I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #285#


__ADS_3

Suster Vina tetap dia di belakang mereka berdua sampai mendapatkan bagian cara Maudy untuk bisa memisahkan Zivanna dan Samuel.


" Bianca sudah waktunya kamu pulang, sudah terlalu lama kamu bersama dengan Mama mu."


Bianca memeluk erat tubuh Mama nya dia menggelengkan kepalanya.


" Aku tidak mau pulang, jika Mommy Zivanna masih tinggal bersama kita."


Suster Vina merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Bianca yang mulai berani berbicara.


" Wah, hebat sekali kamu sayang. Baru beberapa menit saja kamu bisa bicara seperti itu yaa."


Maudy pun seketika dia langsung terdiam mendengar perkataan Bianca.


" Bianca, lebih baik kamu pulang yaa. Nanti jika kamu di berikan ijin sama Papa kamu, barulah kamu bisa tinggal bersama dengan Mama yaa."


Maudy tidak mau di salahkan oleh Samuel, dia mencoba untuk melepaskan pelukan erat Bianca.


" Ayolah sayang, jangan sampai Papa mu menyalakan Mama."


Di saat Bianca yang tidak mau melepaskan pelukan nya dari Mama nya.


Samuel pun akhirnya datang dan membuat Bianca semakin merasa ketakutan.


" Kamu ingin bersama dengan Mama mu,? Pergilah sana bersama dengan Mama."

__ADS_1


Suster Vina sampai tidak menyangka jika Samuel sampai bisa melepaskan Bianca untuk Maudy.


" Papa ingin melihat beberapa hari kamu bersama dengan Mama mu, kamu akan menjadi anak yang seperti apa. Karena sekarang saja cara bicara dan sikap mu sangat tidak sopan santun sekali Bianca, silahkan pergi bersama dengan mu karena di sana kamu juga mempunyai Papa sambung yang belum tentu bisa menerima kehadiran mu."


Samuel langsung pergi meninggalkan Bianca dan Maudy.


Suster Vina pun memilih untuk pergi dia tidak berusaha untuk membujuk Bianca untuk kembali ke rumah.


Maudy memikirkan perkataan Samuel, tentang Sebastian untuk sekarang sedang menginginkan waktu bersama dengan nya.


Sebastian yang menginginkan Maudy untuk hamil.


" Mama bagaimana ini, Papa dan Suster Vina mereka berdua pergi meninggalkan aku."


Maudy merasa sangat sedih sekali dia pun memilih untuk tetap dia di kursi yang dia duduki.


Bianca memegang tangan Mama nya.


" Mama baik-baik saja kan? Mama jangan sampai sakit yaa Mam."


Maudy sebelum nya tidak pernah merasakan kasih sayang yang di berikan oleh Bianca.


" Mama baik-baik saja sayang, Mama tidak akan sakit lagi. Karena sekarang Mama yang sudah mempunyai Bianca, Biang adalah penyemangat Mama setiap hari."


Maudy mengajak Bianca masuk ke dalam mobil nya.

__ADS_1


" Sebelum kita pergi ke rumah Mama, kita pergi beli baju yang banyak yaa untuk Bianca."


Bianca merasa sangat senang sekali dia yang langsung di manjakan oleh Mama nya.


" Terimakasih banyak Mama, Mama sangat baik sekali."


Suster Vina masuk ke dalam mobil dia mengirimkan rekaman yang dia dapatkan.


Suster Vina juga mengirimkan pesan kepada Zivanna.


* Bianca sekarang sedang bersama dengan Mama nya, tapi Pak Samuel mengingatkannya jika Bianca di sana yang mempunyai Papa sambung yang belum tentu mau menerimaku kehadiran nya*


* Kenapa suamiku sampai bisa mengijinkan Bianca untuk pergi bersama dengan Mama, baiklah aku tidak akan pulang ke rumah*


* Perkataan Bianca yang semakin sangat tidak baik, membuat Pak seperti nya merasa sangat kesal dengan Bianca*


* Apakah aku yang akan menjadi tersangka nya, karena tadi pagi aku yang mengatakan hal tersebut*


* Sudahlah biarkan saja Bianca bersama dengan Mama nya, agar Maudy bisa merasakan sebagai seorang ibu yang baik*


* Aku berencana untuk datang ke kantor suaminya Maudy, aku akan membicarakan tentang ini dan seperti Pak Sebastian lebih akan berpihak kepada ku Apalagi setelah mendengar rekaman yang kamu berikan*


* Zivanna apapun yang kamu lakukan aku akan selalu mendukung mu*


* Terimakasih Suster Vina*

__ADS_1


* Sama-sama Zivanna cantik*


Zivanna mengakhiri panggilan telephone dia mendengarkan kembali rekaman Maudy.


__ADS_2