I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #274#


__ADS_3

Zivanna dengan terpaksa dia tidur bersama dengan Suster Vina.


Suster Vina mengunci pintu kamar nya, dia tidak mau sampai ada yang mendadak masuk ke dalam kamar nya.


" Zivanna kamu benar-benar harus sabar, sekarang Bianca yang dekat dengan Mama nya."


Zivanna seketika langsung terkejut ketika mendengar perkataan Suster Vina.


" Bianca dekat dengan Maudy, ohhh jadi Bianca berubah karena Maudy pantesan aja."


Akhirnya Zivanna mengetuk penyebabnya.


" Iya, tadi pun Pak Samuel sangat marah sekali tapi dia akhirnya Luluh dengan Bianca malah Pak Samuel mengijinkan Bianca untuk bisa bertemu dengan Bu Maudy di hari libur."


Zivanna pun merasa sesak sekali ketika dia mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


" Mungkin ini adalah cara Maudy balas dendam kepada ku, ohhh sangat manis sekali yaa tapi lihat saja aku tidak akan pernah menyerah aku akan tetap bertahan di sini walaupun mungkin hubungan ku dengan Bianca tidak akan lagi seperti dulu."


Suster Vina langsung memeluk Zivanna dia sangat kasihan sekali melihat Zivanna.


" Zivanna aku akan selalu mendukung mu, aku di sini untuk kamu Zivanna."

__ADS_1


Suster Vina sampai meneteskan air mata nya.


" Sudahlah Vina kamu tidak usah menagis, aku baik-baik saja kok dan aku yakin aku kuat."


Suster Vina melepaskan pelukan erat nya.


" Tapi Zivanna seharusnya Pak Samuel itu bersikap adil bukan hanya memihak kepada Bianca, sikap Bianca tadi itu sangat tidak sopan sekali dia seperti bukan berbicara dengan Ibu nya saja."


Zivanna tersenyum tipis mendengar perkataan Suster Vina.


" Sebelum aku memilih menikah dengan Samuel Mahendra, aku sudah di inginkan oleh Ayah dan Ibu ku. Pertanyaan mereka selalu saja bilang, Apakah kamu yakin ingin menikah dengan lelaki yang sudah mempunyai anak,? bukan sesuatu yang mudah untuk bisa menjalani nya apalagi setatus ku yang masih single dan aku dengan yakin bilang aku bisa dan mampu aku percaya akan menjadi ibu sambung yang baik dan ternyata aku merasakan sekarang."


Zivanna meneteskan air mata nya.


Suster Vina memberikan tissue kepada Zivanna.


" Aku dan Samuel menginginkan jika ini adalah pernikahan kita yang terakhir."


Suster Vina memeluk erat kembali tubuh Zivanna.


" Zivanna aku tidak menyangka sekali yaa, banyak bisa aku pelajari dari kisah ini dan semoga saja aku juga bisa seperti kamu."

__ADS_1


Zivanna merasa senang dengan kehadiran Vina bersama dengan nya.


" Aku merasa sangat bahagia sekali, terimakasih kamu sudah ada di sini bersama dengan ku. Aku tidak tahu jika kamu tidak ada, mungkin aku merasa sendirian di rumah ini."


Suster Vina tersenyum dan dia pun mengingat jika Zivanna yang belum sempat makan.


" Zivanna kamu tunggu di kamar yaa, aku akan memasakkan sesuatu untuk kamu karaoke aku tahu kamu tadi yang sempat tidak makan."


Suster Vina membuka pintu kamar nya tapi Zivanna memilih untuk ikut bersama dengan nya.


" Aku ikut yaa, aku juga ingin belajar masak supaya bisa seperti kamu."


Mereka berdua pun berlari menuju ke dapur.


" Aku akan membuat kamu spagheti spesial untuk kamu."


Zivanna hanya bisa terdiam saja karena dia yang tidak tahu cara memasak nya.


" Aku hanya bisa memasak mie instan dan telur dadar saja, menurut ku itu adalah termewah buatan ku."


Melihat Bianca yang sudah tidur Samuel pun keluar dari kamar nya dia berniat untuk menghampiri Zivanna tapi ternyata dia seperti mendengar suara bising di dapur nya.

__ADS_1


Samuel berjalan menuju ke dapur dan dia tersenyum melihat Zivanna dan Vina sedang makan bersama.


Samuel berharap jika Zivanna akan selalu bertahan bersama dengan nya sampai kapan pun.


__ADS_2