I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *152*


__ADS_3

Setelah Bianca dan Suster Vina keluar dari Restoran, hanya ada Maudy dan Zivanna.


" Zivanna apa yang ada di dalam pikiran mu sekarang,? masih belum puas kamu bersama dengan Dokter Richard?. Aku sangat yakin sekali kamu sudah mendapatkan banyak uang dari nya, dan sekarang kamu berhasil mengambil perasaan Samuel dengan mudahnya."


Zivanna merasa tidak mengerti dengan perkataan Maudy kepada nya.


" Apa maksud mu dengan sudah berhasil mengambang perasaan Pak Samuel,? aku tidak mengerti."


Maudy pun tersenyum tipis kepada Zivanna.


" Jangan pura-pura bodoh, sekarang Samuel mulai menyukai mu. Kamu pasti merasa sangat senang sekali kan,? akhirnya apa yang kamu inginkan bisa kamu dapatkan."


Zivanna merasa tidak percaya dengan perkataan Maudy kepada nya, karena Zivilia yang mengetahui jika Samuel yang sebenarnya masih penyimpanan perasaan cinta terhadap Maudy.


" Aku sangat lelah sekali aku pulang yaa."


Zivanna mengabaikan perkataan Maudy dan membuat Maudy merasa sangat kesal sekali.

__ADS_1


" Dia benar-benar membuat ku marah, lihat saja aku akan menyebar foto-foto kebersamaan mu dengan Dokter Robby ke media kartu kamu merasa malu."


Maudy merasa jika Zivanna adalah wanita yang sangat licik sekali, Maudy tidak akan pernah membiarkan Zivanna hidup bahagia di atas kesedihan orang lain.


Zivanna masuk ke dalam mobil nya dan dia pun memikirkan perkataan Maudy.


" Apakah benar Pak Samuel mulai mempunyai perasaan terhadap ku ya sekarang, jika sampai benar aku merasa jika Ibu Sesilia pasti melarung nya karena ibu Sesilia dia yang mengusir aku dari rumah itu."


Zivanna memilih untuk pergi ke rumah sakit untuk bertemu dengan Ayah nya, dia yang merasa sangat tidak nyaman sekali dengan pekerjaan nya sekarang.


" Ibu lebih mendukung aku untuk menjadi seorang model, bahkan dia berniat untuk menggantikan posisi aku sebagai Brand Ambassador produk milik setelah Maudy habis kontrak. Tapi setiap hari aku pergi ke kantor dan bertemu dengan Maudy, aku selalu saja banyak permasalahan yang membuat pikiran ku ini seperti berputar setiap hari."


" Jika membicarakan tentang CEO Tampan kesayangan ku tidak baik bertemu dengan Ayah, lebih baik bertemu dengan Ibu saja."


Zivanna pun menyalakan mesin mobil untuk pergi ke kantor ibu nya, di perjalanan menuju ke kantor ibu nya pikiran negatif datang kembali pada Zivanna.


" Aku harus berhati-hati, Maudy yang pernah menyiramkan kopi panas ke wajah ku. Sekarang apalagi yaa pikiran jahat nya, aku harus ekstra hati-hati lagi."

__ADS_1


Jarak Restoran Mawar yang tidak jauh dari kantor ibunya sehingga Zivanna bisa dengan cepat sampai di kantor ibunya.


Zivanna berjalan cepat menuju ke ruangan ibunya dan dia pun menutup rapat pintu ruangan ibunya.


" Ada apa Zivanna,? kamu membuat ibu kaget saja."


Zivanna tersenyum manis kepada Ibunya.


" Aku sebelum nya bertemu dengan Bianca dan Suster Vina, tapi di saat mereka berdua pergi datanglah Maudy Larissa."


Lollyta pun langsung berpikiran negatif terhadap apa yang mau Zivanna ceritakan jika ada Maudy Larissa di dalam cerita tersebut.


" Dia marah tidak menerima karena aku yang bisa bertemu dengan dia sedangkan dia ibu kandung nya di larang, singkat cerita setelah terjadi keributan dan Suster Vina pergi bersama dengan Bianca. Tiba-tiba saja Maudy Larissa bilang jika sekarang Samuel Mahendra memiliki perasaan terhadap ku Bu, dia mulai menyukai ku Buu."


Lollyta pun tersenyum tipis melihat Zivanna yang begitu sangat bahagia sekali.


" Apakah Samuel juga mengatakan juga kepada mu tentang perasaan nya,? dan sekarang apakah kamu sudah siap bersaing dengan mantan istrinya ? yang sampai pernah despresi?. Itu bukan hal yang mudah Zivanna, apalagi Maudy yang begitu sangat nekad sekali kelakuan nya, kamu yang harus banyak berjuang demi cinta mu dengan seorang lelaki yang sudah mempunyai satu anak."

__ADS_1


Zivanna seketika dia pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan dari Ibunya, Zivanna seakan di ingatkan lagi oleh ibunya tentang kejahatan Maudy Larissa.


__ADS_2