I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (69)


__ADS_3

Maudy memeriksa kan ke Rumah Sakit, dia tidak mau wajah nya sampai ada luka sedikitpun.


"Aku adalah Brand ambassador produk kecantikan, wajah ku harus halus mulus. Ini semua karena Zivanna, berani sekali di menampar ku."


Setelah selesai di obati Maudy tidak sengaja melihat Dokter Richard, dia pun menghampiri Dokter Richard dan mengambil lipstik yang ada di dalam tas nya.


"Dokter Richard,? wah kebetulan sekali yaa kita bertemu di sini."


Dokter Richard melihat wajah Maudy yang memar.


"Iya Bu Maudy, kenapa dengan wajah nya sampai memar seperti itu."


Maudy tidak mungkin mengatakan jika dia tampar oleh Zivanna, karena Zivanna adalah wanita simpanan Dokter Richard.


"Saya terbentur tembok tapi sudah di obati."


Dokter Richard memperhatikan luka tersebut, luka yang seperti bekas tamparan seseorang.


Maudy dan Dokter Richard duduk bersama dan mau melihat ada minuman di dekat Dokter Richard.


Maudy pun dengan sengaja dia menjatuhkan minuman tersebut dan membuat baju Dokter Richard basah.


"Astaga Dokter Richard maafkan saya, saya tidak bermaksud seperti ini."

__ADS_1


Tanpa banyak bicara Dokter Richard membuka jas putih nya dia pun pergi ke toilet dengan sangat cepat sekali Maudy memasukkan lipstik bekas dirinya ke jas putih Dokter Richard.


"Berhasil, semoga saja Lollyta yang menemukan lipstik tersebut."


Maudy langsung menghampiri Dokter Richard dia meminta maaf.


"Dokter Richard maafkan saya, jas putih pun menjadi basah."


Maudy benar-benar menunjukkan rasa bersalah nya kepada Dokter Richard.


"Sudahlah tidak apa-apa, semua bisa di cuci dan di gantikan yang baru di rumah."


Maudy masih saja menundukkan kepalanya.


Maudy memperhatikan Dokter Richard yang membawa jas putih tersebut.


"Lollyta tadi pagi kamu mendapatkan hadiah mewah dari suami kamu, tapi nanti malam atau pagi kamu menemukan sesuatu yang tidak pernah kamu duga."


Maudy memilih untuk pergi ke Apartemen nya. Dia harus tampil cantik kembali dia tidak mau di gantikan oleh orang lain.


Maudy sedikit bisa tersenyum dia mengendarai mobil tidak seperti sebelumnya, dia sangat santai sekali.


"Semoga Sebastian tidak ada di Apartemen, karena aku benar-benar ingin beristirahat."

__ADS_1


Maudy sudah merasa tidak nyaman dengan suaminya tapi dia yang sangat butuh dengan uang nya sehingga Maudy mau bertahan lama dengan Sebastian.


Maudy sampai di Apartemen nya ketika dia membuka pintu ternyata suami nya sudah ada untuk menunggu kedatangan nya.


"Aku menunggu mu dan aku sangat merindukan mu."


Sebastian menghampiri Maudy dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat luka yang ada di wajah Maudy.


"Kamu bertengkar dengan siapa Maudy,? luka sangat memar sekali seperti ini."


Sebastian mencoba untuk menyentuh nya tapi Maudy menepis tangan nya.


"Jangan di sentuh ini sangat sakit sekali, aku bertengkar dengan Zivanna. Suster yang merawat Bianca, dia menampar ku tapi di saat aku ingin melawan nya datang Samuel dan dia membela Zivanna."


Sebastian menghelakan nafas panjang nya mendengar cerita Maudy.


"Untuk apa kamu bertengkar dengan Suster Zivanna,? dia sudah baik menjaga Bianca seharusnya kamu senang Maudy. Anak mu di urus dengan baik oleh Suster Zivanna, bukan malah mengajak bertengkar seperti ini."


Maudy tidak terima suaminya mengatakan hal tersebut.


"Apakah kau menyukai Zivanna,? jadi kau lebih membela dia ?."


Maudy langsung pergi meninggalkan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2