
“Kenz,..” sapa Alesya pada Kenzo begitu Kenzo masuk ke kamarnya mereka.
“apakah bibi sudah menceritakan semuanya pada mu sayang?” Kenzo mendekat ke arah sofa dimana Alesya sedang duduk sambil membaca email perusahaannya.
“Ya, bibi tadi sudah cerita siapa itu Mai pada ku sekilas.” Jawab Alesya sambil meletakan ponselnya sebab ia ingin mendengarkan dengan serius penjelasan dari Kenzo tentang siapa Mai sebenarnya.
“Apa kau masih ingin mendengar siapa Mai sebenarnya dari ku nyonya Dayson?” Kenzo tersenyum pada Alesya yang sepertinya sudah mempersiapkan dirinya menjadi pendengar setia kali ini.
“Heem.. menurut mu apakah salah jika aku sebagai seorang istri ingin mengetahui segala hal tentang wanita yang terang-terangan ingin merebut suami ku?” Ucap Alesya sambil melipat tangannya.
“tidak ada yang salah sayang.. aku hanya berpikir sejak kapan kau mulai merasa takut kehilangan diri ku Alesya?” Ucap Kenzo lembut sambil menatap Alesya penuh cinta. Dia bahagia sebab wanita yang ada di hadapannya ini benar-benar telah mencintai dirinya.
Wajah Alesya langsung merah merona mendengar perkataan Kenzo yang begitu lembut itu. Setelah sekian lama bersama Kenzo tentu saja Alesya tahu kalau suaminya adalah seorang pujangga yang pintar mengatur ritme perkataannya yang mampu membuat wanita ketar ketir hatinya. walaupun jika kata-kata itu didengar orang lain misalnya saja oleh Jack pasti akan terdengar biasa -biasa saja.
“Dasar!! Aku bertanya pada mu serius tuan Kenzo Dayson! Bisa-bisa nya kau malah menggoda ku seperti itu!!!” Sungut Alesya sambil memegangi pipinya bergantian.
Kenzo pun berpindah duduk ke samping Alesya yang masih memegangi pipinya.
“Hei! kenapa pipi mu memerah seperti ini?" Ucap Kenzo sambil menarik tangan Alesya. Pura-pura tidak tahu penyebab pipi istrinya itu berubah warna seperti itu.
“Jika kau yang menanyakan hal itu pada ku, maka aku akan langsung menjawabnya dengan cepat. Aku mulai takut kehilangan diri mu sejak pertama kali kita bertemu setelah kita terpisah bertahun-tahun lamanya. Aku sungguh tidak bisa hidup tanpa diri mu Alesya Dayson.” Kenzo pun menarik Alesya dalam pelukannya.
“aku juga sangat takut kehilangan mu Mr. Arrogant!” Seru Alesya pelan.
“kau ingin tahu siapa Mai kan?” Kenzo menarik Alesya dari pelukannya dan melihat istrinya itu mengangguk pelan.
“Mai adalah teman ku ketika aku duduk di bangku sekolah menengah. Waktu itu dia belum tinggal di Australia. Dia baru tinggal di Australia setelah ayahnya menikah dengan ibu dari bibi Dyana. Jadi singkat nya kami tinggal di kota yang sama.” Kenzo memulai cerita nya mengenai Mai.
__ADS_1
“Mai adalah gadis yang pintar dan ceria.” Kenzo melanjutkan ceritanya. “Dia adalah anak tunggal dari keluarga Romano. “Ayah nya adalah seorang yang berkebangsaan Italia dan ibu nya adalah orang Indonesia. Dia sangat dimanjakan di dalam keluarga nya. Terlebih setelah ibunya meninggal
Tapi menurut ku itu sangat wajar, ayahnya tidak ingin Mai kekurangan rasa kasih sayang setelah meninggalnya sang ibu.” Kenzo diam sesaat untuk menarik nafas sambil mengingat-ingat semua hal yang pernah Mai ceritakan padanya.
“Wah tuan Dayson! Sepertinya kau sangat mengenal nona yang satu itu!” sindir Alesya sebab dari semua penjelasan Kenzo barusan, kesan pertama yang Alesya tangkap adalah Kenzo sangat dekat dengan Mailani.
“apa kau cemburu nyonya Dayson!!!” Ucap Kenzo sambil mencubit hidup Alesya, gemas.
“Ish!! Lepaskan tangan mu!!”Alesya langsung menarik tangan Kenzo yang nangkring di hidungnya. Terbersit rasa cemburu di dalam hati Alesya setelah mendengar cerita Kenzo barusan.
“kau sangat menggemaskan ketika cemburu seperti ini nyonya Dayson!!” Kenzo menyandarkan dirinya di lengan sofa lalu melipat tangannya dan tersenyum pada Alesya.
“Heem.. jika suatu saat kau cemburu karena aku dekat dengan seseorang maka aku akan mengembalikan semua perkataan mu ini pada mu!!”ujar Alesya dengan wajah cemberut nya. “kau menggemaskan sekali ketika cemburu ini seperti ini tuan Dayson!!” Alesya mengulang kata-kata Kenzo dengan nada mengejek.
“jadi kau ingin membuat ku cemburu?” Kenzo menatap tajam ke arah Alesya. Baru mendengar ocehan Alesya seperti itu saja Kenzo sudah merasa panas. Apalagi kalau benar kelak ada laki-laki yang berani mendekati istrinya itu. Kenzo tidak bisa membayangkan apa yang mungkin akan dia lakukan.
“Aku tidak akan membiarkan ada satu laki-laki pun yang dekat pada mu!!” Seru nya marah. Mood Kenzo langsung berubah total karena celotehan Alesya tadi.
“ kau sungguh sesuatu Kenz!!” Seru Alesya dalam hati. “kau tidak ingin melihat ada laki-laki lain yang dekat dengan ku tapi tidakkah diri mu sadar bahwa diri mu sendiri adalah magnet untuk setiap wanita yang ada disekitar mu?”Ujar Alesya dalam hati
Sedari awal dia memutuskan untuk membuka hatinya pada Kenzo, Alesya sangat sadar akan banyak wanita yang akan mencoba menggoyahkan hubungan nya dengan Kenzo.
Alesya harus bisa menormalkan kembali suasana jika dia ingin tahu semua hal tentang Mai. Alesya melihat Kenzo yang masih moody itu.
“apakah kau tidak akan melanjutkan cerita mu tuan Dayson?” tanya Alesya, seakan-akan lupa kalau Kenzo dalam mode kesal.
Kenzo menarik nafas dalam. Wajahnya masih terlihat kesal. Lalu dia pun melihat ke arah Alesya dan berkata, ”berjanjilah pada ku, Alesya! Tidak akan ada satu pria pun yang akan berada didekat mu selain diri ku!!” dari suara Kenzo, Alesya tahu kalau Kenzo dalam mode serius saat ini.
__ADS_1
Alesya mengedipkan mata nya berkali-kali.
Tiba-tiba sebuah ide jahil muncul di benak Alesya.
“maaf aku tidak bisa berjanji seperti itu Kenz!!” jawab Alesya. Dia sengaja memasang wajah yang sama seriusnya dengan Kenzo saat ini. Dia tahu saat ini Kenzo pasti tidak dapat berpikir jernih seperti biasanya karena mood Kenzo yang sedang buruk.
Kenzo terkejut dengan jawaban yang diberikan oleh Alesya. Tadinya dia berpikir kalau Alesya akan memberikan jawaban seperti yang ada di dalam kepala Kenzo saat ini. Tapi ternyata sang istri malah berkata sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan yang Kenzo pikirkan.
Alesya yang melihat keterkejutan sekaligus kekecewaan di wajah Kenzo sebetulnya ingin tertawa. Tapi ditahannya. “bagaimana rasanya dikerjai oleh orang lain Kenz! Selama ini selalu aku yang menjadi objek keusilan mu.” Gumam Alesya dalam hati sambil masih mempertahankan wajah seriusnya.
“Alesya, apa maksud perkataan mu barusan? Apakah ada orang lain-“ Kenzo tidak melanjutkan kata-katanya. Untuk menanyakan apakah ada orang lain di hati Alesya selain dirinya saja sudah membuat Kenzo merasa sedih. Hatinya terasa sakit.
“Kenz! Maaf.. tapi di dalam hidup ku, kau bukanlah satu-satu nya laki-laki yang ada disisi ku. Masih ada Skala, ayah Rodio dan ayah Albert.” Sebut Alesya sambil menahan tawanya. "dan juga Jack?" ujar Alesya sambil tertawa.
“kau! Kau mengerjai ku ya Alesya Dayson!!” Kenzo langsung menggelitik Alesya yang duduk disebelahnya itu.
“Kenz!! Augh!! Ampun Kenz!!” teriak Alesya yang sudah benar-benar tidak tahan karena ulah Kenzo yang terus menggelitiknya tanpa ampun.
“Siapa suruh kau berani mengerjai ku!!” sebut Kenzo yang kini sudah menghentikan hukumannya pada Alesya dan memeluk wanita itu erat.
“Hanya aku yang boleh mengerjai mu. Kau tidak diperbolehkan nyonya Dayson! Apalagi mengerjai ku seperti tadi.” Kenzo memeluk erat ALesya dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Alesya. "kau hanya akan menjadi milik dan hanya akan selalu menjadi milik ku."
“benar-benar laki-laki egois!!” seru Alesya geram dan mengelus rambut Kenzo.
***bersambung..
nonton start up sambil makan kue talas..
__ADS_1
yang minta crazy up.. tangan nya mohon angkat ke atas... 🤭🤭🤭
#balas pantun otor di kolom komentar ye cintoo... 🍈🍈🍈🍈