I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #303#


__ADS_3

Maudy sampai di depan rumah nya, dia langsung berlari menuju ke kamar nya.


Maudy begitu sangat terkejut sekali ketika melihat pakaian nya yang sudah tidak ada di lemari dan di simpan di atas kasur.


" Kenapa seperti ini, apa maksud nya ini semua."


Sebastian tiba-tiba saja datang dia langsung masuk ke dalam kamar dan menutup rapat pintu kamar nya.


Tatapan mata Sebastian yang sangat serius sekali membuat Maudy merasa ketakutan karena sebelumnya dia belum pernah melihat Sebastian marah seperti itu kepada nya.


" Oh, jadi seperti ini yaa kamu Maudy. Di saat suami mu pergi dan kamu pun ikut pergi, aku tidak menyangka kamu tega melakukan itu semua kepada ku."


Maudy langsung menghampiri Sebastian.


" Sebastian maafkan aku yaa, aku mohon kamu jangan marah seperti ini kepada ku yaa."


Maudy sampai memohon kepada suaminya.


" Aku ingin kita berdua pergi ke Thailand besok kemas pakaian mu sekarang juga Maudy. Di Thailand kita juga akan melakukan program kehamilan, jika sampai kamu menolak nya itu tandanya kamu memilih untuk berpisah dengan ku."


Sebastian langsung pergi dari kamar nya, Sebastian yang sangat sayang sekali dengan Maudy.


Sebastian yang lebih memilih untuk mempersatukan rumah tangga nya dari pada ada nya perpisahan.


" Bagaimana ini, kenapa tidak sesuai dengan rencana ku yaa. Aku ingin berpisah dengan Sebastian tapi di saat aku bisa kembali bersama Samuel, jika seperti ini aku semakin terikat dengan Sebastian."


Maudy keluar kamar nya dia memanggil pegawai nya untuk masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


" Bereskan kembali pakaian ku ke dalam lemari."


Maudy keluar dari kamar nya dia terdiam sambil memikirkan apa yang akan terjadi dengan nya nanti.


Maudy akan menjadi istri Sebastian selama nya.


" Jika aku hamil bagaimana yaa."


Maudy sampai memegang perut nya.


" Aku tidak mau sampai hamil, tapi Sebastian pasti sudah memilih Dokter yang terbaik di sana."


Maudy begitu sangat gelisah sekali dia sampai merasa pusing.


Di saat Maudy yang tidak mau hamil, Zivanna yang masih menyembunyikan kehamilan nya dari suaminya.


Zivanna tidak bisa menolaknya dia hanya bisa pasrah hingga akhirnya Zivanna memilih untuk meninggalkan Restoran tersebut dan masuk ke dalam mobil nya.


Zivanna melihat ada pesan masuk dari Suster Vina.


* Bagaimana dengan kondisi Bianca sekarang*


* Bianca sudah bisa pulang nanti sore, ayolah Zivanna kembali ke rumah ini*


* Aku tidak mau pulang sekarang, aku masih sangat emosional sekali*


* Tapi kamu sedang hamil Zivanna, aku tidak mau sampai terjadi sesuatu dengan kandungan mu*

__ADS_1


Ketika sedang asyik mengirimkan pesan dengan Suster Vina.


Tiba-tiba saja ada panggilan telephone masuk.


" Bapak Sebastian, suami Maudy kenapa dia menghubungi ku yaa."


Zivanna pun langsung menjawab panggilan telephone tersebut.


* Hallo Nona Zivanna*


* Iya Pak Sebastian, ada apa yaa*


* Besok saya dan Maudy akan pergi ke Thailand, kita berdua akan berlibur dan melakukan program kehamilan*


* Wah aku ikut senang mendengar nya, semoga Maudy secepatnya hamil sehingga tidak lagi menganggu mantan suami*


* Ya, jika Maudy tidak mau mengikuti keinginan saya maka Maudy pergi dengan tangan kosong*


* Tapi walaupun Maudy pergi ke Thailand, tapi hubungan saya dengan Bianca seperti nya tidak akan lagi seperti dulu*


* Nona Zivanna, saya minta maaf yaa atas perbuatan Maudy tapi semoga saja seiring berjalannya waktu Maudy yang tidak pernah berkomunikasi dengan Bianca. Semoga Bianca bisa seperti dulu lagi yaa, karena saya melihat hubungi kalian berdua yang sangat erat sekali*


* Iya semoga saja yaa*


* Yasudah Nona Zivanna maafkan sudah mengganggu waktu nya, saya harus kembali bekerja*


* Tidak apa-apa Pak Sebastian*

__ADS_1


Zivanna langsung mengakhiri panggilan telephone nya.


__ADS_2