kedua bahu Jenny,”mari nyonya kita keluar.” Ujar Bram yang masih terdengar ramah.


“Lepaskan tangan mu!!” jenny menepis tangan Bram yang memegang kedua bahunya. “aku masih bisa berdiri sendiri.” Ujar Jenny dengan wajah yang sudah sangat berantakan.


“akan aku bukti kalau aku tidak bersalah Ronald. Aku akan bukti semua itu pada mu!!!” Seru Jenny dan langsung berjalan menuju pintu.


Bram mengantarkan Jenny sampai keluar ruangan Ronald lalu ia pun kembali menemui bos nya itu.


“Sudah kau periksa aku bank milik putri ku?” tanya Ronald pada Bram.


“Sudah tuan.” Jawab Ronald, sambil masih berdiri menatap Ronald yang membelakanginya.


“Dan hasil nya?” Kini Ronald membalikkan kursi itu sambil menatap tajam pada Bram, menunggu penjelasan dari sang asisten.


Bram menarik nafas panjang dan melihat Ronald. Kemudian Bram mengeluarkan ponselnya dan memberikannya pada Ronald. “Ini tuan.” Ujarnya, dan memperlihatkan data yang baru saja di kirimkan oleh orang kepercayaannya terkait aku bank milik Agnez.

__ADS_1


“mereka benar-benar sudah berkomplot untuk membodohi ku!!” seru Ronald.


“Tapi ada yang sedikit aneh tuan.” Ujar Bram.


“apa maksud mu Bram? Hal aneh apa?” tanya Ronald, kalut. Tidak sanggup untuk berpikir kalau ada yang lebih aneh dari semua hal ini.


Bram berjongkok dan memilih-milih kertas yang berserakan di lantai.


“coba perhatikan ini tuan!!” ujar Bram sambil menunjuk pada akun bank penerima dana dari akun bank Jenny.


Ronald pun melihat ke arah yang ditunjukan Ronald. Dan dia tidak merasa ada yang aneh dengan hal itu. Dari tadi dia juga sudah melihat nomor rekening anonim itu.


“memangnya kenapa?”


“Tuan, sekarang coba kau lihat ini.” Ujar Bram. “bukan kah nomor rekening ini juga sama dengan nomor rekening yang ada di dalam transaksi pengeluaran dari akun nona Agnez?” lanjut Bram.


“memang nya kenapa kalau mereka mengirim semua uang itu ke nomor rekening yang sama! kau jangan membuat aku sakit kepala Bram!!!” Seru Ronald.


“apa tuan tidak merasa janggal!! Kalau memang semua dana itu dikirim ke satu nomor yang sama, bukankah itu artinya ada orang lain selain nyonya jenny dan nona Agnez yang terlibat hal ini??”ungkap Bram.


“kau benar Bram!! Itu artinya ada orang lain yang terlibat!!!”


***bersambung..


kira-kira apa yang terjadi berikutnya ya...

__ADS_1


ayoo vote untuk otor donk zeyeng.... 😘


__ADS_2