
Acara begitu sangat meriah sekali sampai malam tamu undangan yang tidak henti-hentinya datang membuat Zivanna dan Samuel merasa sangat lelah sekali.
" Aku merasa sangat capek sekali sampai kapan kita yang harus berdiri di sini bersalaman."
Samuel tersenyum mendengar Zivanna yang sudah merasa sangat capek dan kesal.
" Ayah mu seorang Dokter dan Ibu seorang pembisnis, pantaslah banyak yang datang karena mereka berdua sangat terkenal sekali."
Zivanna hanya bisa tersenyum saja untuk menikmati menjadi ratu sekali seumur hidup nya.
Zivanna melihat Bianca yang sampai tertidur di pelukan Suster Vina.
" Bu, bilang ke Suster Vina lebih baik bawa Zivanna tidur di kamar ku saja yaa. Biar kan Zivanna menginap di rumah ini, karena aku yang akan pergi ke hotel."
Lollyta pun menghampiri Suster Vina, dia menyuruh untuk membawa Bianca ke dalam kamar Zivanna.
Akhirnya acara pun sudah selesai, dan Lollyta sudah menyiapkan hotel untuk mereka berdua.
" Ibu sudah menyiapkan hotel untuk dua hari kalian di sana yaa, Samuel saya ingin sekali mendapatkan cucu dari Zivanna semoga kamu bisa langsung sukses yaa."
Samuel yang tersipu malu-malu sedangkan Zivanna dia kelihatan cuek karena mereka sangat capek sekali.
Mereka berdua pun langsung masuk ke dalam mobil yang sudah di siapkan, Samuel memegang erat Zivanna dia begitu sangat bersemangat sekali.
__ADS_1
Ketika mereka berdua berada di dalam mobil, Samuel pun memandangi wajah Zivanna.
" Ibu mu menginginkan cucu dari kita berdua, semoga saja secepatnya yaa. Aku ingin mempunyai banyak anak dari mu Zivanna, karena pasti anak nya sangat cantik sekali seperti Mommy nya."
Zivanna tersenyum tipis kepada Samuel.
" Apakah kamu pernah melihat seseorang wanita yang melakukan persalinan normal,?"
Samuel dengan cepat dia menggelengkan kepalanya.
" Nanti di saat aku melahirkan anak nya ku, aku berharap kamu melihat proses persalinan ku dan kamu melihat perjuangan seorang ibu yang sebenarnya."
Samuel seketika dia langsung terdiam dan mereka berdua akhirnya sampai di Hotel mewah yang sudah di siapkan oleh Ibu Lollyta.
Ketika mereka berdua membuka pintu hotel tersebut mereka di buat sangat terkejut sekali dengan keindahan dan mewah nya kamar hotel tersebut.
Zivanna langsung masuk ke dalam toilet dia ingin mengganti pakaian nya, Zivanna merasa sangat pusing sekali dengan dia juga merasa sangat capek.
Zivanna menghapus seluruh make up dan dia pun seketika langsung terdiam.
" Aku sangat capek sekali, apakah akan terjadi malam pertama secara langsung."
Zivanna merasa sangat gemetar sekali.
__ADS_1
" Kenapa aku merasa gugup yaa, tidak seperti di saat kita berdua yang berdua di Apartemen ku itu rasanya sangat nafsu sekali bukan gugup sekali seperti ini."
Zivanna merasa tidak berani keluar dari kamar mandi dia terus saja terdiam dan merasa ketakutan sekali.
Samuel yang sudah menunggu Zivanna sangat lama sekali dia pun langsung menghampiri Zivanna di dalam kamar mandi.
Samuel mengetuk pintu kamar mandi dan membuat Zivanna terkejut sekali.
" Zivanna apakah kamu baik-baik saja."
Zivanna pun langsung membuka pintu kamar mandi dia tersenyum tipis kepada suaminya.
" Aku baik-baik saja tapi aku sedikit gugup dan gemetar, aku tidak tahu harus bagaimana."
Samuel menarik tangan Zivanna keluar dari kamar mandi.
" Aku menunggu mu sangat lama sekali, aku juga ingin ke toilet."
Samuel masuk ke dalam kamar mandi dan Zivanna pun langsung berjalan menuju ke tempat tidur yang di penuhi dengan bunga mawar merah.
" Sprei yang berwarna putih dan bunga mawar yang berwarna merah, membuat pikiran ku langsung berputar-putar."
Zivanna duduk di atas tempat tidur nya, dia merasakan gugup dan bergetar sekali melihat menunggu kedatangan suaminya.
__ADS_1
" Seperti aku belum siap untuk malam ini, tapi jika aku menolak maka aku akan berdoa sekali yaa."
Zivanna mencoba untuk menenangkan perasaan nya dia harus tetap tenang walaupun dia merasa sangat gugup sekali.