
Orang tua Zivanna tidak menyangka jika Zivanna yang sampai nekat melakukan ini semua.
" Ibu tidak mau terjadi sesuatu dengan Zivanna, karena hanya Zivanna yang Ibu punya. Semua ini karena Felix , dia yang membuat Zivanna pergi dari rumah. Ibu benci Felix dan Ibu tidak mau bertemu dengan Felix lagi, ibu lebih menginginkan Zivanna bahagia dengan pilihan nya sendiri."
Lollyta merasa sangat marah sekali dengan suaminya,
" Felix harus mengetahui ini semua nya, dia harus mengetahui jika dia tidak akan di berikan restu oleh Lollyta."
Dokter Richard mengeluarkan handphone nya dia ingin memberitahukan kepada Felix.
* Zivanna kabur dari rumah, dia lebih memilih untuk tinggal di Apartemen. Tapi Zivanna tidak mau memberitahu di mana Apartemen tersebut, cobalah kamu cari tahu maka kamu akan mendapatkan respon yang baik dari ibu Lollyta*
Felix yang posisinya sekarang sedang di kantor membaca pesan dari Dokter Richard, dia semakin di buat pusing dengan Zivanna.
" Astaga Zivanna apa maksud dia pergi dari rumah, dia tidak mungkin bisa bertahan hidup di luar seperti orang-orang yang lain karena dia berbeda."
Felix pun menyenderkan kepalanya ke kursi kerjanya, dia memikirkan bagaimana bisa menemukan Zivanna.
" Ini keterlaluan sekali yaa, memang nya di kota besar seperti hanya ada hitungan Apartemen. Untuk bisa mendapatkan cinta Zivanna ini sangat rumit sekali yaa, aku yang sekarang masih di kantor belum pulang karena harus mengurus pekerjaan ku dan sekarang beban kehidupan mu menjadi bertambah lagi dengan harus mencari Zivanna."
Felix pun merasa membalas pesan tersebut.
* Baiklah Om, aku akan meminta bantuan teman-teman ku untuk mencari Zivanna*
* Terimakasih banyak Felix*
__ADS_1
* Iya om, sama-sama"
Saking kesalnya Felix sampai melemparkan handphone nya dia kembali fokus pada pekerjaan yang ada di hadapannya.
Ketika Zivanna dan Samuel yang sedang ber bunga-bunga, Maudy di baru pulang ke rumah dengan baju basah yang sudah mengering di tubuhnya.
Maudy kelihatan sangat sedih sekali dia pun keluar dari mobil, dan berjalan menuju ke kamar nya.
Sebastian menunggu kedatangan Maudy, dan dia pun langsung menghampiri Maudy.
" Astaga Maudy, kamu sudah dari mobil? kamu sampai kehujanan seperti ini."
Maudy terdiam dia tidak mungkin mengatakan yang sesungguhnya kepada Sebastian.
" Aku mandi dulu yaa, aku sangat pusing sekali."
Maudy ingin menyegarkan tubuh nya, dia juga mencuci rambut nya yang basah karena air hujan.
Sebastian menunggu Maudy di atas kasur dengan memegang kotak merah yang berisi cincin berlian untuk nya.
Sebastian menyemprotkan Parfume ke butuh nya, dan dia juga menaburkan bunga mawar merah di atas tempat tidur nya.
Sebastian yang sudah menyiapkan semuanya, dia ingin sekali malam ini bisa bermalam indah dengan Maudy.
Maudy yang sudah selesai dia pun langsung mengambil handuk kimono dan handuk kecil untuk menutupi rambut basah nya.
__ADS_1
Tapi di saat Maudy membuka pintu dia pun merasakan berbeda sekali.
" Kenapa aku seperti menghirup aroma Parfume Sebastian yaa, apakah di menumpahkan satu botol Parfume nya di dalam kamar."
Maudy terus berjalan dan Sebastian pun langsung menarik tangan Maudy, dia memegang tangan Maudy dan memasukkan cincin berlian tersebut di jari manis Maudy.
Maudy begitu sangat terkejut sekali ketika melihat sikap Sebastian yang tiba-tiba saja berubah seperti ini.
Maudy yang masih memakai handuk kimono dia melihat di atas kasur yang banyak bunga mawar merah.
Sebastian pun membuktikan kancing kemeja nya di hadapan Maudy, aroma tubuh Sebastian yang begitu sangat harum sekali.
Sebastian pun membuka handuk kimono Maudy dengan sangat mudah nya.
" Aku ingin kamu percaya jika aku hanya setia mencintaimu Maudy, aku hanya cinta dengan mu saja."
Sebastian mencium leher Maudy dan membuat Maudy langsung terangsang dengan sentuhan tersebut.
Sebastian membaringkan tubuh Maudy dan dia pun terus saja melakukan hal yang membuat Maudy tidak bisa menahan diri nya.
Maudy sampai memejamkan mata nya, dia menarik rambut Sebastian karena sentuhan yang di berikan oleh Sebastian kepada nya.
Sebastian terus saja menjelajahi keindahan tubuh Maudy yang di rawat, Maudy merawat tubuh nya karena dia yang ingin memberikan yang terbaik untuk Sebastian karena di saat itu setatus Sebastian yang masih single sedangkan dia yang sudah pernah menikah dan melahirkan anak.
Maudy, ingin menguasai permainan dia ingin memuaskan suaminya tersebut.
__ADS_1
" Aku tidak akan pernah membiarkan mu tergoda dengan wanita lain, walaupun mungkin kamu yang belum merasakan wanita single tapi aku tidak akan pernah membuat kamu merasa kekurangan walaupun aku yang sudah berpengalaman."
Maudy benar-benar membuat Sebastian sampai memejamkan mata nya dia begitu sangat menikmati permainan yang di berikan oleh Maudy.