I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *218*


__ADS_3

Zivanna dan Lollyta pun masuk ke dalam Apartemen Zivanna.


" Wahhhh, Apartemen yang sangat nyata sekali yaa. Apartemen nya juga sangat bersih sekali, kamu sangat hebat sekali sayang bisa membereskan tempat ini sendirian."


Zivanna duduk dia membiarkan Ibu nya melihat-lihat di setiap sudut ruangan.


" Bukan kah aku yang akan menjadi seorang ibu rumah tangga yaa, jadi aku harus bisa belajar dari sekarang agar aku bisa menjadi Ibu yang terbaik."


Lollyta tersenyum mendengar perkataan Zivanna yang semakin dewasa.


" Sekarang perkataan mu sudah seperti seorang ibu yaa, kamu seperti nya sudah memiliki jiwa keibuan yang sangat luar biasa sekali."


Lollyta kembali menghampiri Zivanna dan mereka pun duduk berdua di sofa.


Lollyta baru menyadari cincin berlian yang melingkari jari manis Zivanna dan Lollyta juga melihat kalung berlian yang sangat cantik sekali.

__ADS_1


Lollyta yang hanya bisa tersenyum saja dia tidak mau mempertanyakan hal tersebut karena Lollyta sudah sangat yakin semuanya adalah pemberian dari Samuel.


" Aku harus bisa lebih baik dari Maudy, aku harus belajar dari Maudy. Di saat Maudy yang tidak menyayangi Bianca, itu tandanya aku yang sebagian seorang ibu sambung nya harus bisa mencintai Bianca sepenuh hati walaupun dari awal bertemu aku yang sudah sangat sayang dengan Bianca."


Zivanna menyenderkan kepalanya ke pundak Ibunya.


" Zivanna, kamu harus bisa menjadi ibu yang adil jika nanti setelah kamu menikah di berikan kepercayaan untuk menjadi seorang ibu. Jangan pernah membedakan Bianca dengan anak kandung mu yaa, kamu yang harus kembali mengingat ke awal jika kamu itu tidak hanya mencintai Samuel tapi kamu juga sayang dengan Bianca."


Zivanna menganggukkan kepalanya walaupun dia tidak tahu nanti akan seperti yang dia bayangkan atau tidak.


" Iya Bu, aku selalu mencoba untuk mencintai Bianca sekarang dan nanti."


Zivanna begitu sangat terkejut sekali kerena yang mengetahui Apartemen nya hanya Samuel dan ibunya.


" Apakah itu adalah Pak Samuel, untuk apa yaa dia kembali ke Apartemen ini."

__ADS_1


Zivanna pun berjalan menuju ke pintu dia melihat dari cctv tapi tidak kelihatan wajah nya.


Zivanna merasa sangat ketakutan sekali karena seperti ini bukan Samuel, tapi Zivanna juga berpikir jika bukan Samuel lalu siapa yang datang ke Apartemen nya.


Zivanna pun mencoba untuk memberanikan diri dan dia membuka pintu tersebut.


" Ayah."


Suara Zivanna terdengar sangat pelan sekali dan dia pun membuka lebar pintu agar Ayah nya bisa langsung masuk ke dalam.


Lollyta sampai berdiri dari sofa nya melihat kedatangan Suaminya.


Wajah Zivanna kelihatan sangat jelas sekali jika dia yang seperti tidak menginginkan kedatangan Ayah nya dia hanya menyuruh untuk kembali ke rumah dan membicarakan tentang Felix.


" Maaf jika perkataan ku kurang sopan terdengar nya, aku tidak mau membicarakan tentang Felix di dalam Apartemen ku. Aku yang baru saja merasakan kebahagiaan bersama dengan Samuel, jika kedatangan Ayah untuk memaksa aku untuk kembali pulang dan membicarakan tentang Felix sekarang juga aku akan pergi dari Apartemen ini."

__ADS_1


Dokter Richard hanya bisa terdiam saja ketika mendengar perkataan Zivanna, Lollyta langsung menghampiri Zivanna untuk menenangkan perasaan nya.


Zivanna sampai meneteskan air mata nya di hadapan ke dua orang tuanya.


__ADS_2