
Irene merasa sangat ketakutan sekali dengan apa yang sudah dia lihat.
" Apakah Maudy seperti ini karena dia melahirkan anak Felix, seharusnya Felix melihat ini semua."
Irene memilih untuk pergi dia berlari seperti orang yang ketakutan dan di kejar-kejar seseorang tapi tiba-tiba saja tangan Irene di tarik oleh seseorang.
Irene seketika langsung terkejut dan ternyata Zivanna yang menarik tangan Irene.
" Kamu sudah sejauh ini kah mencari tahu tentang Maudy,? aku ingin memberitahu kepada mu jika sudah ke tiga kalinya dia seperti ini."
Zivanna memandangi wajah Irene yang seperti ketakutan dan pucat.
" Maudy itu wanita yang nekad, dia juga licik jika kamu ingin mendapatkan Sebastian kamu harus bisa melawan Maudy."
Zivanna langsung pergi meninggalkan Irene.
" Aku harus melawan wanita despresi sampai tiga kali,? apakah aku mampu tapi aku sangat cinta kepada Sebastian."
Irene memberanikan diri untuk kembali ke ruangan Maudy, dia ingin bertemu dengan Sebastian.
__ADS_1
Irene memberanikan diri untuk masuk ke dalam dia mengetuk pintu dan langsung masuk.
Pandangan mata sinis Maudy langsung tertuju pada Irene.
" Pelakor datang, kamu tidak akan pernah mendapatkan suami ku."
Ucap Maudy dengan penuh emosional kepada Irene.
Irene melangkah kakinya untuk mendekati Maudy.
" Suami mu,? apakah kamu yakin dengan perkataan mu itu?. Jika dia suamimu, lalu kenapa kamu tidur bersama dengan lelaki lain sampai hamil dan melahirkan anak dari Felix."
Perkataan Irene membuat Maudy seketika langsung emosional menghampiri Irene, Sebastian mencoba untuk melindungi Irene dan berteriak kencang memangil Suster.
Beruntung Suster datang, Maudy bisa di amankan sedangkan Irene dan Sebastian memilih untuk menunggu di luar ruangan.
" Irene kamu baik-baik saja kan, seharusnya kamu tidak memancing Maudy dengan perkataan mu yang seperti itu yaa."
Irene berpikir semakin Maudy depresi semakin dia bisa mendapatkan Sebastian.
__ADS_1
" Aku melakukan itu karena aku sangat cinta kepada mu, ingin menikah dengan mu."
Irene sampai tidak malu lagi untuk mengatakan perasaan cinta nya terhadap Sebastian.
" Sudahlah bertahun-tahun kamu menjalin hubungan rumah tangga dengan kepalsuan, aku akan memberikan kamu kenyataan cinta yang sebenarnya."
Irene menarik tangan Sebastian agar menjauh dari ruangan Maudy.
" Maudy seperti itu karena sebuah karma dari mu, karma perbuatan nya sekarang bagaimana jika kamu tinggalkan Maudy dan melanjutkan hubungan bersama dengan ku. Aku akan membantu kamu untuk memberikan anak lelaki itu kepada Felix, biarkan saja Felix yang bertanggung jawab atas anak lelaki itu."
Sebastian melepaskan genggaman tangan Irene.
" Aku ingin menyelesaikan dulu semuanya, aku tidak bisa meninggalkan Maudy begitu saja karena Maudy masih istri ku."
Sebastian mencubit pipi Irene dia pun langsung pergi meninggalkan Irene.
Irene semakin jatuh cinta dengan Sebastian, dia begitu sangat tangguh sekali tidak mudah di goda oleh wanita lain walaupun istri nya yang seperti itu.
Irene memilih untuk pergi dari rumah sakit tersebut dia ingin bertemu dengan Felix, Irene ingin Felix datang ke rumah sakit.
__ADS_1
Irene memilih untuk mengeluarkan handphone nya untuk mengirimkan pesan kepada Felix.
* Felix, tanggung jawab kamu. Bawa anak lelaki mu dari hasil hubungan cinta satu malam mu bersama dengan Maudy, jangan sampai kamu lari dan tidak mau bertanggung jawab*