I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode 315


__ADS_3

Suster Vina masuk ke dalam kamar Bianca, dia melihat Bianca yang sedang bersama dengan Papa nya.


Suster Vina menghampiri Bianca dan Samuel.


" Maaf Pak Samuel, seperti nya saya melihat Ibu Zivanna pergi dari rumah ini."


Samuel begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Suster Vina.


" Benar kah,? Apakah sekarang Zivanna sudah pergi?."


Samuel kelihatan sangat panik sekali tapi Bianca tersenyum bahagia mendengar nya.


" Saya tidak tahu Pak, silahkan Bapak lihat saja di depan."


Samuel dengan sangat cepat dia keluar dari kamar Bianca.


Suster Vina melihat kebahagiaan di wajah Bianca.


" Kenapa kamu sangat jahat sekali, Mommy Zivanna sedang hamil adik mu. Kenapa kamu seperti ini Bianca, apa yang membuat mu sampai harus berubah?."


Mata Suster Vina sampai berkaca-kaca memandangi wajah Bianca.


" Aku ingin Papa kembali bersama dengan Mama, itu bukan adik ku. Karena bukan Mama Maudy yang hamil, aku tidak mau mengakui jika itu adalah adik ku."


Bianca berjalan menuju ke jendela kamar nya, dia melihat Papa nya bersama dengan Mommy Zivanna.

__ADS_1


Samuel menundukkan kepalanya di hadapan Zivanna, Samuel merasa sangat malu sekali.


" Aku pergi yaa, ini yang terbaik untuk anak kita."


Terdengar jelas suara Zivanna yang begitu sangat bergetar sekali.


" Zivanna, aku merasa gagal membuat mu bahagia. Maafkan aku Zivanna, aku tidak mengerti kenapa harus seperti ini."


Samuel memegang tangan Zivanna.


" Sudahlah, sekarang lebih memilih kamu ijinkan aku untuk pergi yaa. Sebentar lagi supir pribadi akan datang menjemput ku, maafkan aku yaa untuk sementara aku tidak bisa ada di samping mu."


Zivanna memilih untuk mengalah demi hubungan Samuel dan Bianca.


Samuel memeluk Zivanna dari belakang, hal tersebut membuat Zivanna meneteskan air mata nya.


Mereka berdua yang sudah saling menyayangi tapi harus terhalang oleh Bianca yang terhasut ucapan Mama nya.


Zivanna membalikkan badannya dia mencoba untuk tetap tersenyum manis kepada suaminya.


" Aku tidak akan pernah meninggalkan mu, karena aku sekarang sedang hamil anak pertama kita berdua."


Mobil jemputan Zivanna pun akhirnya nya datang.


" Aku pergi dulu yaa, kamu baik-baik di rumah yaa."

__ADS_1


Zivanna mencium tangan suaminya dan langsung masuk ke dalam mobil, Zivanna membuka kaca jendela mobil nya sambil melambaikan tangan kepada suaminya.


Bianca yang melihat nya dia langsung tersenyum puas, kepergian Zivanna yang di inginkan oleh Bianca.


Suster Vina melihat Bianca kembali seperti biasanya.


" Aku ingin makan, buatkan aku makanan yang enak yaa Suster Vina."


Karena merasa sangat emosional sekali dengan Bianca, Suster Vina memilih untuk langsung pergi keluar dari kamar Bianca.


Suster Vina berlari menuju ke luar rumah, dia melihat Samuel yang sedang berdiri di depan pintu gerbang.


Suster Vina merasa sangat kasihan sekali melihat nya.


" Semoga saja cinta mereka berdua selalu abadi bersama, aku tidak mau mereka berdua berpisah hanya karena Bianca."


Suster Vina memilih untuk pergi ke dapur, untuk menyiapkan makanan untuk Bianca.


Samuel pun menutup rapat pintu gerbang tapi ternyata mobil Mama Sesilia datang.


Sesilia turun dari mobil dia melihat wajah sedih Samuel.


" Samuel, kenapa dia kelihatan sedih. Seharusnya dia bahagia, karena Zivanna yang sedang hamil."


Sesilia tidak berani bertanya langsung kepada Samuel, dia memilih untuk bertanya kepada Suster Vina saja.

__ADS_1


__ADS_2