I Love You CEO Tampan

I Love You CEO Tampan
Episode (128)


__ADS_3

Suasana di rumah Bianca bersama dengan Omah nya.


Bianca yang sudah siap untuk berangkat ke sekolah dia pun berjalan menuju ke tempat makan dia melihat Omah nya yang sudah siap.


Sesilia tidak mau mengulangi hal yang sama dia tidak mau Bianca yang sampai di culik oleh Maudy kembali.


" Sudah siap sayang, ayo kita berangkat sekarang yaa."


Sesilia sudah menyiapkan bekal di dalam tas nya dan Sesilia pun akan jauh lebih hati-hati kembali.


Mereka berdua masuk ke dalam mobil, dan ternyata Maudy memperhatikan nya.


" Kenapa Bianca pergi ke sekolah bersama dengan Omah nya, lalu di mana Zivanna bukan kemarin dia baik-baik saja."


Maudy pun mengikutinya mobil Bianca yang akan menuju ke sekolah.


" Aku memanfaatkan waktu ku di saat Lollyta masuk Rumah Sakit, aku tidak memperdulikan nya. Karena memang sangat tidak penting sekali, aku berharap dia tidak bisa kembali ke rumah nya."


Maudy pun mulai menjaga jarak jauh dengan mobil Bianca karena dia tidak mau mereka merasa curiga.


" Omah tadi pagi aku Video call dengan Suster Zivanna loh, dan dia nanti siang akan pulang tapi Papa bilang Suster Zivanna yang harus istirahat di rumah karena mungkin dia yang masih lemas sekali yaa."

__ADS_1


Omah Sesilia membukakan bekal roti tawar untuk Bianca, agar dia bisa menghabiskan nya sebelum sampai di sekolah.


" Iya sayang, Suster Zivanna harus istrirahat dulu yaa di rumah. Dia seperti nya tidak bisa mengantarkan kamu ke sekolah, biarkan Omah saja dan Omah yang tidak akan pernah mengulangi kesalahan Omah yang kemarin."


Omah Sesilia mencoba untuk meyakinkan kepada Bianca, agar Bianca yang tidak akan merasa ketakutan kembang.


" Baiklah Omah, aku akan percaya sekarang Omah yang akan melindungi ku."


Mereka pun akhirnya sampai di sekolah dan Omah Sesilia duduk di tempat biasa Zivanna.


Maudy yang melihat nya dia merasa sangat ragu sekali untuk menghampiri nya.


Maudy pun terdiam sambil berpikir dan akhirnya dirinya pun memutuskan keluar dari mobil nya untuk mengajak ngobrol Sesilia.


Maudy keluar dari mobil nya dia pun berjalan dan Sesilia pun melihat Maudy yang seperti nya mengikuti nya dari rumah.


" Untuk apa dia di sini, aku merasa selalu ingin marah jika aku melihat wajah nya."


Maudy datang dan mencium tangan Sesilia dia pun duduk di sebelah Sesilia.


" Aku sebelum nya ingin meminta maaf atas apa yang sudah aku lakukan kepada Bianca, aku pun sampai despresi ketika mengetahui jika Bianca yang menghilang.'

__ADS_1


Sesilia hanya terdiam saja mendengar apa yang akan di katakan oleh Maudy kepada nya.


" Bu, aku sangat menyesal dengan perbuatan aku yang dulu ketika harus meninggalkan Samuel dengan Bianca. Sekarang aku menyadari semua nya itu sangat menyakitkan sekali, dan bisa kah aku di maafkan walaupun sangat besar sekali kesalahan ku tapi aku juga akan mencoba untuk memperbaiki nya."


Maudy terlihat seperti melihat kepada Sesilia.


" Maudy lebih baik kamu sekarang fokus pada pernikahan mu yaa, kamu dan Sebastian pasti akan mempunyai anak dan kalian berdua akan hidup bahagia. Saya tidak mau ketika kamu ingin dekat dengan Bianca, membuat kamu menjadi dekat kembali dengan Samuel karena sekarang Samuel sedang dekat dengan Zivanna yang lebih canggih dan muda."


Maudy merasa sangat sakit sekali mendengar nya.


" Sekarang saja mereka berdua mulai melakukan pendekatan pergi ke taman bunga bersama, tapi ketika mereka berencana untuk pulang tiba-tiba saja hujan deras dan membuat mereka berdua harus menginap satu hari di hotel."


Sesilia merasa sangat puas sekali ketika dia melihat wajah Maudy yang kelihatan sangat marah sekali.


" Mereka berdua sekarang sedang menginap di hotel bersama,? tapi mereka berdua itu kan belum menikah kenapa harus tidur bersama di hotel."


Maudy pun kelihatan seperti ingin menangis dan Sesilia semakin yakin jika Maudy yang masih mempunyai perasaan terhadap Samuel.


" Mungkin supaya pulang dari hotel Zivanna bisa secepatnya memberikan adik untuk Bianca, dan acara pernikahan mereka berdua pun di percepat."


Sesilia sengaja membuat Maudy semakin merasa panas walaupun perkataan nya yang sangat kurang pantas sekali tapi Sesilia seperti ini membuat Maudy merasa sudah tidak ada lagi jalan untuk masuk ke dalam perasaan Samuel.

__ADS_1


__ADS_2