I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 410


__ADS_3

Felix berdiri di depan gerbang rumah Maudy.


" Aku akan membuat mu despresi selamanya Maudy, kamu telah mengambil kebahagian ku. Lihat saja nanti kamu pasti akan menyesal, sekarang aku mengetahui di mana rumah mu."


Felix merasa dirinya menang tapi ternyata tidak, Maudy melihat rekaman cctv.


" Felix, kenapa dia harus mengetahui rumah ini. Seperti nya dia banyak bertanya kepada pihak rumah sakit, baiklah kamu sudah membuatku marah."


Maudy menghubungi nomber handphone teman nya yang berada di sekeliling rumah nya.


* Buat celaka orang yang berada di depan gerbang rumah, dia Felix dan aku sangat benci kepalanya*


* Baiklah Bu Maudy*


Maudy tersenyum akhirnya dia bisa membuat Felix kecelakaan.


Felix masuk ke dalam mobil nya dan tanpa sepengetahuan nya ada mobil yang mengikuti nya di belakang.


Maudy menunggu kabar kecelakaan Felix dari orang suruhan nya.


" Aku gagal membuat Irene kecelakaan, semoga saja aku berhasil membuat Felix celaka. Aku sudah terlalu muak dengan nya, bahkan sangat benci sekali kepada nya. Jika aku tidak tidur dengan Felix, mungkin sekarang aku sudah hidup bahagia bersama Sebastian dan bayi lelaki ku."


Maudy kembali menghampiri Bianca, Bianca memandangi wajah Mama nya.


Bianca tidak menyangka jika Mama nya itu jahat kepada seseorang.


" Kamu sudah makan nya sayang, Mama ingin mengobrol dengan mu."


Maudy mengajak Bianca ke depan rumah nya, untuk bercerita dan memberikan perkataan Negatif terhadap Bianca.

__ADS_1


Bianca dan Maudy duduk santai, Maudy masih merasa tidak percaya jika Bianca sekarang bersama dengan nya.


" Bianca, bagaimana dengan Papa mu?. Apakah dia hanya sayang dengan adik perempuan mu saja?."


Bianca pun terdiam ketika mendengar pertanyaan dari Mama nya.


" Kenapa kamu diam,? Bicarakan saja semuanya dengan Mama kamu tidak perlu takut yaa."


Bianca masih mengingat perkataan Mama nya di telephone.


" Mama, apakah jika Mama benci dengan Mommy Zivanna. Mama akan membunuh Mommy Zivanna,? Apakah Mama akan seperti itu?."


Maudy dia buat terkejut sekali dengan pertanyaan Bianca.


" Bianca sayang, kenapa kamu sampaikan bisa bicara seperti itu."


Maudy mendekati Bianca dia ingin mendapatkan penjelasan dari Bianca.


Maudy seketika langsung terdiam dia berpikir apakah Bianca kembar seperti dulu lagi dengan Zivanna.


" Bianca, apakah kamu sayang kembali dengan Mommy Zivanna?. Apakah perasaan mu seperti dulu lagi dengan Mommy Zivanna,? Bianca kamu tidak boleh seperti itu."


Maudy tidak mau Bianca kembali akur dengan Zivanna.


" Kenapa Mama melarang aku bersiap seperti dulu lagi dengan Mommy Zivanna,? Apakah Mama bisa menjelaskan nya."


Maudy dia buat tidak bisa berkata-kata dengan pertanyaan Bianca, dia mencoba untuk menjawab dengan hati-hati.


" Sayang, dengar Mama yaa. Mama tidak mau kamu sampai tidak di sayang oleh Papa mu, jika kamu terlalu dekat dengan Mommy Zivanna nanti dia semakin memanfaatkan mu loh. Nanti mereka lebih sayang dengan adik perempuan mu, dan kamu diabaikan."

__ADS_1


Bianca tersenyum tipis dia memilih untuk masuk ke dalam rumah.


" Kenapa Bianca sampai punya pikiran seperti itu yaa, kenapa dia sampai menyebutkan aku akan membunuh Zivanna."


Maudy diam di depan rumah nya dia menuggu kabar dari yang akan melukai Felix.


Di tempat yang lain Felix merasa jika dirinya dia ikut oleh dua mobil.


" Kenapa mobil itu terus saja mengikuti ku yaa."


Felix mencoba untuk mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi, agar ke dua mobil yang ada di belakang nya tidak mengikuti nya lagi.


Mobil yang ada di belakang Felix, berharap mobil Felix akan masuk ke dalam jurang.


Tapi ternyata Felix memilih untuk turun dari mobil nya dan bertarung dengan mobil yang mengikuti nya.


" Turun kalian semua bertarung dengan ku."


Merasa di tantang, mereka pun turun dan menghampiri Felix.


Ternyata Felix harus melawan 5 orang.


Pertarungan di mulai Felix yang memang sangat ahli bela diri dia melawan 5 orang tersebut.


Di saat Felix hampir bisa menghabis orang-orang tersebut, tiba-tiba di belakang ada yang membawa sebatang kayu dan langsung memeluk bagian belakang Felix.


Seketika Felix pun tidak ada sadarkan diri, Felix di bawa ke dalam mobil.


" Lebih baik kita bawa saja ke gudang, di sekap dia."

__ADS_1


Felix di bawa ke gudang, mereka merasa Maudy pasti akan sangat senang sekali ketika melihat Felix yang sudah tidak sadarkah diri seperti ini.


__ADS_2