
Samuel mengakhiri pembicaraan nya dengan Sebastian karena yang sudah berjanji dengan Zivanna.
" Bastian, aku pergi dulu yaa."
Mereka berdua pun memilih untuk keluar dari tempat tersebut.
Sebastian dan Samuel mereka berdua yang ingin memberikan sesuatu untuk wanita yang merasa sayangi masing-masing.
Jika Samuel yang memilih untuk pergi ke taman bermain, Sebastian memilih untuk menunggu Maudy di kamar nya.
" Semoga Maudy mau menerima apa yang aku belikan ini, tapi aku merasa sangat terharu sekali ketika melihat Samuel yang memberikan kalung untuk Bianca dan Zivanna ini sangat luar biasa sekali."
Mobil mereka masing-masing pun pergi ke tujuan berbeda.
" Lebih baik aku memberikan kejutan kepada Zivanna, tidak usah memberitahu Zivanna sebelumnya."
Zivanna dan Bianca merasa sangat kenyang sekali dan dia melihat langit yang mendung.
" Sayang lebih baik kita cari tempat yang nyaman ya, karena seperti nya akan turun hujan sayang."
Bianca dan Zivanna pun langsung mencari tempat untuk berteduh sambil menunggu Papa Sam.
__ADS_1
" Mommy, bagaimana Papa tahu kita sekarang sedang di sini. Lebih baik Mommy memberitahu Papa, kalau kita berada di sini supaya Papa tidak mencari kita lama-lama."
Angin mulai sangat kencang sekali dan Bianca pun langsung memeluk Zivanna.
Zivanna mencoba untuk mengirimkan foto saja ke Samuel.
Samuel yang baru sampai dia pun melihat foto yang di kirimkan oleh Zivanna.
" Oh di mana yaa mereka sekarang, seperti akan turun hujan sekarang."
Samuel membawa payung yang ada di bagasi mobil nya, dia tidak mau Zivanna dan Bianca sampai kehujanan.
" Semoga saja aku bisa segera menemukan mereka berdua."
Di saat Samuel yang sedang terburu-buru mencari Bianca dan Zivanna, Maudy dia melihat Samuel.
" Samuel datang ke sini untuk menjemput Zivanna, dia sampai membawakan payung. Ini pemandangan yang sangat menyebalkan sekali, aku tidak suka melihat nya."
Maudy yang masih mempunyai perasaan terhadap Samuel dia pun masuk menghampiri Samuel.
" Untuk apa kamu membawakan payung untuk Zivanna,? cukup satu payung saja tidak usah memperdulikan Zivanna."
__ADS_1
Samuel merasa sangat binggung sekali dengan perkataan Maudy kepada nya.
" Kenapa,? aku membawa payung dua untuk dua orang wanita yang aku cintai."
Maudy merasa sangat sesak sekali ketika mendengar perkataan Samuel.
" Wanita yang kamu cinta,? kamu mencintai Zivanna? kamu memilih dia untuk menjadi pengganti aku di hati mu. Tidak Samuel, aku tidak setuju jika Zivanna yang menjadi istri mu, masih ada wanita lain yang jauh lebih baik dari Zivanna. Jika kamu tetap ingin bersama dengan Zivanna, maka Bianca harus bersama dengan ku."
Maudy seperti memberikan pilihan untuk Samuel.
" Atas dasar apa kamu bisa memiliki Bianca,? aku sangat menghargai mu sebagai ibu kandung dari Bianca tapi kamu yang tidak mau mengurus Bianca sejak bayi. Kesalahan ini sangat fatal sekali Zivanna, aku tidak akan pernah melupakan apa yang sudah kamu lakukan kepada aku dan Bianca."
Samuel pun pergi dan tiba-tiba saja hujan turun, Samuel mengetahui Maudy yang berada di belakang nya.
" Aku masih mencintaimu Samuel, aku tidak mencintai Sebastian."
Maudy berteriak sambil menangis dan Samuel menjatuhkan satu payung setelah mendengar perkataan Maudy.
Samuel mencoba untuk fokus pada Zivanna dan Bianca dia mencoba untuk mengabaikan perkataan Maudy.
Maudy menangis sambil mengambil payung yang di jatuhkan oleh Samuel dia merasa sangat sakit hati dengan perkataan Samuel yang sudah mulai membuka hati nya untuk wanita lain.
__ADS_1