I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode *147*


__ADS_3

Bianca memilih untuk langsung pergi dia sampai tidak mau sarapan pagi, ketika masuk ke dalam mobil Suster Vina langsung berlari menuju ke tempat makan dia mengambil bekal makanan untuk Bianca.


Samuel dan Sesilia hanya bisa terdiam saja ketika melihat Suster Vina yang begitu sangat terburu-buru sekali.


" Bianca benci Mama, dan Mama memang salah tapi Mama melakukan ini semua untuk kebaikan keluarga kita nama baik perusahaan kita. Karena Dokter Richard Lenoel itu banyak orang yang mengetahui nya, apalagi istri nya kita kabar ini di ketahui oleh media setidaknya Suster Zivanna sudah keluar dari rumah kita yaa walaupun kedengarannya sangat jahat sekali."


Samuel dan Sesilia pun duduk mereka mulai menikmati sarapan pagi nya, Samuel merasa tidak menyangka jika Suster Zivanna itu adalah wanita simpanan Dokter Specialis tapi dia kembali melihat dari penampilannya nya yang sangat mewah.


" Kemarin aku bertemu dengan Suster Zivanna di sebuah Restoran, aku memberikan uang sebesar 5 juta rupiah untuk nya dan berterima kasih atas semua yang sudah di berikan kepada Bianca."


Sesilia melihatnya wajah Samuel yang kelihatan sangat sedih sekali.


" Samuel apakah kamu merasa sedih dengan kabar ini,? dan apakah kabar ini membutuhkan perasaan hati mu hilang begitu saja dengan Suster Zivanna?."


Samuel memilih untuk terdiam karena menurutnya itu bersifat pribadi untuk dia jawab.

__ADS_1


" Kenapa kamu sampai terdiam seperti ini, sekarang jika sampai kamu merasa menyesal itu sangat wajar sekali tapi jika Suster Zivanna benar sebagai seorang pelakor Mama tidak mau merestui hubungan kalian berdua jika int menikah, tapi jika untuk sebatas berteman tidak apa-apa."


Samuel melihat perubahan sikap total Mama nya.


" Kenapa Mama seperti itu, memakai kenapa jika Suster Zivanna itu adalah seorang pelakor?."


Pertanyaan Samuel membuat Sesilia menghentikan makannya.


" Itu tandanya tidak ada perbedaan antara Zivanna dengan Maudy, mereka berdua bisa Deket pergi di saat ada lelaki yang lebih mapan dari mu. Contoh nya saja Dokter Richard dan Sebastian, mereka berdua sangat luar biasa sekali."


***


Bianca dan Suster Vina sampai di depan sekolah.


" Suster Vina, tunggu aku di dekat gerbang itu yaa. Suster Zivanna sering sekali duduk di sana sambil memainkan game nya, Suster Vina juga diam di sana yaa."

__ADS_1


Bianca menarik tangan Suster Vina dsn tanpa harus mereka berdua, Maudy memantau dari mobil nya.


" Kerja yang sangat bagus sekali, Suster Vina dengan sangat cepat dia bisa membuat Bianca akrab sekali dengan nya."


Maudy membuka jendela mobil nya dia ingin bisa melihat dengan sangat jelas sekali.


" Suster Vina, aku pergi ke kelas yaa, Suster Vina jangan pergi jauh-jauh tinggalkan aku yaa. Aku tidak mau sampai di culik lagi Mama Maudy, aku tidak suka dengan Mama Maudy."


Suster Vina menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan Bianca pun masuk ke dalam sekolah nya.


" Aku tidak bisa membayangkan bagaimana sedih nya menjadi Suster Zivanna, apalagi dengan tuduhan Ibu Maudy yang membuat berita palsu tentang Suster Zivanna yang menjadi wanita simpanan Dokter Richard."


Suster Vina pun duduk seperti apa yang di katakan oleh Bianca, dia menunggu Bianca di tempat biasa Suster Zivanna menunggu nya sampai selesai jam pelajaran sekolah.


Melihat Bianca sudah masuk ke dalam sekolah, Maudy pun turun dari mobil untuk bisa membicarakan rencananya dengan Suster Vina.

__ADS_1


__ADS_2