I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (108)


__ADS_3

Samuel melihat Bianca yang tidak bisa tidur dia seperti ingin tidur bersama dengan Suster Zivanna.


" Bianca sayang, ini sudah jam berapa Nak. Waktu nya kamu untuk tidur sayaaaaang. Papa sudah sangat mengantuk sekali ini sayaaaaang."


Samuel sudah kebingungan dia sudah membaca kan tiga cerita dongeng untuk Bianca.


" Aku ingin tidur bersama dengan Suster Zivanna, pokoknya aku akan menunggu sampai Suster Zivanna datang."


Bianca tetap tidak mau tidur dan akhirnya Samuel pun terpaksa untuk menelephone Suster Zivanna.


Zivanna yang sedang bersiap-siap untuk pulang dia melihat ada panggilan video call dari Samuel.


" Astaga Pak Samuel, dia video call aku."


Zivanna pun langsung menerima panggilan telephone tersebut.


* Hallo Pak Samuel*


* Hallo Suster Zivanna, aku tidak bisa tidur. Aku ingin menunggu Suster Zivanna datang ke rumah. Aku takut Suster Zivanna yang lebih memilih untuk tidak pulang ke rumah, tidur di kantor*


* Astaga Suster Zivanna tidak mungkin tidur di kantor, Suster Zivanna pasti pulang sayaaaaang.*


* Benar yaa aku tunggu yaa*

__ADS_1


* Iya sekarang mau masuk ke dalam mobil, sudah dulu ya sayang*


Lollyta pun tersenyum manis kepada Zivanna.


" Kamu itu seperti bukan Suster untuk Bianca, tapi kamu itu seperti seorang Ibu untuk Bianca. Ibu yang selalu di tunggu-tunggu ketika dia sedang pergi, bahkan Bianca pun tidak bisa tidur bersama dengan Papa nya sendiri."


Zivanna pun memilih untuk langsung masuk ke dalam mobil dia ingin secepatnya sampai rumah.


Dan Lollyta pun menyalakan mesin mobil nya.


" Bu, jika aku memiliki perasaan terhadap lelaki yang umurnya jauh dari ku. Apakah ibu akan merestui hubungan ku,? walaupun mungkin aku bersama dengan seorang om-om."


Lollyta mengerti apa maksud dari pertanyaan Zivanna, lelaki yang dia maksud itu adalah Samuel.


" Ibu bahagia di saat kamu merasa bahagia, ini tidak akan memaksa kamu."


Zivanna pun merasa sangat mengantuk sekali dia pun sampai ketiduran di dalam mobil, Lollyta membiarkan Zivanna tertidur walaupun sebenarnya sebentar lagi dia yang akan segera sampai di rumah.


Lollyta memberhentikan mobilnya dia upload hasil pemotretan Zivanna di akun media sosial nya.


" Sangat sempurna sekali terimakasih banyak anak ku, kamu yang sudah membantu Ibu mu ini."


Lollyta menjalankan kembali mobil nya, dia pun masuk ke dalam dan membangun Zivanna.

__ADS_1


" Zivanna bangunlah, sudah sampai di rumah loh. Kita sudah di depan rumah, ayo bangun Nak."


Zivanna pun akhirnya terbangun dan pun langsung bersalaman dengan Ibu nya.


" Aku pulang dulu ya Bu, ibu hati-hati bawa mobil nya jangan ngebut-ngebut yaa."


Zivanna keluar dari mobil ibu nya dia pun merasa sedikit pusing.


Ketika Zivanna mau berjalan menuju ke kamar nya, dia melihat Bianca dan Papa nya yang ketiduran di sofa.


" Mereka sampai ketiduran seperti ini menunggu aku pulang, Bianca sampai tertidur pulas di pelukan Papa nya."


Zivanna tidak mungkin tidur sendirian di kamar dia pun memilih untuk tidur di sofa sebelah nya.


Zivanna ingin merasakan bagaimana rasanya tidur bersama dengan Bianca dan Samuel walaupun pisah sofa.


Tapi Zivanna memilih untuk mandi dan menghapus make up tebal di wajah nya, Zivanna terus saja tersenyum sampai akhirnya ketika yang mau bersiap untuk tidur bersama tapi ternyata Samuel yang sudah terbangun membuat gagal hayalan Zivanna.


" Suster Zivanna kamu sudah pulang, tapi akhirnya Bianca pun bisa tertidur pulas di sofa."


Seketika wajah Zivanna mendadak berubah dan dia pun kembali ke kamar karena Samuel yang membawa Bianca untuk tidur di kamar bersama dengan nya.


Zivanna merasa sangat menyesal sekali kenapa dia harus mandi segala kenapa tidak langsung tidur bersama saja.

__ADS_1


" Suster Zivanna, sukses selalu yaa. Kamu sangat hebat sekali bisa menggantikan posisi Maudy Larissa."


Seketika Zivanna pun langsung berpikir seperti nya Samuel yang masih mengagumi mantan istri nya itu.


__ADS_2