I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (67)


__ADS_3

Maudy yang tidak menerima dengan sikap Bianca kepada dia pun langsung berlari menarik tangan Zivanna dengan sangat kasar sehingga membuat Zivanna merasa kesakitan.


"Ahhhh, kasar sekali."


Bianca begitu sangat terkejut sekali melihat sikap Mama nya yang menyakiti Suster Zivanna.


"Kamu sengaja kan Zivanna membuat Bianca membenci Mama nya, hanya karena kamu ingin bisa dekat dengan Papa nya Bianca?."


Zivanna langsung membawa Bianca masuk ke dalam mobil, Zivanna merasa perkataan Maudy tidak layak untuk di dengarkan oleh Bianca.


"Kamu masuk ke dalam mobil duluan yaa sayang."


Bianca mengikuti perkataan Zivanna dia langsung berlari masuk ke dalam mobil.


Bianca pun tetap memperhatikan Suster Zivanna dia tidak ingin Suster Zivanna terluka.


"Nona Bianca, itu yang sedang bersama dengan Suster Zivanna seperti Ibu Maudy."


Supir pribadi Bianca mengingat wajah Maudy.


"Iyaaa, itu Mama Maudy dia jahat sekali dengan Suster Zivanna."


Supir pribadi tersebut pun merasa sangat hawatir sekali.

__ADS_1


"Ibu Maudy yang terhormat bisakah memperhalus perkataan di depan anak kecil, ucapan ibu tidak baik untuk di dengar oleh Bianca."


Maudy pun tersenyum sinis kepada Zivanna.


"Tapi itu memang kenyataannya kan,? kamu menjadi Suster untuk Bianca karena kamu itu mempunyai perasaan terhadap Bianca. Apa tidak cukup kamu bermain cinta bersama dengan Dokter Richard, kamu benar-benar perempuan murahan yaa. Kamu terlahir dari keluarga miskin ? tapi apakah harus sampai melakukan itu semua."


*Plaaaakkkk*


Zivanna dengan sangat emosional sekali dia berani sampai menampar wajah Maudy.


"Ahhhh sakit sekali."


Bianca sampai menutup mata nya ketika melihat Suster Zivanna menampar wajah Mama nya.


"Semoga Pak Samuel langsung menjawab panggilan telephone dari saya."


Samuel yang sedang rapat pun dia melihat panggilan telephone dari supir yang sering mengantarkan Bianca.


Dia pun lebih memilih untuk mengakhiri rapat nya dia takut terjadi sesuatu dengan Bianca.


*Hallo ada apa Pak Deni*


*Pak Samuel, Ibu Maudy dan Suster Zivanna sedang bertengkar di depan sekolah Nona Bianca.*

__ADS_1


*Astaga lalu bagaimana dengan Bianca*


*Nona Bianca aman dia berada di dalam mobil*


*Baiklah saya akan segera ke sana*


Samuel langsung berlari meninggalkan ruangan rapat nya dan Sesilia pun langsung mengantikan posisi Samuel.


"Berani sekali kamu menampar aku yaa,? kamu tahu aku adalah brand ambassador produk terkenal. Kamu yang tidak akan pernah bisa mampu membeli produk yang aku promosi kan berani menampar wajah ku."


Maudy kelihatan sangat emosional sekali dengan Zivanna.


"Kenapa ibu dengan mudahnya bilang jika aku ini wanita murahan,? ibu wanita yang berpendidikan tinggi seharusnya bisa menjadi lisan Ibu. Walaupun saya terlahir dari keluarga miskin seperti yang ibu katakan, tapi harga diri saya lebih tinggi dari pada ibu."


Zivanna semakin mendekati Maudy.


"Jika ibu Maudy bilang aku yang mempunyai perasaan terhadap Pak Samuel,? memang kenapa dan Ibu yang hanya sekedar mantan istrinya yang sudah mempunyai suami seperti ibu masih menyimpan perasaan cinta terhadap mantan suami ibu."


Maudy mengangkat tangan tapi di tanah oleh Samuel.


"Lepaskan aku Samuel, wanita sudah berani menampar wajah ku. Aku juga harus membalas nya, agar dia juga bisa merasakan rasa sakit yang aku rasakan."


Samuel pun melepaskan genggaman erat tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2