I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 27.


__ADS_3

Ketika sedang memandangi Zivanna dengan Bianca tiba-tiba saja handphone Samuel berdering dia melihat nomor yang tidak di ketahui nya.


Samuel pun memilih untuk mengabaikan nya karena tidak ada nama, tapi handphone tersebut terus saja bergetar dan membuat Samuel terpaksa untuk menjawab panggilan telephone tersebut.


*Hallo maaf ini dengan siapa yaa*


*Saya Sebastian, suami Maudy*


*Oh, ada apa yaa menelephone saya*


*Apakah Maudy datang untuk menghampiri mu kembali*


*Tidak Maudy tidak menghampiri ku, tapi pagi ini dia datang ke sekolah Bianca*


*Maudy sudah tidak mau bersama dengan ku lagi dan seperti nya dia akan datang kembali ke kehidupan mu*


Panggilan telephone pun berakhir dan Samuel langsung terdiam.


Bianca melihat mobil Papa nya dia pun langsung berlari menuju ke mobil tersebut.


"Papa, selamat siang Papa."

__ADS_1


Samuel yang sedang terdiam dia langsung terkejut ketika mendengar suara Bianca.


"Selamat siang juga sayaaaaang, bagaimana belajar nya? dapat nilai bagus kan."


Bianca menunjukkan hasil nilai nya kepada Papa nya.


"Lihat Pah, nilai ku bagus kan. Karena Suster Zivanna yang mengajari ku dengan baik."


Zivanna pun langsung menghampiri mereka berdua karena terdengar Bianca yang menyebutkan namanya.


"Iya sayang, bilang terimakasih banyak sama Suster Zivanna yaa. Sekarang lebih baik Bianca pulang yaa karena banyak penculikan anak sayaang dan Papa sekarang harus kembali ke kantor yaa."


Samuel memeluk dan mencium kening Bianca.


Samuel melambaikan tangan nya kepada Bianca dan Bianca pun masuk ke dalam mobil nya.


"Bianca tadi dengar kan apa yang di sebutkan oleh Papa, banyak penculikan jadi Bianca harus hati-hati yaa sayang. Kalau ada yang datang menghampiri Bianca langsung teriak yaa minta tolong oke."


Bianca pun menganggukkan kepalanya dia yang seperti nya memang mengerti.


***

__ADS_1


Samuel masih terus saja memikirkan perkataan Sebastian, dia tidak percaya jika hubungan pernikahan nya dengan Maudy yang berakhir.


"Aku merasa tidak percaya, dan seperti itu bohong. Tidak mungkin Maudy mengakhiri pernikahan nya hanya karena dia yang menjadi brand ambasador sedang uang Sebastian sangat banyak sekali."


Samuel menuju ke kantor nya dan sekilas dia seperti melihat wanita yang mirip dengan Maudy.


"Ahhh, seperti nya itu hanya penglihatan aku saja yang salah."


Samuel pun berjalan menuju ke ruangan nya dan dia pun masuk ke lift tapi ternyata ada wanita yang tiba-tiba masuk dan Samuel merasa sangat curiga sekali dengan wanita tersebut.


Samuel terus saja memandangi wanita tersebut yang memakai kacamata hitam, Samuel langsung berpikir jika wanita yang ada di samping nya itu adalah Maudy.


Sampai akhirnya dia pun terus saja memperhatikan wanita tersebut tapi ternyata wanita tersebut keluar dari lift di lantai 7.


Samuel sampai menghelakan nafas panjang nya dan ternyata bukan Maudy.


"Astaga kenapa aku jadi seperti ini yaa, jelas-jelas itu bukan Maudy kenapa aku memikirkan itu adalah Maudy."


Samuel pun akhirnya sampai dan dia pun dengan cepat masuk ke dalam ruangan nya, Samuel terus saja memikirkan bagaimana jika Maudy datang ke kantor nya.


"Aku tidak menginginkan Maudy datang ke kantor ku, aku tidak mau lagi bertemu dengan nya. Sudahlah dia bahagia bersama dengan pasangan nya tidak usah kembali lagi dengan ku karena hanya memperkeruh suasana saja."

__ADS_1


Samuel benar-benar merasa hilang konsentrasi nya.


__ADS_2