
Keberangkatan Maudy dan Sebastian menuju ke Thailand, Maudy ingin menolak tapi dia tidak bisa.
Maudy pasti akan merindukan Bianca, sebelum pergi Maudy menulis pesan untuk Bianca.
* Bianca sayang baik-baik ya, Mama pergi ke Thailand dulu yaa. Mama tidak akan lama kok sayang, paling lama Minggu Mama pulang*
Setelah mengirimkan pesan kepada Bianca, Maudy dan Sebastian pun masuk ke dalam pesawat.
Sebastian tidak melihat wajah Maudy yang senang.
Bianca belum mengetahui pesan tersebut, Bianca yang sedang mandi sedangkan Suster Vina sedang membereskan tempat tidur milik Bianca.
Suster Vina melihat handphone Bianca, dia pun langsung mengambil nya dan melihat ada pesan masuk dari nomber yang tidak ada nama nya.
Karena merasa penasaran Suster Vina pun langsung membaca pesan tersebut.
" Oh ternyata dari Ibu Maudy, sekarang dia sedang berangkat ke Thailand."
Suster Vina merasa jika Maudy yang mau honeymoon bersama dengan suaminya.
" Bianca akan mempunyai adik dua, jika dia bilang Zivanna hamil agar Papa lebih sayang pada adik bayi nya. Lalu bagaimana dengan Mama Maudy juga yang memilih untuk hamil, itu tandanya dia yang sudah tidak sayang dengan Bianca."
Selesai mandi Suster Vina menyimpan kembali handphone Bianca pada tempat nya.
Suster Vina pun langsung meminta Bianca untuk memakai baju seragam dengan cepat.
" Suster Vina menunggu di meja makan yaa."
Suster Vina membawa tas Bianca.
Bianca dengan cepat menyisir rambut panjang nya tapi dia merasa fokus pada handphone nya.
Bianca memegang handphone dan ternyata ada pesan masuk dari Mama nya.
__ADS_1
" Pesan nya seperti nya sudah di baca oleh Suster Vina."
Bianca membawa kembali dan dia merasa sangat sedih sekali ketika membaca pesan tersebut.
" Jadi Mama pergi ke luar negeri hanya berdua saja, Mama kenapa tidak mengajak aku yaa."
Bianca merasa sangat sedih dis pun langsung melemparkan handphone ke atas kasur.
Bianca keluar kamar dia berlari menuju ke meja makan.
" Bianca, kenapa lagi kamu menangis sih."
Bianca tidak menjawab pertanyaan Omah nya.
" Mama Maudy yang membuat kamu menangis,? Coba ceritakan kepada Omah dan Suster Vina."
Bianca menggelengkan kepalanya dia pun langsung turun dari tempat duduk nya.
" Suster Vina, ayo kita berangkat."
Suster Vina mengetahui apa yang membuat Bianca sampai menangis.
" Mama Maudy pergi ke Thailand bersama dengan suaminya hanya berdua saja, di saat Mommy Zivanna dan Papa Samuel pergi ke luar kota hanya dalam waktu dua hari. Mama Maudy langsung bilang jika Mommy Zivanna yang tidak mau di ganggu."
Bianca langsung terdiam mendengar perkataan Suster Vina sambil menghapus air mata nya.
" Mama Maudy jauh jahat yaa, dia hanya pergi berdua saja dia tidak mau membawa kamu loh Maudy itu tandanya Mama Maudy itu hanya ingin membuat kamu benci dengan Mommy Zivanna."
Suster Vina mencoba untuk menjelaskan kepada Bianca agar dia tidak selalu menyalahkan Zivanna.
" Jangan selalu cepat terpengaruh oleh perkataan Mama mu yaa, tentang Mommy Zivanna."
Suster Vina berharap Bianca bisa mendengar perkataan nya.
__ADS_1
Dan akhirnya Bianca sampai di sekolah nya, Suster Vina seperti biasa dia menunggu Bianca di tempat biasa.
Ketika Suster Vina ingin membeli minuman, Suster Vina bertemu dengan wanita cantik yang sedang hamil.
Suster Vina memilih untuk mengantri di belakang Wanita hamil tersebut.
" Irana cepat kita harus langsung pulang, aku hawatir akan ada Felix yang melihat kamu yang lebih memilih untuk mempertahankan kandungan kamu."
Wanita hamil itu pun langsung berjalan cepat seperti sangat ketakutan sekali.
" Felix, mungkin begitu sangat banyak nama Felix di dunia ini dan tidak mungkin yang di maksud adalah Felix penggemar setia Zivanna."
Setelah mendapatkan yang di inginkan, suster Vina mengingat kembali perkataan wanita hamil tersebut.
" Wanita hamil itu bilang dia harus pergi karena dia yang lebih memilih untuk mempertahankan kandungan, itu tandanya lelaki itu menginginkan jika Wanita tersebut melakukan yang sangat menakut."
Pikiran Suster Vina tertuju kembali pada Felix.
" Apakah mungkin lelaki itu adalah Felix, jika sampai benar beruntung sekali Zivanna tidak bersama dengan Felix."
Suster Vina memainkan handphone nya kembali dan langsung ada panggilan telephone dari Samuel.
* Hallo Pak Samuel*
* Suster Vina, jika saya tidak pulang saya akan menginap di rumah Zivanna. Tolong bicarakan secara perlahan kepada Bianca, jangan sampai Bianca selalu berpikiran negatif terhadap Zivanna*
* Baiklah Pak Samuel, tadi saya membaca pesan dari Bu Maudy sekarang dia sedang pergi ke Thailand bersama dengan suaminya*
* Baguslah kalau begitu, Bianca bisa kita ubah seperti Bianca yang dulu. Semoga saja Maudy dan Sebastian memilih untuk tinggal selamanya di Thailand*
* Iya semoga saja Pak*
* Yasudah saya kembali kerja yaa*
__ADS_1
* Iya Pak Samuel*