
Zivanna masih tidak menyadari jika Ibu nya yang akan membawa dia ke Dokter Specialis Kandungan.
Zivanna hanya berjalan santai saja sambil memainkan handphone nya, tapi perubahan wajah Zivanna terjadi ketika Ibu nya membawa nya ke Dokter Specialis Kandungan.
Zivanna langsung melirikan mata nya kepada Ibu nya.
" Astaga Ibu, ibu sedang hamil kah sekarang? Aku akan menjadi Kakak di saat aku yang sudah menikah ini."
Zivanna memegang tangan Ibu dia menatap wajah ibu nya, ternyata kejutan dari ibu adalah sebuah kehamilan.
" Stop Zivanna jangan membuat Ibu mu ini emosi dengan perkataan mu itu, sekarang lebih baik kamu duduk di sini bersama dengan Ibu dan menunggu panggilan masuk ke dalam."
Zivanna pun langsung terdiam dia memikirkan bagaimana mungkin ibu sekarang sedang hamil dan dia pun merasa jika sedang hamil juga.
Zivanna tidak bisa membayangkan bagaimana nanti nya anak mereka berdua seperti kembar.
Zivanna dan ibunya pun masuk ke dalam ruangan dan Dokter Specialis Kandungan melirik mata nya kepada Zivanna.
Karena dia sudah bisa menebak siapa yang akan di periksa.
" Silahkan Zivanna berbaring dan kita akan segera melakukan pemeriksaan yaa."
__ADS_1
Zivanna kelihatan seperti orang yang kebingungan.
" Zivanna, kamu tidak bisa merahasiakan jika kamu yang sedang hamil yaa. Sekarang cepat kamu harus segera di periksa yaa, jangan banyak bicara lagi. Bukan ibu yang hamil tapi kamu yaa Zivanna, ingat yaa Zivanna."
Zivanna pun tersipu malu-malu ketika mendengar perkataan ibu nya.
Dokter Spesialis Kandungan mulai memeriksa kandungan Zivanna.
" Usia kandungan sudah 7 Minggu yaa, harus di jaga makanan nya yaa dan jangan terlalu banyak beraktifitas yaa."
Zivanna merasa tidak menyangka jika dirinya akan menjadi seorang ibu.
" Baiklah Dokter saya mengerti."
" Ini akan menjadi kabar bahagia untuk Dokter Richard yaa, dia bisa mempunyai cucu pertama."
Lollyta tersenyum dan dia melihat Zivanna yang seperti sedih.
" Zivanna kenapa kamu kelihatan sedih bukan senang,? kamu mau jadi seorang ibu loh sekarang.*
Melihat tatapan mata Zivanna dia seperti belum siap untuk menjadi seorang ibu.
__ADS_1
" Apakah aku bisa menjadi seorang ibu,? Apakah aku bisa mengurus anak ku dengan sabar sedangkan sekarang yang aku rasakan sikap ku yang emosional sekali mudah marah mudah capek dan juga mudah sedih."
Lollyta mencoba untuk memberikan semangat untuk Zivanna.
" Kamu pasti bisa Zivanna, perusahaan sikap pada saat hamil itu sudah biasa yaa. Sekarang lebih baik kamu jangan diam seperti ini yaa, beritahukan kepada suami mu yaa."
Lollyta dan Zivanna keluar dari ruangan Dokter Specialis Kandungan dia pun memilih untuk pergi ke ruangan Ayah nya.
Zivanna yang seperti tidak mau jauh dari Ibu nya.
Lollyta mengetuk pintu ruangan Dokter Richard, dan mereka berdua pun langsung masuk ke dalam ruangan.
Dokter Richard merasa sangat terkejut sekali ketika melihat Zivanna dan Lollyta datang ke ruangan nya.
" Wah, ada apa yaa ini kalian berdua bisa datang ke sini yaa."
Zivanna tidak berani mengatakan kepada Ayah nya.
" Tadi kita berdua baru saja bertemu dengan Dokter Specialis Kandungan, dan ternyata Zivanna sekarang sedang mengandung usia kandungan 7 Minggu."
Dokter Richard begitu sangat bahagia sekali mendengar nya karena itu yang dia tunggu-tunggu dari pernikahan Zivanna dan Samuel.
__ADS_1
Akhirnya dia bisa mendapatkan cucu pertama sangat cepat sekali, padahal Dokter Richard sebelum nya sampai pernah memikirkan untuk menyuruh Zivanna untuk melakukan program kehamilan ke Rumah Sakit terbaik di luar negeri.