
Zivanna dan ibunya mereka bersiap-siap untuk pergi ke kantor dan Rumah Sakit.
" Seperti kita tidak bisa sarapan pagi Bu, aku sudah hampir telat."
Lollyta memahami Zivanna dan mereka berdua pun keluar dari Apartemen tersebut.
Ketika Zivanna membuka pintu dia melihat seseorang pria dengan pakaian rapih seperti akan pergi ke kantor.
Zivanna seperti mengenali pria tersebut walaupun hanya melihat dari belakang saja, tapi pria itu berjalan sangat cepat sekali sehingga Zivanna tidak bisa memperhatikan dengan detail.
Lollyta melihat Zivanna yang seperti sedang melihat sesuatu di luar.
" Kamu sedang melihat apa Zivanna,? kenapa tatapan mata mu sangat tajam sekali."
Zivanna tersenyum manis kepada ibunya.
" Tidak ibu aku tidak melihat apa-apa."
Tidak lama kemudian keluar gadis cantik dengan rambut basah nya dan dia tersenyum kepada Zivanna.
Zivanna yang merasa penasaran dia langsung menghampiri gadis cantik tersebut.
__ADS_1
" Apakah kamu yang memiliki Apartemen ini,? karena aku melihat banyak sekali wanita cantik yang keluar dari Apartemen ini dan baru saja tadi aku melihat seorang pria."
Gadis cantik itu kelihatan sangat ketakutan sekali dia pun menundukkan kepalanya dan langsung pergi begitu saja.
" Ada apa Zivanna,? apakah kamu merasa ada yang aneh dengan Apartemen ini."
Zivanna langsung menganggukkan kepalanya ketika dia berikan pertanyaan seperti itu oleh Ibu nya.
" Aku merasa sangat aneh sekali yaa, banyak wanita cantik yang keluar dari Apartemen tersebut tetapi mereka berbeda-beda dan baru tadi pagi aku melihat seorang pria yang keluar tapi aku merasa kenal dengan pria tersebut. Di saat aku ingin menghampiri nya, dia berjalan sangat cepat sekali."
Lollyta dan Zivanna pun mengobrol sambil berjalan.
Zivanna menggelengkan kepalanya berkali-kali.
" Aku tidak tahu Bu, karena rambut nya berbeda tetapi dari bentuk tubuh nya memang sangat mirip Felix."
Lollyta dan Zivanna pun berpelukan sebelum mereka berdua berpisah.
" Sayang, kamu hati-hati yaa bekerja nya. Ibu berhasil kamu bisa mendapatkan kebahagiaan, kamu bisa menikah dengan Samuel seperti yang kamu inginkan."
Zivanna melepaskan pelukan erat ibunya.
__ADS_1
" Iya Bu, aku sangat mengharapkan kebahagiaan itu tapi semuanya kembali ke Ayah. Sekarang Ayah sedang mencari tahu tentang kepribadian Pak Samuel dan juga Felix, semoga Ayah bisa memilih Pak Samuel."
Lollyta membelai rambut panjang Zivanna.
" Kamu berdoa yang terbaik saja yaa sayang, sekarang Ibu pergi dulu yaa."
Lollyta dan Zivanna masuk ke dalam mobil masing-masing.
Zivanna begitu sangat bersemangat sekali karena hari ini adalah hari ke dua dia bekerja.
Sedangkan Lollyta dia yang harus berurusan dengan Maudy tentang kedatangan Samuel di kantor nya.
" Maudy dia sekarang pasti sedang mencaritahu tentang maksud kedatangan Samuel ke kantor ku, dia pasti sudah berpikir yang aneh-aneh dan membuat pemberitaan sendiri."
Lollyta mulai mempersiapkan apa yang harus dia jawab jika Maudy berani untuk banyak bertanya kepada nya.
Lollyta sudah bisa mengetahui apa yang di pikiran oleh Maudy.
" Aneh sekali dengan dia yang sudah mempunyai suami tapi masih ingin dekat dengan mantan suami. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan yaa, apakah dia menginginkan mempunyai dia suami sekaligus. Serakah sekali Maudy ini, aku merasa suaminya harus mengetahui nya."
Lollyta pun akhirnya sampai di depan kantor nya dan dia pun langsung turun dari mobil mewah nya.
__ADS_1