
Di saat Bianca yang tidak sabar dengan acara pernikahan Mommy Zivanna dan Papa Sam.
Di tempat yang lain mereka berdua yang sudah sampai di butik yang sudah di pilih oleh Ibu Lollyta.
Samuel kelihatan tersipu malu-malu ketika melihat Ibu Lollyta.
" Samuel semoga kamu bisa sabar menghadapi sikap Zivanna, Zivanna yang jauh lebih muda dari kamu. Zivanna yang masih banyak belajar tentang pernikahan."
Samuel menggangukan kepalanya.
" Iya Ibu Lollyta, saya akan berusaha menjadi yang terbaik untuk Zivanna."
Lollyta merasa sangat tenang sekali ketika mendengar perkataan Samuel yang seperti memang sangat baik untuk Zivanna.
Samuel dan Zivanna mencoba mencari pakaian yang pas di hari pernikahan mereka.
" Aku ingin baju yang ini yaa, seperti sangat lucu sekali kelihatan nya."
Samuel hanya bisa terdiam saja mengikuti keinginan Zivanna.
Lollyta begitu sangat bahagia sekali dia tidak menyangka jika Zivanna akan segera menikah secepatnya.
" Nanti aku akan menjadi nenek Zivanna akan memberikan aku cucu, ini sangat tidak mudah untuk aku bayangkan."
Lollyta keluar dari Butik tersebut karena dia yang menyiapkan gedung dsn lain-lain nya.
__ADS_1
Lollyta begitu sangat bersemangat sekali, dia melakukan ini semua demi kebahagiaan Zivanna.
" Waktu kamu menikah apakah sangat mewah sekali,? jawab jujur kepada ku."
Samuel merasa jika pertanyaan Zivanna itu adalah jebakan untuk nya, jika dia menjawab maka Zivanna akan cemburu.
" Aku tidak mau membahas masa lalu, karena sekarang aku dengan melangkah masa depan yang lebih indah."
Zivanna tersenyum ketika mendengar jawaban Samuel.
" Apakah itu adalah jawaban aman,? agar aku tidak marah dan cemburu kepada mu."
Samuel memegang tangan Zivanna.
Zivanna langsung menutup mulut Samuel dengan tangan nya.
" Tidak jangan lakukan itu, aku sangat malu sekali."
Zivanna dan Samuel melihat sepatu yang akan mereka pakai.
" Wah sepertinya ini adalah sepatu Cinderella yaa, sangat cantik sekali."
Samuel mengambil sepatu warna biru tersebut dan memberikan kepada Zivanna.
" Nanti kamu pakai sepatu kaca ini yaa, ada momen di mana kita bertiga seperti Raja dan Ratu serta princess Bianca di tengah-tengah kita berdua."
__ADS_1
Zivanna merasa sangat setuju sekali dan dia pun membicarakan hal tersebut kepada yang punya buruk nya.
Zivanna juga ingin jika acara tersebut tidak hanya membuat Zivanna dan Samuel saja yang bahagia tapi juga Bianca.
Merasa kelelahan akhirnya mereka berdua pun selesai, Zivanna dan Samuel keluar dari butik tersebut.
" Kita makan yaa, karena tadi pagi kita tidak sarapan."
Zivanna mengikuti apa yang di katakan Samuel karena dirinya juga sangat lapar sekali.
Zivanna dan Samuel memilih tempat makan yang tidak jauh dari Butik tersebut.
" Yasudah di sini saja yaa, sangat lapar sekali aku."
Zivanna sampai memegang perut nya dan Samuel pun memesan makanan untuk mereka berdua.
Zivanna fokus pada handphone nya dia sadari ada seseorang yang memperhatikan nya.
" Wah, cantik-cantik sekali yaa baju nya. Ini benar-benar menjadi Ratu satu hari yaa, sangat mewah dan elegan sekali."
Samuel pun datang dengan membawa makanan dan minuman.
" Makan yang banyak yaa tidak usah diet, ingat kamu butuh banyak energi karena nanti juga jika sudah menikah dan hamil kamu akan menjadi gendut."
Samuel tersenyum tipis kepada Zivanna.
__ADS_1