I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #268#


__ADS_3

Kedatangan Zivanna ke Rumah Sakit di sambut hangat oleh para pegawai medis di sana mereka memberikan selamat kepada Zivanna yang sudah menikah dengan Daniel Mahendra.


Zivanna pun kelihatan sangat senang sekali tapi tanpa sepengetahuan Samuel, Zivanna memilih untuk mengundurkan diri dari pekerjaan nya.


Zivanna mengundurkan diri dengan alasan dia yang akan kembali ke Rumah Sakit Permata yang jarak lebih dekat dengan rumah nya.


Kedatangan Zivanna dia berpamitan dengan banyak nya para medis dan setelah itu Zivanna pun langsung meninggalkan Rumah Sakit'tersebut.


" Aku tidak akan pernah memberitahu suamiku jika aku sudah tidak bekerja di Rumah Sakit, agar aku tidak tinggi seharian di rumah itu."


Zivanna pun memilih untuk pergi kantor Ibu nya, Zivanna yang ingin menenangkan pikiran nya.


Zivanna ingin bercerita dengan Ibu nya, dia merasa sangat binggung dalam menanggapi sikap Bianca yang cepat sekali berubah nya.


" Aku pulang ke rumah lebih baik di saat suaminya pulang kerja saja, aku tidak mau pulang cepat karena percuma saja Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi."


Zivanna akhirnya sampai di kantor Ibu nya, kedatangan Zivanna membuat ibu nya merasa sangat terkejut sekali.


" Zivanna kamu sudah pulang Nak, bagaimana dengan liburan mu bersama dengan suamimu?."


Zivanna langsung menarik tangan ibunya untuk segera masuk ke dalam ruangan.


Lollyta melihat wajah Zivanna yang seperti sangat kesal padahal dia yang baru pulang dari honeymoon.


" Zivanna kamu baik-baik saja kan,? kenapa kamu kelihatan sangat kesal seperti ini? ayo yg u ceritakan kepada ibu apa yang sudah terjadi."


Zivanna langsung memeluk erat tubuh Ibu nya dan dia pun menangis di pelukan Ibunya.

__ADS_1


" Zivanna sayang kamu kenapa Nak, jangan membuat ibu hawatir sayang."


Zivanna tidak bisa menjawab pertanyaan dari Ibunya dia terus saja menagis di pelukan ibu nya.


Sampai akhirnya Zivanna yang melepaskan pelukan tersebut dan mencoba untuk bercerita kepada ibunya.


" Sikap Bianca berubah Bu, dia jadi benci kepada ku. Padahal sebelumnya hubungan kita berdua baik-baik saja, tapi kenapa setelah aku pulang berlibur dia menjadi seperti itu kepada ku."


Lollyta tersenyum sambil mengusap air mata Zivanna.


" Sayaaaaang, kamu harus sabar. Seperti nya Bianca merasa cemburu melihat Papa yang lebih memilih untuk bersama dengan kamu, sebelum nya Bianca yang selalu dekat dengan Papa nya tapi sekarang dia melihat kamu yang selalu bersama dengan Papa nya."


Zivanna pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Ibu nya.


" Bukan kah sebelum nya ibu sudah bilang, apakah kamu kuat menikah dengan seorang lelaki yang sudah mempunyai anak karena pasti akan berbeda rasanya. Kamu yang harus benar-benar mengurus anak di saat kamu yang belum pernah menjadi seorang ibu, sekarang kamu jalani saja yaa jangan menyerah seperti ini sayang. Ingat yaa sayang, Samuel menginginkan kamu menjadi wanita terakhir nya karena sebelumnya dia yang sudah gagal."


" Bu, aku sudah tidak bekerja di Rumah Sakit Harapan lagi. Aku mengundurkan diri tadi Rumah Sakit, tapi aku tidak memberitahu kepada suami ku karena aku yang tidak mau diem di rumah."


Lollyta pun langsung berpikir akan menjadikan Zivanna sebagai Brand Ambassador produk milik nya.


" Zivanna, Maudy sudah mengakhiri kontrak kerja nya. Sekarang bagaimana jika kamu saja yang mengantikan nya, kamu bisa langsung bekerja sekarang juga."


Zivanna memikirkan hal tersebut sambil memegang kepalanya yang mulai terasa sakit sekali.


" Tidak untuk sekarang yaa Buu, aku masih sangat pusing sekali. Bagaimana jika besok ya Bu, sekarang aku ingin menenangkan pikiran dan perasaan ku dulu."


Zivanna duduk sambil memainkan handphone nya, Lollyta pun keluar dari ruangan nya membiarkan Zivanna sendirian.

__ADS_1


" Bagaimana ini rumah tangga baru hitungan jari Zivanna sudah merasa lelah hanya karena sikap Bianca yang berubah, tapi kenapa sikap Bianca bisa berubah yaa secara tiba-tiba. Aku merasa sangat hawatir sekali jika ada yang mempengaruhi Bianca, dengan cara menjelekkan Zivanna."


Lollyta berjalan sambil berpikir jika Maudy tidak mungkin terjadi karena Bianca yang tidak mau bertemu dengan Maudy.


" Tapi jika bukan Maudy, siapa lagi yang benci Zivanna. Hanya Maudy yang mungkin akan balas dendam kepada Zivanna karena drama manis yang berkepanjangan yang di lakukan Zivanna untuk Maudy."


Lollyta pun hanya berharap rumah tangga Zivanna akan baik-baik saja.


Lollyta tidak mau Zivanna menyerah hanya karena Bianca, bukan kah keinginan Zivanna menikah karena kedekatan nya dengan Bianca.


Lollyta pun memilih untuk fokus pada pekerjaan dia yang mengeluarkan produk terbarunya.


" Sekarang Zivanna Lollyta Lenoel, dia yang akan menggantikan Maudy Larissa untuk menjadi Brand Ambassador produk kecantikan. Zivanna sudah kembali, dan mulai besok dia sudah mulai bekerja yaa bersama dengan kita semua. Saya berharap jika Zivanna banyak kekurangan nya, kalian bisa langsung menegurnya yaa untuk hasil yang terbaik yaa."


Para pegawai merasa senang ketika Brand Ambassador yang di gantikan oleh Zivanna.


" Jika Zivanna yang menjadi Brand Ambassador itu lebih cantik dan segar kelihatan nya yaa, Zivanna itu cantik sekali dan memang cocok untuk menjadi Brand Ambassador produk kecantikan."


Lollyta merasa sangat senang sekali ketika pegawai nya yang menerima kehadiran Zivanna sebagai Brand Ambassador produk nya.


Lollyta juga merasa sangat yakin sekali jika produk nya akan laris drastis lebih-lebih dari Maudy Larissa.


" Saya ucapkan terimakasih banyak yaa, kalian semua menerima kehadiran Zivanna dengan positif semoga Zivanna bisa memberikan dampak positif juga untuk semua produk Lollyta Beauty Skincare."


Lollyta pun memilih untuk kembali ke ruangan dan dia begitu sangat terkejut sekali ketika membuka pintu melihat Zivanna yang ketiduran di sofa.


" Astaga apakah dia terlalu kecapean, sampai jam 10 saja dia sudah merasa mengantuk dan tertidur pulas di sofa sambil memegang handphone."

__ADS_1


Lollyta membiarkan Zivanna tidur dia merasa kasihan melihat nya.


__ADS_2