I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #241#


__ADS_3

Zivanna melihat Mama nya Felix yang ada di ruangan tersebut, dia pun langsung terdiam tidak melihat Samuel di ruangan tersebut.


" Tante, di mana Felix yaa Tante aku ingin bertemu dengan nya."


Zivanna masuk ke ruangan tersebut dan dia ingin memanfaatkan kesempatan ini, Zivanna ingin bicara langsung dengan Mama nya Felix.


" Felix dia mendadak pergi ke luar kota, Tante pun tidak tahu kenapa dia sampai pergi ke sana."


Zivanna seketika langsung terdiam, ini bukan seperti Felix yang sebenarnya. Felix tidak mungkin langsung proses begitu saja, merelakan dirinya bersama dengan Samuel.


" Tante, aku tidak bisa menikah dengan Felix aku tidak bisa berhubungan dengan Felix. Kepergian Felix seperti nya dia merelakan aku untuk bisa bersama dengan pilihan ku, Rahasia Felix yang sudah aku bongkar sehingga dia seperti nya tidak akan lagi menggangu kehidupan ku."


Zivanna melihat Mama nya Felix yang seperti kebingungan, dia pasti berpikir rahasia apa yang di temukan oleh Zivanna.


" Aku tidak mau berhubungan dengan lelaki pemain cinta, mungkin Tante tidak percaya dengan perkataan ku tapi aku sudah membuktikan nya dan Felix juga sudah mengakui nya."


Zivanna memilih untuk pergi karena dia ingin bertemu dengan Ayah nya.


" Aku pergi dulu yaa Tante, aku ingin sekali mempercepat pernikahan ini. Aku tidak mau menunda-nunda nya lagi, karena aku ingin mendapatkan kebahagiaan bersama dengan lelaki yang aku cintai."


Zivanna pun langsung pergi dan Mama nya Felix merasa sangat kecewa sekali ketika mendengar perkataan Zivanna.


" Felix seorang pemain cinta,? itu sangat tidak mungkin sekali. Felix anak yang baik, tega sekali Zivanna mengatakan itu semua kepada Felix."


Orang tua Felix merasa tidak percaya dengan perkataan Zivanna, dia berpikir ini hanya alasan Zivanna yang ingin menikah dengan lelaki yang dia cinta.


Zivanna memberanikan diri untuk datang ke Rumah Sakit, Zivanna ingin secepatnya bertemu dengan Ayahnya.


Di perjalanan Zivanna yang seperti sudah menyiapkan kata-kata untuk bisa bicara lancar dengan Ayah nya.


" Aku harus lancar dalam menjelaskan, Ayah harus percaya dengan apa yang aku katakan."


Zivanna akhirnya sampai di depan Rumah Sakit dia pun langsung berjalan cepat menuju ke ruangan Ayah nya.


Zivanna sampai menghelakan nafas panjang sebelum dia masuk ke ruangan Ayah nya.


" Semoga saja semuanya berjalan dengan lancar yaa."


Zivanna mengetuk pintu ruangan tersebut dan dia pun langsung masuk.


Zivanna melihat Ayah yang baru selesai bertugas.

__ADS_1


" Ada apa Zivanna, apakah terjadi sesuatu di Rumah Sakit Harapan."


Dokter Richard melihat wajah Zivanna yang kelihatan sangat pucat dan tegang.


" Ayah, aku ingin segera menikah dengan Samuel Mahendra. Aku ingin segera berumah tangga bersama dengan nya, aku sangat ingin sekali bisa menjadi seorang ibu."


Dokter Richard merasa sangat terkejut sekali dengan Zivanna yang tiba-tiba saja dia ingin segera menikah.


" Zivanna kamu tidak sedang hamil kan,? kamu tidak sedang mengandung anak Samuel."


Dokter Richard sampai menghampiri Zivanna.


" Tidak, aku tidak sedang hamil Ayah. Aku sangat menjaga harga diri ku, begitu juga dengan Pak Samuel, dia tidak pernah melakukan yang di luar batas."


Dokter Richard seketika dia merasa tenang mendengar perkataan Zivanna.


" Aku sudah membuktikan sendiri jika Felix bukan lelaki yang baik, Felix itu seorang lelaki pemain cinta. Aku tidak mau menikah dengan lelaki seperti itu, banyak sekali yang harus aku pikirkan jika aku menikah dengan nya.'


Dokter Richard yang sebelumnya sudah mengetahui dia pun langsung terdiam mendengar cerita Zivanna.


Dia melihat Zivanna yang sudah sungguh-sungguh ingin menikah dengan Samuel.


Zivanna mengangguk kepalanya dia merasa dia Krn harus mengakhiri cerita nya dengan Maudy.


" Iyaa Ayah akan aku akhiri cerita ku ini, aku ingin menikah dengan Samuel Mahendra di hari Minggu ini, aku sudah tidak mau menunggu lagi aku memanfaatkan kesempatan di saat Felix yang pergi ke luar negeri."


Dokter Richard melihat kalender hari Minggu yang hanya tiga tiga hari lagi.


" Zivanna, hari Minggu itu tiga hari lagi sayang. Secepat ini kau Zivanna, kita harus mempersiapkan semuanya."


Zivanna tersenyum manis kepada Ayah nya.


" Keluarkan semua uang-uang Ayah dan Ibu, dengan adanya uang. Semua nya akan bisa terjadi Ayah, sekarang aku mau menghubungi Ibu dulu yaa.'


Zivanna mengeluarkan handphone dia lagi menghubungi Ibunya.


Lollyta yang kebetulan tidak sedang sibuk dia pun langsung menjawab panggilan telephone dari Zivanna.


* Hallo Zivanna*


* Hallo Ibu, Bu hari Minggu aku menikah dengan Samuel Mahendra*

__ADS_1


* Apa Zivanna, hari Minggu kamu akan menikah ini maksudnya bagaimana yaa Zivanna. Hari Minggu itu tiga hari lagi sayang, bagaimana menyiapkan pernikahan dengan jarak yang dekat seperti ini*


* Aku memanfaatkan kesempatan di mana Felix yang sedang berada di luar kota, aku tidak mau dia menjadi pengacau di acara pernikahan ku*


* Sayaaaaang, Ibu binggung loh harus bagaimana sayang*


* Acara sederhana saja Bu, tidak usah meriah yaa. Yasudah yaa buuu, aku juga harus membicarakan ini semua dengan calon suami ku*


* Kamu belum membicarakan nya dengan Samuel, Zivanna kenapa harus dadakan seperti ini sih sayang*


* Sudahlah Ibu, sekarang lebih baik ibu langsung sibuk saja yaa untuk mempersiapkan semuanya yaa. Aku sangat Ibu, ibu aku mohon bantu aku yaa*


Zivanna langsung mengakhiri panggilan telephone dia pun tersenyum manis kepada Ayah nya.


" Zivanna, ibu mu pasti sangat pusing sekali."


Zivanna melakukan ini karena dia tidak mau Felix menjadi pengganggu


" Aku sudah minta maaf sama Ibu, tapi Ibu pasti tidak pusing dia pasti akan sangat senang sekali."


Dokter Specialis harus bisa menerima kenyataan ini, jika dia harus mengikuti keinginan Zivanna.


" Ayah berharap ini akan menjadi pernikahan terakhir kamu yaa, Ayah ingin melihat kami bahagia bersama dengan lelaki yang kamu pilih."


Zivanna langsung memeluk erat tubuh Ayah nya dan dia mengucapkan terimakasih.


" Terima kasih banyak Ayah, aku sangat sayang Ayah. Aku tidak pernah menyangka jika Ayah akhirnya bisa luluh juga, mengikuti apa yang aku inginkan."


Zivanna melepaskan pelukan erat nya.


" Ayah sayang kamu Zivanna, jika kamu bahagia maka juga sangat bahagia sekali."


Zivanna merasa sangat terharu sekali mendengar perkataan Ayah nya.


" Terimakasih Ayah memang yang terbaik untuk ku, Ayah selalu mengikuti apa yang aku inginkan."


Zivanna menangis di pelukan Ayah nya.


" Sudah jangan menangis seperti ini yaa."


Zivanna menghapus air mata nya dan mereka berdua pun kelihatan sangat bahagia sekali.

__ADS_1


__ADS_2