I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *204*


__ADS_3

Maudy mengambilkan payung tersebut dia memaksa nya walaupun dia sudah basah kuyup.


Maudy berjalan untuk bisa melihat apa yang akan di lakukan oleh Samuel.


Samuel tersenyum manis dan akhirnya bisa bertemu dengan Zivanna dan Bianca.


" Papa datang Mommy."


Teriak Bianca sambil menunjuk ke arah Samuel yang sedang memegang payung.


Samuel pun tersenyum manis sambil berjalan cepat untuk menghampiri mereka berdua.


" Papa kehujanan kasihan sekali."


Zivanna pun membuka jaket nya, dia memberikan jaket tersebut kepada Samuel.


" Buka Jas nya dan kemeja nya, dan pakai jaket ku ini untuk sementara dari pada nanti masuk angin loh."


Samuel melihat Zivanna yang begitu sangat perhatian sekali kepada nya dan Maudy pun melihat nya.


Tapi ketika Samuel membuka jas nya dia pun langsung memberikan kotak putih dengan pita pink yang cantik.


Zivanna seketika langsung terdiam dan Samuel membuka kotak tersebut.


" Cincin berlian yang sangat cantik sekali untuk Zivanna."


Samuel mengambil tangan Zivanna dan memasukkan cincin berlian tersebut di jari manis Zivanna.


Betapa sakit hati Maudy melihat pemandangan tersebut dan dia pun memilih untuk melemparkan payung pemberian Samuel dia langsung berlari menuju ke mobil nya.

__ADS_1


Maudy merasa sangat sakit hati sekali dan dia pun menangis histeris di dalam mobil nya, dia menyesali perbuatannya di masa lalu nya.


" Kenapa aku begitu sangat bodoh sekali melepaskan lelaki yang terbaik dan juga anak yang cantik demi untuk menikah dengan lelaki yang aku lihat dari harta kekayaan nya saja."


Maudy merasa tidak terima dia yang masih mempunyai perasaan terhadap Samuel, Maudy yang sangat cinta sekali dengan Samuel.


Tapi Maudy merasa sangat tenang sekali ketika sudah mengatakan perasaan nya kepada Samuel.


Maudy pun memilih untuk pulang ke rumah nya, dengan perasaan sakit hati nya.


Di saat Maudy yang merasa sangat sakit hati sekali, Zivanna dan Bianca merasa sangat bahagia sekali.


" Zivanna jadikan cincin berlian ini untuk mengingat hubungan kita berdua ya, dan tidak hanya itu saja."


Samuel mengeluarkan kotak yang jauh lebih besar dari sebelumnya.


" Wah Papa membelikan nya untuk ku ini sangat cantik sekali Papa."


Bianca kelihatan sangat bahagia sekali dan Samuel pun memakai nya kepada Bianca, setelah memakaikan kalung berlian kepada Bianca.


Samuel langsung berdiri dan dia pun memakai nya untuk Zivanna juga, Bianca tersenyum manis melihat kalung berlian berwarna putih yang sederhana tetapi sangat cantik sekali.


" Maafkan aku yang tidak bisa memberikan sesuatu yang mewah untuk mu, mungkin kalang berlian ini sangat sederhana sekali untuk mu."


Mata Zivanna kelihatan sangat berkaca-kaca ketika Samuel memakaikan kalung berlian tersebut kepada nya.


" Terimakasih banyak yaa, aku sangat senang sekali aku tidak tahu harus mengucapkan apalagi."


Samuel hanya bisa tersenyum manis kepada Zivanna dan dia pun langsung mengendong Bianca.

__ADS_1


Sehingga dia bisa bersama dengan wanita yang dia sayangi.


" Papa Sam dan Mommy Zi, semoga kalian berdua bisa menjadi orang tua yang terbaik yaa untuk ku."


Bianca mencium pipi Papa dan Mommy nya dia kelihatan sangat bahagia sekali.


Di saat hujan yang sudah berhenti muncul pelangi yang sangat indah sekali dan Bianca pun sampai berteriak.


" Lihat ada pelangi yang sangat indah sekali."


Zivanna pun melihat nya dan pun melihat keindahan pelangi tersebut.


" Pelangi yang sangat indah dan cantik sekali yaa, semoga seperti hubungan kita yaa yang akan selalu indah pada waktunya tiba."


Zivanna begitu sangat bahagia sekali dia benar-benar menemukan lelaki yang di cintai selama ini yaitu Samuel bukan Felix.


" Lebih baik sekarang kita pulang yaa, sudah sore sayang."


Bianca pun menganggukkan kepalanya dan mereka berdua berjalan menuju ke mobil masing-masing.


Samuel melihat payung yang dia berikan kepada Maudy, ternyata Maudy membuang payung tersebut.


" Payung yang berwarna biru itu seperti payung yang papa simpan di bagasi mobil Papa yaa, sangat mirip sekali yaa."


Tatapan mata Zivanna pun langsung tertuju pada payung tersebut dan langsung memandangi wajah Samuel.


" Payung biru punya Papa sudah rusak sayang, mungkin itu punya orang lain sayang yang sama."


Samuel berjalan cepat menuju ke mobil nya dan Zivanna pun seperti nya pulang sendirian dengan mobil nya.

__ADS_1


__ADS_2