I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode #258#


__ADS_3

Melihat istrinya yang seperti sedang merencanakan rencana jahatnya, Sebastian pun langsung menghampiri istrinya.


" Maudy, dari pada sekolah kamu memikirkan tentang Zivanna dan mantan suami mu itu. Bagaimana jika kita berdua juga melakukan honeymoon, aku akan mengambil cuti tiga hari."


Maudy begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan suaminya.


" Kita sudah tua, untuk apa kita melakukan honeymoon. Tidak aku tidak mau, sudah bukan umur nya lagi."


Sebastian menghampiri istrinya.


" Jangan seperti itu, walaupun umur kita berdua sudah tua tapi kita juga perlu waktu kebersamaan."


Sebastian memegang tangan Maudy.


" Aku ingin kita bisa lebih bisa bicara berdua, menikmati waktu bersama. Karena sekarang hubungan pernikahan kita ini banyak di terjadi kesalahpahaman, kecemburuan semoga saja setelah kita pulang honeymoon kamu bisa segera hamil Maudy. Karaoke aku masih mengharapkan kamu bisa hamil, semoga dengan adanya bayi di dalam kandungan mu itu kita bisa menjadi keluarga bahagia."


Maudy tidak mungkin menolak permintaan suaminya untuk honeymoon, tapi udah ingin mendapatkan kehamilan Maudy merasa itu tidak mungkin terjadi.


Karena sampai sekarang Maudy yang masih mengharapkan bisa menjadi orang ke tiga di rumah tangga suaminya.


Maudy berharap jika dia bisa bersama dengan Samuel dan Bianca.


" Bagaimana Maudy, apakah kamu ingin kita honeymoon."


Maudy dengan terpaksa dia menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


" Baiklah Sebastian aku mau, tapi tidak waktu yang dekat yaa."


Sebastien merasa sangat senang sekali ketika dia mendapatkan jawaban dari Maudy.


Maudy pun tiba-tiba saja dia ingin pergi dari ruangan Sebastian.


" Yasudah aku pulang dulu yaa, aku ingin pergi ke salon kecantikan."


Sebastian mengeluarkan uang di dompet nya untuk dia berikan kepada istrinya.


" Tidak usah, bukan kah kamu selalu mengisi ATM ku setiap bulan."


Maudy menolak untuk untuk di berikan oleh Sebastian.


" Tidak apa-apa Maudy, aku ingin memberikan uang yang ada di dalam dompet ku ini."


Maudy pun langsung mengambil uang tersebut dan memasukkan nya ke dalam tas nya.

__ADS_1


" Terimakasih banyak Sebastian, aku pergi dulu yaa."


Sebastian menarik tangan Maudy dia memeluk erat tubuh istri tersebut.


" Hati-hati yaa istriku."


Maudy merasa sangat malu dan bersalah ketika mendengar perkataan dan sikap Sebastian kepada nya.


Sebastian yang begitu sangat tulus sekali mencintai Maudy, tapi Maudy yang tidak bisa membalas ketulusan cinta Sebastian.


Maudy yang masih saja berharap untuk bisa menjadi istri dari mantan suaminya.


Maudy tidak peduli walaupun Samuel yang sudah menikah dengan Zivanna.


Maudy merasa senang jika dia bisa merebut Samuel dari Zivanna di saat mereka berdua yang sudah menikah.


Maka rasa sakit hati Zivanna akan bertambah Sakit.


" Aku pergi yaa."


Maudy melepaskan pelukan suaminya dan dia pun langsung keluar.


Ketika Maudy membuka pintu ternyata Veronica yang sudah ada menunggu di depan pintu.


Maudy bertanya dengan suara yang sinis.


" Saya tidak mau menganggu waktu kebersamaan Ibu dengan Bapak."


Maudy pun langsung pergi begitu saja dan Victoria masuk ke dalam untuk membeli hasil pekerjaan kepada Sebastian.


" Terimakasih banyak yaa Victoria, dan aku meminta maaf atas perilaku istri ku kepada mu."


Victoria pun langsung tersenyum manis kepada Sebastian.


" Tidak apa-apa Pak, wajar saja mungkin itu karena Bu Maudy yang tidak mau kehilangan Bapak Sebastian."


Sebastian tersenyum tipis dan Victoria pun langsung pergi.


Sebastian yang merasa jika Maudy yang sudah mulai merasakan cinta nya dan berharap Maudy bisa hamil.


Maudy yang baru saja masuk ke dalam mobil dia langsung merasa sangat tidak nyaman dengan permintaan Sebastian.


" Aku tidak boleh sampai hamil, jika aku hamil aku tidak bisa bersama dengan Samuel."

__ADS_1


Maudy pun memilih untuk pergi ke Apotek, dia mencoba untuk membeli pil penunda kehamilan.


" Aku hanya mengonsumsi pil penunda kehamilan tanpa sepengetahuan Sebastian, aku tidak mau semua gagal hanya karena aku yang hamil. Aku sudah mempunyai Bianca, sudah cukup saja aku mempunyai anak tunggal perempuan, karena Bianca yang sangat cantik dan cerdas."


Maudy menjalankan mobilnya dia mencari apotek, Maudy berbohong kepada Sebastian dia tidak pergi ke salon kecantikan.


Dan akhirnya Maudy sampai dia memilih pil penunda kehamilan yang paling mahal, karena dia juga melihat kegunaan nya yang bisa mempercantik wajah.


Maudy kelihatan sangat terburu-buru sekali dia pun memasukkan pil tersebut ke dalam tas nya.


" Aku sudah mengonsumsi nanti malam, aku harus berhati-hati."


Di saat di perjalanan menuju ke rumah nya, Maudy merasa sangat lapar sekali dan dia pun langsung memilih Restoran.


Maudy memberhentikan mobilnya di depan Restoran mewah pilihan nya, ketika Maudy masuk ke dalam Restoran tersebut dia melihat Felix.


Felix yang sedang bersama dengan wanita cantik dan seksi.


" Felix, astaga dia mudah sekali bersama dengan wanita cantik."


Maudy pura-pura tidak mengenal Felix tapi dia duduk di belakang kursi Felix.


Maudy yang bisa mendengarkan pembicaraan mereka berdua.


" Felix, ini anak kamu. Kamu harus bertanggung jawab atas semua, aku tidak mungkin membesarkan anak ini tanpa ada nya suami di samping ku."


Maudy seketika dia langsung terkejut sekali ketika mendengar perkataan wanita tersebut.


" Iriana, kamu tahu kan aku selalu bermain aman dan tidak mungkin kamu sampai hamil. Mungkin itu bukan anak ku, kamu hamil dengan lelaki lain."


Wanita tersebut kelihatan sangat emosional sekali.


" Felix, Ayah ku adalah asisten pribadi Papa mu yaa. Dan kamu tahu aku adalah wanita yang baik-baik, aku tidak mungkin tidur bersama dengan lelaki yang lain selain kamu."


Wanita tersebut pun menagis dan membuat para pengunjung Restoran melirik mata nya kepada wanita tersebut.


" Kamu gugurkan kandungan itu, maka aku akan memberikan kamu uang 2 milyar."


Maudy langsung menutup mulut nya, ketika Felix yang akan memberikan uang 2 milyar kepada wanita tersebut.


Felix mengeluarkan handphone nya, dia langsung mentransfer uang 2 milyar tersebut ke Rekening Iriana.


Dan Felix pun langsung pergi dari Restoran tersebut, dia kelihatan sangat emosional sekali.

__ADS_1


Iriana pun merasa harga dirinya di rendahkan, dia pun langsung menagis dan pergi juga tempat tersebut.


__ADS_2