I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 396.


__ADS_3

Felix hanya terdiam saja ketika melihat bayi lelakinya.


" Lihatlah dia begitu sangat tampan sekali seperti mu, Mama merasa sangat senang mungkin dia bukan cucu pertama tapi Mama sangat sayang kepada nya."


Suster Emily, dia memandangi wajah Felix yang kelihatan tidak menyukai kehadiran baby tersebut.


" Felix, apakah kamu ingin mengganti nama nya. Berikan nama yang bagus untuk anak mu ini, karena wajah nya yang sangat tampan."


Felix lagi-lagi dia terdiam membuat Suster Emily merasa sangat gemas.


" Maaf Bu, seperti nya Pak Felix dia tidak suka dengan kehadiran Baby Christian. Lebih baik saya bawa saja Baby Christian ke kamarnya, kasihan dia."


Felix tersenyum ketika mendengar perkataan Suster Emily.


" Baiklah Suster Emily, ayo saya antar ke kamar kosong. Mulai besok saya akan mendekorasi kamar nya, supaya lebih menarik kelihatan nya."


Suster Emily pun pergi sambil mengendong bayi nya.


" Suster Emily, dia seperti nya wanita yang berani nama nya sangat gemas tapi ternyata sikap nya tegas dia juga sangat cantik."


Felix masuk kembali ke kamar untuk memikirkan rencana jahatnya untuk Sebastian.

__ADS_1


***


Di tempat yang lain Zivanna sedang sibuk dengan pekerjaan dia menitipkan Baby Zivilia kepada Suster Vina.


Tapi terdengar suara teriakan Bianca dari dalam kamarnya.


" Suster Vina, berikan Zivilia kepada ku sana pergi ke kamar Bianca."


Suster Vina memberikan Zivilia dia pun langsung berlari ke kamar Bianca.


Sesilia pun sampai keluar dari kamar nya karena mendengar teriakan Bianca yang sangat kencang sekali.


" Bianca kamu kenapa sampai harus berteriak seperti ini,? Kamu membuat hawatir semua orang."


Suster Vina menghampiri Bianca, tapi tatapan wajah fokus ke handphone nya.


" Suster Vina, diam di dalam kamar aku butuh Suster Vina . Papa menyuruh Suster Vina untuk mengurusku bukan adik Zivilia , susah biarkan saja adik Zivilia bersama dengan Mommy Zivanna."


Sikap Bianca kembali seperti dulu lagi.


" Bianca sudah besar, adik Zivilia masih kecil masih bayi. Kasihan Mommy Zivanna jika tidak di bantu, jika seperti ini Mommy Zivanna nanti memilih untuk pergi dari rumah bersama dengan adik Zivilia."

__ADS_1


Bianca menyimpan handphone nya.


" Biarkan saja Mommy Zivanna yang mengurus sendiri bayi nya, bukan kah dia yang menginginkan untuk mempunyai bayi."


Suster Vina merasa sikap Bianca yang kembali berubah karena keinginan nya untuk mengurus adik lelaki nya di larang.


Suster Vina tidak bisa berkata-kata karena hanya membuat nya emosi saja. Suster Vina duduk di samping Bianca yang sudah sembuh, Bianca mengambil tas sekolah nya dia memilih untuk membaca buku cerita yang ada di dalam tas nya.


Sesilia yang merasa hawatir dengan Bianca, dia masuk ke kamar Bianca.


" Bianca Putri Mahendra, kenapa kamu berteriak seperti tadi,? Kamu kenapa Bianca."


Bianca yang sedang fokus membaca buku cerita dia menutup kembali buku cerita tersebut.


" Aku berteriak karena aku ingin Suster Vina bersama dengan ku, karena aku yang harus di jaga oleh Suster Vina, bukan adik Zivilia."


Sesilia memilih untuk pergi dia menutup kembali pintu kamar Bianca.


" Aku harus membicarakan masalah ini dengan Samuel, aku tidak Zivanna sampai pergi dari rumah ini."


Sesilia akan selalu mempertahankan Zivanna. dan Zivilia .

__ADS_1


__ADS_2