
Zivanna dan Samuel memilih meja yang baru dan Sakura kelihatan sangat gugup sekali tidak seperti biasanya, Samuel tidak mengerti dengan dirinya kenapa bisa seperti ini.
" Terimakasih banyak bunga mawar merah nya, sangat cantik sekali aku suka."
Samuel begitu sangat terpesona sekali melihat kecantikan Zivanna.
" Kamu sangat cantik sekali Zivanna, sekarang kamu banyak sekali perubahan nya."
Zivanna tersipu malu ketika mendengar perkataan Samuel kepada nya.
" Seperti ini hanya efek make up saja, aslinya seperti Zivanna yang dulu."
Zivanna ingin sekali bisa lebih dekat dengan Samuel dan dia juga seperti ingin membenarkan apakah perkataan tentang Samuel yang memiliki perasaan terhadap nya itu benar atau tidak.
" Pak Samuel, apakah anda percaya jika aku ini adalah perebutan suami orang. Seperti yang di katakan oleh mantan istri dengan mengambil foto kebersamaan saya, dengan Dokter Richard."
Samuel mencoba untuk berkata jujur kepada Zivanna.
" Aku tidak percaya walaupun dari foto tersebut kelihatan sangat nyata sekali jika itu bukan editan, tapi aku juga merasa jika sampai itu terjadi kamu pasti memiliki alasan yang kuat kenapa bisa melakukan nya."
Zivanna tersenyum manis kepada Samuel.
" Aku bukan wanita simpanan Dokter Richard, aku juga bukan wanita perebut Dokter Richard dari istri nya. Aku Zivanna Lollyta Lenoel, sekarang sedang mencari cinta yang sebenarnya."
Samuel begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar nama lengkap Zivanna yang ada Lollyta dan Lenoel.
" Dan aku berharap cinta yang sebenarnya itu adalah lelaki yang ada di hadapan ku sekarang."
Zivanna pun berdiri dari tempat duduk nya dan membawa bucket bunga mawar merah pemberian Samuel.
" I love you, CEO Tampan."
Zivanna mengambil makanan yang sudah di bungkus dia pun langsung pergi meninggalkan Samuel.
Samuel seketika langsung terdiam dan merasa tidak percaya dengan apa yang sudah di katakan oleh Zivanna di hadapan nya.
__ADS_1
" Zivanna mempunyai perasaan terhadap ku, dia mengatakan nya di depan ku tapi kenapa dia langsung pergi begitu saja."
Samuel mencoba untuk mengejar Zivanna tapi Zivanna yang sudah masuk ke dalam mobil nya.
" Jadi pertemuan ini adalah pertemuan di mana Zivanna yang mencoba untuk mengatakan perasaan hati nya kepada ku, astaga aku seperti anak muda saja."
Samuel menjadi salah tingkah dia pun memilih untuk pergi dari Restoran tersebut untuk kembali ke kantor nya.
Zivanna merasa sangat tenang sekali ketika akhirnya dia bisa mengatakan yang sebenarnya nya kepada Samuel.
" Akhirnya aku bisa mengatakan nya juga, perasaan ini yang sudah aku simpan dari dulu. Akhirnya aku bisa mengatakan semuanya di hadapan Pak Samuel, ahhhhh Zivanna semoga saja kamu mendapatkan balasan cinta dari nya."
Zivanna melihat banyak anak-anak jalanan yang sedang duduk di pinggir jalan.
" Seperti nya mereka merasa sangat lelah sekali yaa, ini sangat panas sekali kasihan sekali seperti nya mereka untuk belum makan."
Zivanna turun dari mobil nya dia pun langsung mengambil makanan dan minuman yang sudah di bungkus kan.
" Tadi aku minta untuk menambahkan minuman juga, kasihan mereka juga pasti merasa sangat kehausan sekali."
" Selamat siang anak-anak lihat Kakak bawa makanan dan minuman untuk kalian semua, di makan yaa."
Raut wajah yang begitu sangat bahagia sekali dan Zivanna pun merasa sangat senang.
" Terimakasih banyak Kakak cantik."
Semua anak-anak berterima kasih kepada Zivanna.
" Sama-sama sayang, sekarang Kakak pergi dulu yaa."
Handphone Zivanna yang terus menerus berdering.
* Hallo Bu*
* Zivanna cepat ke kantor yaa, sebenar lagi kamu sudah harus melakukan pemotretan*
__ADS_1
* Baiklah Bu, aku ke kantor sekarang*
Zivanna langsung masuk ke dalam mobil dia harus secepatnya sampai di kantor.
Ketika Zivanna menuju ke kantor, Samuel seperti masih bermimpi bisa bertemu dengan Zivanna dan Zivanna mengungkapkan perasaan nya.
" Baru kali ini ada wanita yang mengungkapkan perasaan hati kepada ku, Zivanna begitu sangat berani sekali."
Samuel tersenyum setiap mengingat nya, dia benar-benar seperti sedang bermimpi saja.
" Tapi apa yang harus aku jawabkan kepada Zivanna, apakah aku mencoba untuk menjalankan hubungan dengan Zivanna. Aku masih sangat trauma sekali, aku takut Zivanna yang masih muda dan cantik dia pergi meninggalkan ku demi lelaki lain."
Samuel akhirnya sampai di kantor nya, rasa macet yang tidak terasa di hati nya yang sedang berbunga-bunga.
Samuel turun dari mobil dia pun terlihat lebih segar tidak datar wajah, Samuel datang sangat telat sekali karena macet yang luar biasa.
Ketika masuk ke dalam ruangan nya dia melihat Mama nya yang mengantikan posisi nya, Mama yang mengerjakan semuanya karena mengetahui sebentar lagi akan ada rapat penting di kantor.
" Kamu sudah dari mana Samuel,? lama sekali kamu kembali ke kantor."
Sesilia berdiri dari kursi kerja Samuel dan berjalan menghampiri Samuel.
" Di jalan sangat macet sekali, ada perbaikan jalan."
Samuel duduk di kursi kerjanya.
" Kamu tidak sedang bertemu dengan seseorang,? untuk makan siang bersama."
Samuel menggelengkan kepalanya tapi dia tidak berani menatap wajah Mama nya.
" Oke baiklah, selamat bekerja kembali."
Sesilia keluar dari ruangan Samuel, dia melihat memang tidak ada yang aneh dengan Samuel.
Sesilia pun kembali masuk ke dalam ruangan nya, tapi matanya yang terus menerus memperhatikan Samuel.
__ADS_1